
Kringggggggggggggggg
Jam sudah menunjuk kan pukul 05:00 pagi gua belum pernah bangun sepagi ini dan gua mutusin buat tidur lagi
06:05 pagi
ponsel gua bunyi mulu dan gua masih ngantuk dan gua mutusin buat ambil ponsel gua
"haa"
"cii bangun dong ini udah jam 07:00 mau jam berapa lagi kamu berangkat sekolah" suara roy yang mulai marah-marah
"astaga"
"kan baru sadar kamu kan dari mimpi"
"sumpah roy gua lupa banget yaudah-yaudah gua langsung mandi"
"buruan entar telat"
tanpa melihat jam lagi dan gua buru-buru ke kamar mandi
dengan kecepatan kilat gua mulai mandi, selesai mandi gua pakaian dan ambil tas lalu turun ke bawah buat sarapan
gua lihat mama dan pembantu gua binggung ngelihat gua yang keteter sepagi ini
"kok tumben" ucap mama dan pembantu gua kompak
"eci dah telat"
"telat kemana?"
"ke sokolah lah kemana lagi"
"non eci lagi sakit atau step"
"apasih bi eci beneran"
"cobak eci sekarang lihat jam"
gua lihat jam dinding di dapur masih menunjukkan pukul 06:30
"kok jadi ****"
"ihhhhh kesel"
"hahahahahhahahahah" mama dan bibi ngetawain gua tekekeh kekeh dan gua malu bat dah
"tapi bener deh ci mama seneg banget kamu udah bangun sepagi ini biasa nya kan kamu itu bangun jam setengah lapan ini merupakan fenomena yang langkah dan sangat-sangat langkah" mama gua mulai ceramah
"bener nya jarang-jarang non eci udah siap-siap jam segini"
"tau ahh eci kesel"
"udah-udah ini mama udah masak nasi goreng buat kamu"
"iya ma"
dengan muka kesel dan juga jutek gua mulai makan nasi goreng gua
'tadi anak curut itu bilang ini udah jam tujuh dan gua sempet-sempet nya percaya sama dia awas aja lu roy gua cincang lu entar' pekik gua dalam hati
selesai makan gua balek lagi ke kamar buat rapin rambut dan juga seragam gua mulai memakai skincare dan juga parfum
setelah selesai gua turun lagi dan memakai sepatu dan mulai mendekati mama.
"maaa"
"hemm"
"udah mama tf ke rekening kamu itu uang buat sebulan jangan boros ohh iya supir udah nunggu di depan"
"eci sama teman ma ga usah diantar"
"saifa?"
"enggak ma yang semalam ke rumah"
"ohhhhh royyy"
"hemmm"
"yaudah bagus-bagus. terus roy nya mana?"
"ga tau mungkin belum bangun"
"kamu ini"
"lohh non kok tumben cantik gini berbeda banget"
"mulai ihhh bibi"
"seriud non"
"lohh iya mama baru sadar ternyata eci mulai makeup yahh"
"apa sihh tau ahhhh kezel"
dari luar roy manggil gua
"permisi eci"
"tuhh non udah dipanggil pangeran"
"apa sih bi"
hahahah mama dan bibi gua ketawa lagi
"eci berangkat dulu yah ma bi"
gua nyalim tangan mama dan bibi juga dan gua mulai keluar
"Selamat pagi eci"
"mana helm gua"
"kalau ada yang nyapa kamu di jawab dong ci"
"Selamat pagi Roy, udah mana helm gua"
"nihhh"
"helm lu kenapa ga dipakai?"
"tadi kan aku mau kerumah kamu dulu baru deh pakai helm"
"tau ahh"
"kok kesel" roy mulai ketawa-ketawa
"bodoooo amat"
"jangan gitu dong kita kan udah jadi teman hehehhe"
dan gua mutusin buat diam aja😬