
Setelah mereka keluar dari toko baju, perut Lisa berbunyi sangat keras hingga terdengar oleh Zui yang berada di sebelahnya.
"Kamu lapar? Mau makan apa?" Tanya Zui membuka obrolan
"Eh tidak, kok. Aku tidak lapar" timpal Lisa seakan menutupi kebenaran
"Sudahlah.. jangan sungkan, aku tahu kok tempat makan yang enak"
"Baiklah kalau kamu memaksa. Terima kasih banyak, ya. Aku berhutang budi padamu" ucap Lisa sambil meraih dan menjabat tangan Zui.
"Iya sama-sama. Tidak usah berlebihan seperti itu hehe.. ^u^ "
Saat mereka sedang menyantap makanan mereka, mereka dikejutkan oleh keramaian di luar tempat mereka makan
"Diluar ada apa, ya?" tanya Lisa keheranan
"Oooh.. mwungkwin hwanya mwalwing yang kwetahuwan warga. Swudwah lwanjutkan swaja mwa.."
"Hush.. jangan bicara kalau mulutmu masih penuh.." seru Lisa yang memotong pembicaraan Zui
"Hehe iya iya ini sudah kutelan kok"
"Oh iya, tadi kamu mau ngomong apa?" tanya Lisa sambil mengambil minumannya
"Itu mungkin hanya maling yang ketahuan warga saja, paling nanti juga tertangkap kok. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan"
"Tapi kenapa aku penasaran, ya?" timpal Lisa dengan jiwa penasarannya yang sudah mencapai level max
DUAAARRR!!! Sebuah suara seperti hantaman benda langit terdengar dari arah luar tempat mereka makan yang disusul oleh teriakan dari warga setempat.
"LARIIIIIII... ADA MONSTER.. SEMUANYA SEGERA CARI TEMPAT BERSEMBUNYI KALIAAAAAN!!!" teriak seorang warga yang terdengar oleh Lisa dan Zui
"Apa kau mendengar apa yang aku dengar?" tanya Lisa kepada Zui dengan ketakutan
"Mana aku tahu kamu dengar apa" jawab Zui dengan nada dan ekspresi seperti ngeyel
"Yahh kan ilang feel dramatisnya.. gimana sih" seru Lisa
"Yaudah maaf, lagian kan novel ini genrenya comedi" balas Zui
"Ya tapi ngga gitu juga.. -_-' "
"Yaudah iya iya gausah ribut deh, emangnya tadi kamu denger apa?"
"Tadi aku dengar ada yang teriak untuk segera cari tempat persembunyian, katanya ada monster yang menyerang" ucap Lisa
"HAA!? MONSTER!? LISA CEPAT SELESAIKAN MAKANMU! KITA PERGI KE TOKO SIHIR SEKARANG!!!" seru Zui dengan suara keras hingga terdengar sampai setengah ruangan.
"Yaudah kamu sukanya senjata apa?"
"Panah kayanya cocok buatku"
"Yaudah ayo ke toko senjata sekarang!" tegas Zui sambil menarik tangan seseorang
"Zui tunggu.." Lisa berteriak memanggil Zui
"Tidak ada waktu lagi.. Ayo cepaaaat..!"
"Tapi tangan yang kau tarik itu bukan tanganku.."
"Ha?! Lalu tangan siapa ini?" Kemudian Zui menengok ke belakangnya dan berkata
"Haha maaf ya.. aku kira kamu temanku hahaha ^▿^' "
"Kamu ini gimana sih? nyuruh aku cepetan tapi kamu malah narik tangan orang lain XD"
"Ya sudah ayo cepet ke toko senjata" teriak Zui sambil menutupi rasa malunya.
Kemudian saat mereka sedang dalam perjalanan ke toko senjata, salah satu monster dengan wujud berbadan manusia berkepala singa dan berkaki elang yang juga memiliki sayap elang muncul di hadapan mereka secara tiba-tiba
"KYAAAAA" Teriak Lisa karena terkejut
"Lisa, mundurlah ke belakangku!"
"Emangnya kamu siapa nyuruh-nyuruh aku seenaknya?" balas Lisa dengan nada nyolot
"Udah lah ikutin aja apa kataku"
"Oke oke aku akan ngikutin apa katamu ini aku ke belakangmu"
"Nah git.. GA SEJAUH ITU JUGAA WOOOOOY.."
"Tadi katanya suruh ke belakang kamu gimana sihhh?!"
Monster : [dalam hati : mereka berdua kenapa sih? -_-']
"ROAAAAAAAAAAAAARR" Suara raungan monster yang berada tidak jauh dari tempat Zui
"APAKAH KALIAN SUDAH BOSAN HIDUP?!" Teriak Monster tersebut
"Hwahahaha... Bosan hidup katamu?! Kau sebenarnya datang ke tempat yang salah.. wahai manusia setengah-setengah!!" Balas Zui sambil mengeluarkan sebuah kapak berukuran sedang yang selama ini ia sembunyikan di belakang punggungnya sambil berlari mendekati monster tersebut hingga akhirnya hampir tidak ada jarak diantara mereka berdua
[Like dan add to Favorite biar ngga ketinggalan seri novel ini..]