This Is My Life !

This Is My Life !
Pertemuan Kedua



Ariel, Alice dan Alya sudah tidak tahan lagi dengan perlakuan Bryan. Ariel langsung menendang Bryan sampai Bryan terdorong dan jatuh ke belakang. Sedangkan Alice dan Alya dengan segera membantu Arumi berdiri dan merapikan rambut dan bajunya kemudian memakaikan jecket ditubuh Arumi untuk menutupi bekas memar yang diakibatkan oleh gairah Bryan.


Bryan tidak dapat berdiri lagi karena kakinya terbentur kaki meja dengan keras yang kemungkinan kakinya cedera.


Alice, Alya dan Ariel segera membawa Arumi dan membawanya pulang kerumah Alice. Sesampainya dirumah Alice mereka membawa Arumi ke kamar Alice dan memanggil Dokter pribadinya. Karena sejak mereka menemukan Arumi digudang itu kelakuan Arumi sangat Aneh seperti sedang terangsan*. Benar saja setelah diperiksa oleh Dokter ternyata Bryan sudah memberikan obat perangsan* kepada Arumi dan untung saja Obatnya mulai beraksi setelah A4 membawa Arumi pulang.


( Di tempat Lisa )


" Sepertinya mereka udah pulang Bro, gua udah cek ke kelasnya, tas mereka udah gada " sahut Andre


" Oke syukurlah, sekarang kalian balik gih ke kelas, disini ga aman dan jangan pernah lagi pergi ke Area ini. ngerti?! " Fandi


" Iyaa bener karena kita ga akan pernah tau apa yang akan terjadi berikutnya. karena hanya tempat ini yang jarang sekali dilewati oleh guru dan yang lainnya. bahkan Cctv pun gada disini " Andre


" Baik bg, terimaksih. kami tidak akan pernah lagi ke Area ini " Anjel


" Iya terimakasih bg " jawab Lisa dengan datar. Lisa terpaksa menahan keiinginannya untuk melaporlan perbuatan Bryan namun ditahan oleh Fandi dan mengatakan bahaya yang akan mengancam Lisa jika sampai melaporkan perbuatan Bryan karena Bryan tidak akan tinggal diam.


Setelah memastikan Lisa dan Anjel kembali ke kelas, Fandi dan Andre masuk kedalam gudang melihat kondisi Bryan. Walaupun Fandi dan Andre sangat kesal karena kelakuan bejat Brya tapi mereka tidak bisa melihat sahabatnya kesakitan seperti itu. Mereka tau bahwa Bryan sedang berada dibawah alam sadarnya karena terpengaruh oleh obat - obatan yang diberikan oleh komplotan motor Bryan.


Fandi dan Andre sebenarnya sempat join dengan komplotan itu namun mereka cepat menyadari bahwa komplotan ini akan memberikan pengaruh buruk dan merekapun keluar sebelum terlibat lebih dalam lagi.


" Bryan .... Bry... Are you Okay man ? " Fandi


" Bryan!! Lo denger gue ? "


Bryan mendengar dengan sayup - sayup panggilan mereka. kepalanya pusing dan Kaki kirinya seperti mati rasa


" uuh... Kepala gua... " sambil memegang kepalanya


" Aaaakkhh sakitt!! Kaki gua!!! "


Fandi menyadari kaki Bryan sepertinya Cedera dan memberikan kode kepada Andre untuk membopong Bryan dengan Hati - hati.


Andre dengan sigap membopong Bryan dan menelfon Nicko untuk menyiapkan mobil dan menjemputnya melalui pintu belakang sekolah, karena mereka tidak ingin memperumit keadaan jika melalui pintu depan pasti guru - guru dan siswa lain akan gempar melihat kondisi Bryan.


...****************...


...🔔🔔...


......Bel sekolah berbunyi menandakan kegiatan belajat mengajar telah usai......


Lisa dan Anjel terus menggerutu atas kejadian yang telah mereka alami dan tidak habis fikir terhadap kelakuan bejat Bryan dan keamanan di sekolah ini. Bisa - bisanya sekolah hight Class berstandar International ini memiliki tempat tertutup seperti itu.


" Gue masih ga habis fikir, kenapa ada orang **** kaya dia ya ?! mau aja di apa - apain sama laki - laki beja* kek dia ! " ketus Lisa


" Sama gua juga ga habis fikir Caa ! ah sumpah nyesal gua sekolah disini! lagian kenapa bokap gua nyuruh sekolah disini yak ?! " gerutu Anjel


Mereka terus melontarkan ocehan mereka terhadap kejadian itu di sepanjang perjalanan pulang


.


.


.


.