
Episode 37 Katrina putri cristiana dan Ardian putra vernando
Kali ini kita akan menceritakan kisah diluar dunia persekolah melainkan dunia bisnis
Di usia ke 18 tahun yang bertepatan dengan ulang tahun perusahan ke 8 yang ada di amerika putri dikenal dengan nama karina daripada putri.(disini saya akan memakai nama karina/karin karena disini akan memfokuskan cerita dinegara amerika)
Diperusahan K’Grup
Karin : Vi bukannya sebentar lagi kita akan mengadakan acara ulang tahun perusahan yang bertepatan dengan hari ulang tahunku yang ke 18 tahun
Vivi : Apa saya baru menyadarinya 2 minggu lagi persiapan untuk acaranya aku akan menyruh beberapa karyawan untuk membantu hotel yang akan kita gunakan untuk acara ulang tahun peruhasan berserta ulang tahun anda apa acaranya akan terpisah atau disatukan dan undangannya ditulis untuk ulang tahun perusahan atau keduanya?
Karin : Keduanya saja tapi khusus undangan ulang tahunku bual lebih banyak karena aku akan mengundang temanku yang ada di indonesia.
Setelah percakapan tersebut banyak persiapan yang dilakukan sampai pada puncaknya yaitu hari acara ada 2 ruangan yang memang saling terhubung namun didepan pintu tertulis teman sekolah sedangkan ruang sebelah umum untuk undangan siapa saja.
Malam Acara ulang tahun perusahan ke 8 serta ulang tahun ke 18 karin
Diruang umum
Karin : Terima kasih saya ucapkan bagi para tamu undangan yang terhormat meluang waktu anda semua untuk memeriahkan acara ulang tahun perusahan yang ke 8.
Dalam acara ulang tahun perusahan ada karyawan yang hadir namu ada juga yang memilih istirahat dirumah karena acara tersebut tidak wajib jadi hanya karyawan yang mau berangkat silahkan jika tidak tak masalah.Setelah pidato karin mulai berbaur ke tempat para tamu dan ada beberapa yang mendatangi karin saat dimeja tempat makanan.
Denis : Hai nona karin malam ini bukannya adalah hari ulang tahun anda yang ke 18 tahun umur yang cukup muda yang seharusnya menjalani perkuliahan namun harus menjalankan perusahan yang sudah cukup besar serta tersebar dimana mana.
Karin : Bagi saya ini hal biasa lagi pula ada banyak orang yang akan memebantuku serta saya masih melanjutkan kuliah saya.
Setelah percakapan tersebut karin memasuki ruangan sebelah menyabut sahabatnya yang bisa hadir memberikan hadiah dan ucapan ulang tahun.
Sasa : Selamat HBD yang ke 18 semoga semakin sukses dan lancar kuliah serta perusahannya semakin maju,oh ya aku dan teman temen lain mengajak dosen baru yang akan menjadi guru pengganti 1 minggu yang lalu beliau juga wali kelasmu yang sering menanyakan ketidakhadiranmu di kelas selama seminggu ini.(Menarik seorang laki laki muda yang merupakan dosen yang akan di perkenalkan ke karin)
Putra : Perkenalkan nama saya Ardian putra vernando sering dipanggil kak putra usia saya baru 22 tahun saya cukup terkejut mahasiswi saya seorang pengusaha yang cukup sukses diusianya.
Karin : Karena ini pertemuan pertama jadi saya juga harus memperkenalkan diri dahulu Katrina putri cristiana semua orang dinegara ini memanggil saya dengan karin.
Karin : Kalian ini mentang mentang sudah pada punya pasangan aku di tinggalkan sampai sampai aku yang harus mendatangi kalin dulu baru kalian ingat.
Cahyo : Kamu ini rin tilang saja mau punya pacar tinggal pilih siapa saja pasti pada mau sama kamu.
Putra : Kalau boleh saya siap menjadi pendamping ada mulai sekarang.
Karin : Pak putra tolong ya jangan ikut dalam pembicaran saya bersama teman saya.
Putra : Kenapa padahal saya sudah lama tertarik kepada nona karin sejak 2 bulan yang lalu saat saya melihat anda membantu seorang mahasiswi yang sedang dibully dan saat itu saya catuh cinta pada pandangan pertama dengan anda.
Cahyo : Sepertinya dia juga cocok sebagai pendapingmu karen dia bisa membalas ucapanmu
Putra : Jadi apa nona karin mau menerima pernyatan cinta saya?
Salma : Terima saja kenapa rin.
Karin : Kalau dia bisa bertahan dengan sikapku sih tak masalah.
Putra : Apa sih yang tidak bisa aku terima dari gadis secantik ini(mendekati wajah karindan tiba tiba mencium bibir karin)
Karin : Apa apaan kamu ini(wajah karin memerah lalu lari meninggalkan teman temannya beserta putra)
Cahyo : Wah berani sekali kamu cium bibir karin dan kamu merupakan orang pertama yang telah mengambil ciuman pertama karin.
Salma : Aku berdoa semoga kalian bersama sampai akhir tapi jika kamu berani membuat karin terluka baik fisik maupun hatinya jangan harap kamu bisa lolos dari kami semua yang ada diruangan ini.
Semua orang yang mendengar perkataan salma pun langsung mengalihkan pandangan ke putra yang ternyata berhasil menjadikan karin pacarnya.
Putra : Tentu saja aku tak akan berani melukai hatinya apa lagi banyak orang yang akan membalas semua perbuatanku jika aku melukainya.
Disisi lain karin yang ternyata berada dibalik pintu ruang sebelah mendengar percakapan salma dengan putra hanya tersenyum dan berharap bahwa putra orang yang tepat menjadi pendampingnya saat ini maupun selamanya.Setelah itu karin mendatangi para tamu begitu juga tamu yang ingin mengajak kerja sama dengan perusahan serta ada beberapa karyawan yang mendatangi karin sambil membawa kado.