This Is My Life !

This Is My Life !
Bryan Brengsek 2



Arumi masih mempertahankan kesuciannya. Ia terus berusaha mengalahkan hasrat yang sudah dipancing oleh Bryan, tapi ia tidak tau harus bagaimana menghadapi bryan sudah berada dipuncak hasratnya.


Arumi mulai gelisah dan takut akan dikalah oleh hasrat itu. Semntara itu tangan Bryan trus bergrilya ditubuhnya dan meninggalkan jejak dibalik seragam putih itu. Arumi sedikit mendesah namun fikirannya tetap mencari cara agar Bryan berhenti melakukan ini. Arumi juga tidak ingin kehilangan Bryan tapi apalah daya yang harus dilakukannya Ia harus merelakan Bryan atau mahkota kesuciannya.


Arumi mulai menitikkan air mata dan Ia mulai sadar kalau Hpnya berada di kantong belakang celana Bryan. dengan terpaksa Ia mendekap erat tubuh Bryan agar menggapai Hp miliknya, dengan segera Ia mengirimkan pesan kepada sahabat - sahabatnya melalui grub WA mereka The girls A4


" Tolong gue, gue ada digudang belakang, Pliiss gue ga tau sampai kapan bisa menahannya "


Menyadari tindakan Arumi, Bryan salah menanggapinya, Ia berfikir Arumi menyetujui keinginannya dan tangannya perlahan turun kebawah tapi Arumi menahan tangan Bryan.


Arumi berusaha untuk terus mengulur waktu hingga sahabatnya datang. Ia memindahkan tangan Bryan ke pinggangnya. Bryan dengan lihai mengangkat tubuh Arumi ke atas meja yang berada dibelakang Arumi.


( Disisi lain )


Lisa sudah sangat jijik dan jengkel terhadap apa yang dilakukan Arumi. Ia sudah tidak tahan lagi melihat adegan yang sangat tidak patut dilakukan itu! Lisa sudah sangat emosi melihat Arumi yang tidak melakukan perlawanan.


" Jel ini udah sangat kelewatan, gua udah ga tahan lagi ngeliat ini ayo kita lapor aja ke guru atau ke kepala sekolah sekalian ! mereka pikir ini tempat pelacu* apa !! ini sekolahan woi !! "


" Ia Caa gua ga habis fikir ngelihat kelakuan mereka kyak gini. katanya ini sekolah terpandang, Go International tapi apa?! kayak begini kelakuan siswanya ?! Bullsyit !! "


Saat Lisa dan Anjel hendak berdiri dan beranjak dari tempat itu tiba - tiba ada yang mendekap mulutnya dan menariknya untuk tetap menunduk dibawah meja tempat mereka bersembunyi.


Ternyata Fandi dan Andre yang melakukannya. Fandi mengetahui bahwa Alice sedang mencari Lisa dan entah itu kebetulan atau tidak saat Lisa dan Anjel sedang mengendap - ngendap di belakang kelas, Fandi tidak sengaja melihat keluar jendela dan Ia pun mengikuti Lisa dan Anjel, Andre yang melihat Fandi juga mengikuti kemana sahabatnya itu pergi.


Fandi dan Andre menjaga jarak agar Lisa tidak menyadari bahwa mereka sedang mengikutinya. Fandi dan Andre mendengarkan semua percakapan mereka. Fandi dan Andre juga sangat kesal dan malu atas perbuatan sahabatnya ( Bryan ) yang biadap tapi Fandi juga tidak ingin jika Lisa yang melaporkan perbuatan Bryan karena itu akan membahayakan Lisa dan Anjel nantinya.


Melihat Alice menuju gudang dari jendela kelas dengan segera mereka menahan Lisa dan Anjel agar tidak berpapasan dengan A4. Fandi tau A4 bisa membantu Arumi dan mengeluarkannya dari dalam gudang itu.


dengan suara yang tidak jelas karena mulutnya dibungkam dengan bersamaan Lisa dan Anjel


" Oii siapa ni?! lepasin gue!! "


" ssstt diaam, jangan takut kita ga bakalan ngapa-ngapain kalian, gue tau kalian lagi menghindar dari Alicekan ? sebentar lagi dia bakalan datang" bisik Fandi


Jarak mereka sangat dekat dan mata mereka saling bertatapan.


" deg.. deg.. " jantung Fandi dan Andre sama - sama berdegup kencang ketika menatap wanita di didepannya itu


( Digudang )


Dengan suara lemah tak berdaya


" Bry... Bryaan gua mo..aahh.. mohon Stop bryan "


Bryan tak menggubris ucapan Arumi, Bryan mulai kehilangan akal sehatnya. Ia secara paksa membuka bawahan pendek Arumi yang dibawah lutut itu dan mulai memasukkan tangannya. Namun ketika hendak memasukkan tangannya yang tinggal sedikit lagi akan merusak masa depan Arumi terdengar suara pintu yang dibuka secara kasar.


Ternyata A4 sudah berada disana


" Bryan!! LO UDAH SINTING ?! LO MAU APAIN SAHABAT KITA HAA ?! " Ucap Ariel yang sudah naik pitam melihat sahabatnya diperlakukan seperti itu


" Alah lo samua ga usah IKUT CAMPUR ! INI URUSAN GUA SAMA PACAR GUA TERSAYANG" membelai Arumi


" Lo liat ini ! kita udah saling setuju melakukan ini ! jadi lo samua ga USAH IKUT CAMPUR ! " Bryan mengecu* Arumi didepan sahabat - sahabatnya


Arumi tampak meneteskan air matanya.


.


.


.


.


Bersambung....