
"Papa mau yang terbaik untuk kamu! Pokoknya keputusan Papa ini sudah bulat kamu ngga bisa ganggu gugat lagi. Nanti malem dia bakalan datang kerumah kita" Kata Erix dengan tegas
Lisa sudah sangat kesal terhadap Papanya, Ia terus berusaha menahan emosinya.
Anjel yang menyaksikan itu ikut sedih dan marah akan keputasan Erix begitu juga dengan Lidya.
Lisa juga melihat Ibunya yang terlihat sangat kesal yang mungkin saat ini akan terjadi perang dunia ketiga pikirnya.
"Mas ?! Sampai kapan kamu akan seperti ini terus ?! Udah cukup kamu selama ini membatasi gerak - gerik Lisa! sekarang apa lagi ?! Lisa berhak memilih untuk kehidupannya!!" Ucap Lidya dengan amarah
"Aku kepala keluarga disini! Aku Ayahnya sudah jelas aku sangat berhak atas dirinya dan merencanakan masa depannya !" Jawab Erix dengan tegas
"Aku juga Ibunya !! Kamu ga bisa memutuskan sepihak gini Mas !"
Lisa tak tahan dengan keributan ini akhirnya mengalah, Ia tak ingin Ibunya yang selama ini mendukungnya sedih dan bertengkar hebat dengan Papanya yang egois.
"STOP !!!STOOP !! OKE PAA KALAU ITU MAU PAPA. AKU AKAN NURUT JADI TOLONG JANGAN ADA LAGI KERIBUTAN DISINI ! " Ungkap Lisa yang sudah memuncak namun apa daya kali ini Ia harus mengalah lagi dan lagi
Setelah Lisa berkata seperti itu Ia langsung pergi kekamarnya tanpa menghiraukan yang lainnya. Anjel dan dan adik - adiknya Lisa hanya bisa membeku memperhatikan apa yang terjadi, jika Lidya saja tak mampu untuk menghalangi apa lagi mereka pikirnya.
" Anjel kamu tolong tenangkan Lisa, dan dandani dia untuk malam ini. Kamu juga malem ini nginap disini aja, Papa udah bilang ke Papi (Dirga) Kamu" Ucap Erix lembut
"Hmm iya Pa" jawab Anjel pasrah
"Ya udah kamu balik lagi gih kekamar Lisa" Erix
"Hmm..." jawab Anjel dan langsung pergi kekamar Lisa
"Kalian juga siap - siap, habis magrib mereka udah nyampe disini" Ucap Erix
Tanpa menjawab mereka langsung pergi begitu saja ke kamar masing - masing.
Erix menyuruh Pelayan yang didapurnya untuk menyiapkan makan malam spesial untuk tamunya melalui Asisten Google yang sudah terhubung kepenjuru rumah itu.
"Untuk semua pelayan yang ada didapur tolong siapkan makan malam spesial untuk tamu Tuan Erix" (Nada mbah Googel)
...----------------...
Tanpa mengetuk pintu Anjel langsung masuk ke kamar Lisa. Ia melihat Lisa yang meluapkan segala amarahnya dengan cara terus berlari diatas treadmillnya yang berada dikamar itu dengan kecepatan maksimal.
"Caa ? "
Namun Lisa seperti tak mendengarkan suara Anjel
"Caa ! " Sorak Anjel
Lisa masih diam dan terus berlari disana
"Lisaa udah cukup ! Lo jangan memforsir tubuh lo kayak gini ! ngga akan ada gunanya Ca ! " Ucap Anjel mendekat dan memperlambat treadmill itu sampai mode off dan menarik Lisa ke pelukannya
" Njel kenapa ?! Kenapa hidup gua gini benget ?! Apa salah Gua Njel!!" Ucap Lisa sambil menangis dipelukan Anjel
"Gua ingin seperti anak - anak yang lain Njel, yang bebas ngelakuin apa yang dia mau, yang bebas memilih jalan hidupnya sendiri. Gua benci kedaan seperti ini ! Gua bahkan ngga berharap terlahir berlimpah harta seperti ini yang akhirnya membuat gerak gerik gua terbatas karena alasan Safety Bulshit ini ! Gua bisa jaga diri gua ! Lo lihat sendirikan kehebatan ilmu bela diri gua ? Iyakan Njel " Ucap lisa sesegukan akibat menangis meluapkan isi hatinya
" Iyaa..Ca... Iyaa... Udah yaa ? gua juga sedih banget lo diperlakukan seperti ini. Tapi lo jangan membenci kehidupan lo sekarang, karena banyak diluar sana yang ingin terlahir dari keluarga seperti lo Ca. Semua jenis jalan kehidupan itu pasti ada lika - likunya Ca. Pasti selalu ada trouble dan tingkat keparahannya sama. Mungkin menurut mereka masalah lo bukan terlihat seperti masalah bagi mereka begitu juga sebaliknya Ca. Sekarang lo coba syukurin aja duluu semua yang udah Allah limpahkan ke Lo Caa. Untuk kemauan Papa lo sekarang turutin duluu nanti kita pikirkan jalan keluar yang terbaiknya bareng - bareng Ca. Ingat lo ngga sendiri, ada Allah, gua dan nyokap lo yang siap membantu lo Ca" Ucap Anjel tulus dan mengelus - ngelus punggung Lisa untuk menenangkannya.
"Ta... tapii... Njel.." jawab Lisa masih terisak
" Sstttttt.... Lo pasti bisa ngehadapinya. toh ini baru tunangankan ? belum Nikah Caa. Kita masih punya banyak waktu untuk mikirin rencana menggagalkan perjodohan lo Ca" Hibur Anjel
"Iya lo benerr Njel, ini baru tunangan. Gua pasti bisa ngegagalin perjodohan ini. Pastii dan haruss !!!" Semangat Lisa sembari menghapus air matanya
" Eh kalau ganteng gimna Ca ?! " Ucap Anjel sambil nyengir
" Mau ganteng kek apa kek gua ga pedulii !! Gua ga mau di JODOHIN KAYAK GINI TITIK." tungkas Lisa
" Hahah iyee iyee, udah sana gih lo mandi siap - siap, gua bakalan pilihin stelan terbaik untuk Putri Mahkota Vanatrop Z " Ledek Anjel
" ****** lo Njel " Ucap Lisa dan mencubit lengan Anjel
Sontak Anjel kaget sembari mengelus - ngelus lengannya yang dicubit untu menghilangkan rasa sakitnya
" Anjirr SAKIT BNGS*! "