
Episode 39 Intan permata sari dan Robi raditya
Di kampus Y intan dan teman temannya berkumpul dikantin.
Intan : 3 tahun kita tidak bertemu sekarang kita di kampus yang sama walaupun dengan jurusan yang berbeda
Karin : Bagiku biasa saja tapi rasanya aneh jika kamu mengatakan itu saat selalu ada yang memberikan bunga serta coklat di loker kampus maupun di kantor?
Intan : Aku juga belum tahu siapa yang mengirim bunga dan coklat untukku?
Salma : Mungkin ada yang menyukaimu tapi takut untuk mengungkapkannya?
Intan : Oh ya ada seorang pria yang kalau tidak salah namanya Robi raditya 1 bulan yang lalu aku pernah menolongnya saat itu.
Karin : Bisa jadi itu dia coba kamu berangkat lebih awal apa benar dia yang meletakan coklat dan bunga di loker kamu atau orang lain kamu bisa bertanya pada orang suruhan itu siapa yang menyuruhnya?
Intan : Oke akan ku coba.
Setelah percakapan tersebut esok harinya intan datang ke kampus lebih awal dan mendapati bahwa memang benar robin yang menaruh coklat di loker milikku dengan penampilan seorang direktur sebuah perusahan.
Intan : Jadi kamu yang selalu menaruh bunga dan coklat dilokerku?
Robin : Iya memang kenapa?
Intan : Aku tidak suka kamu menganggu dan aku minta berhenti memberiku hadiah di kampus serta kantor mulai sekarang(mengambil coklat dan bunga yang di letakan ke loker ke tangan robin kembali lalu meninggalkan robin di tempat loker menuju ke ruang dosen yang sudah di buka menyerahkan tugas lalu kembali ke rumah)
Intan : Seharusnya aku tak menyelamatkanmu saat itu jika aku tahu kamu akan mengangguku sekarang.
Robin : Jadi kamu menyesal pernah menyelamatkanku?
Intan : Bukan aku menyesal menyelamatkan orang yeng membutuhkan bantuan tapi jika orang yang kubantu malah membuatku risih dengan masalah yang dibuatnya aku tak akan menyukainya.
Robin : Aku hanya ingin mengenalmu lebih dekat tapi semua temanmu selalu menghalagiku.
Intan : Itu karena mereka melihatmu sebagai orang yang mencurigakan
Riko : Tapi sekarang jika aku tak menggangumu dengan selalu mengirim hadiah kita bisa bertemankan? Aku mohon aku tak akan selalu menggangumu.
Intan : Itu tak masalah lagi pula aku sebenarnya bosan melihat wajah teman laki lakiku yang selalu memamerkan pacar mereka.
Setelah mendapatkan jawaban dari intan robin dan intan kembali ke rumah masing masih namun sebelumnya intan serta robin bertukar nomer WA untuk saling menghubungi.Dari hari itu intan maupun robin mulai dekat bahkan memiliki kontrak kerjasama yang cukup baik,sering berjalanya waktu sampai masanya intan wisuda akhirnya robin melamar intan di acara wisuda didepan orang tua intan.
Riko : Intan maaf jika ini mendadak tapi aku ingin menjalin hubungan lebih serius aku hanya laki laki bisa namun aku berjanji akan selalu setia padamu seorang dan aku akan selalu terbuka padamu mulai sekarang apakah kamu mau menerimaku menjadi pendamping hidup dan matiku?
Intan : Sebelumnya maafkan aku tidak bisa menjawabnya dan aku masih belum menegaskan apa yang aku rasakan saat ini jadi bisakah kamu memberiku waktu untuk memikirkan jawabannya
Setelah mengatakan itu riko selalu bertemu dengan intan walaupun intan belum memberi jawabannya selama 1 bulan setelah lamaran tersebut
Note : Maaf kemarin libur baru update sekarang cerita ini akan tamat sebentar lagi dan ada kelanjutannya dengan judul baru menceritakan masing masing pasangan.