This Is My Life !

This Is My Life !
Malam Perjodohan



Tak berselang lama Lisa akhirnya keluar juga dari kamar dengan menggunakan dress hitam yang menutup hingga mata kakinya kemudian rambutnya dikuncir menampakkan lehernya mulus dan putih dengan sedikit riasan diwajah yang membuat dirinya tampak cantik dan anggun. Hal ini tentu hasil karya dari sahabatnya Anjel.


"Wah perfekto Ca" Ucap Anjel sembari mengacungkan kedua jempolnya


"Ini berlebihan ga sih Njel ? bukannya kita mau buat dia Ilfil sama gua ?"


"No.. No... Ca untuk pertemuan pertama ini lo harus tampil luar bisaa nah untuk selanjutnya lo baru munculin tu asli lo kyak gimana atau lo akting gitu yang berlebihan nantinya. Kalau sekarang lo buat dia ilfil dengan tampilan lo, gue yakin Bokap lo pasti bakalan heboh lagi Ca"


"Hmm bener juga okey deh gua ikutin rencana lo, gua ga bisa mikir sekarang"


" Yuk kita turun, kayaknya calon jodoh lo udah datang deh" Ucap Anjel menggoda Lisa


Lisa memukul lengan Anjel


"Resek banget ya Lo!"


"Hehe sorry - sorry, udah yuk"


Akhirnya mereka turun dan langsung keruang makan dimana semua orang telah berkumpul.


Saat berada diambang pintu, semua mata tertuju pada Lisa termasuk Brandon yang langsung terkesima dengan Lisa.


"Hey sayang ayo duduk" Ucap Erix memecahkan keheningan


tanpa jawaban Lisa berjalan menuju meja makan, namun saat ini Lisa merasa ada sesuatu yang menjanggal diingatannya. Ia seperti tidak asing dengan Brandon. Wajahnya mirip dengan seseorang tapi Lisa tak begitu mengingatnya siapa.


"Hmm Njel kayaknya gua ga asing deh sama nih orang" Bisiknya


"hussstt, udah ntar kedengeran sama orangnya" bisik Anjel


Lisa duduk berhadapan dengan Brandon sedangkan Anjel duduk dibersebelahan dengan Lisa


"Nah Reza ini Lisa, kamu masih ingatkan ? " Ucap Erix kepada sahabatnya


" Iya kamu masih ingatkan duluu dia numpahin susu coklatnya keberkas kita saat meeting ? dan dia malah ketawa cengengesan"


" Hahaha iya-iya Rix, Aku ingat banget mau marah tapi ga bisaa dia langsung pasang wajah tak berdosa" Ucap Reza


" Paa udah deh jangan buat malu Lisa" sela Lilid


" Hehe iya - iyaa ini cuma intermezo aja kok"


" Gimana Brandon ? Papa ga Asal pilihkan ? " Ucap Reza kepada Anaknya


" Hehe iyaa Paa, Papa the best" Ucap Brandon yang tak hentinya menatap Lisa


Dalam hati Lisa begitu muak dengan percakapan ini, tapi Ia berusaha untuk tak menampakkan kekesalannya


"Pilah pilih pilah pilih lo pikir gua barang bgs*" gumam Lisa


Tak lama kemudian pelayan dirumah itu datang dengan membawa berbagai hidangan yang tampak sangat lezat bak masakan restoran bintang Lima . yah tentu saja koki mereka memang koki restoran andalan milik Erix.


"Permisi tuan dan nyonya, makanannya sudah siap. Izinkan kami menghidangkannya" Ucap kepala pelayan


"Sure, thankyou" Ucap Reza


Setelah makanan itu dihidangkan mereka menghentikan percakapan itu dan mulai menikmati berbagai hidangan yang telah disiapkan dihadapan mereka


"Ayo Za, Brandon mari dimakan hidangan spesial untuk malam ini"


"Oh sure Om, ini hidangan yang sangat spesial untuk malam ini. Selama di Amrik aku jarang sekali menemukan makanan yang seperti ini. sudah sangat rindu dengan cita rasa nusantara" Ucap Brandon yang memang baru saja mendarat dari Amrik sore tadi


" Cherrrss " Ucap Erix memulai dengan meneguk minumannya untuk membuka sesi makan malam ini


" Cheers " jawab semua orang yang berkumpul disana.