
Episode 38 Andriko saputra dan Naina Stevani
Disisi lain riko yang sedang bercakapan dengan teman kulian yang juga sahabat sekaligus rekan bisnisnya dan karin.
Riko : Wah kalian ini kalau kumpul Cuma bisa mengosip juga
Salma : Kmu kapan punya pacar rik?
Riko : Ini juga masih cari yang pas dihati kalau masalah cantik atau engaknya aku sih yang penting tulus dari hati.
Salma : Coba kamu ke sana(menunjuk tempat naina bersama teman sekolah yang ada di hadir dipesta tersebut)mungkin salah satu diantara mereka ada yang membuatmu tertarik!
Riko : Aku sudah mengincar dia(menunjuk ke arah naina).
Salma : Kau itu tahu saja tapi hati hati dia merepakan gadis yang paling hati thati dalam memilih pasangan begitu juga keluarganya yang selau menyayanginya.
Riko : Aku juga akan menjaganya dan selalu setia sampai akhir hayatku dalam mencintai gadis yang akan menjadi ibu masa depan anak anakku.
Setelah mengatakan hal itu riko mendekati naina untuk mengenal siapa sosok naina serta teman temannya.
Riko : Hai boleh gabung?
Varis : Hai juga noleh dong siapa sih yang tidak mau kenalan sama teman dari pemilik pesta sekaligus pengusahan yang cukup terkenal di beberapa negara ini.
Riko : Aku hanya laki laki yang mencari pendamping diantara banyaknya wanita usaha yang kubangun juga untuk membangakan orang tua serta menghidupi keluarga masa depanku.
Rendra : Wah sekarang didepan kita ada seorang putis yang mencoba menjerat mangsanya tapi sapakah dia?
Riko : Hai nona cantik boleh saya tahu nama anda?
Naina : Maaf tuan andriko saputra saya tidak mempan dengan kata kata manis anda.
Naina : Baik nama saya naina stevani.
Riko : Jadi kita sudah saling mengenal nama masing masing apa saya boleh menjadikan nona menerima saya sebagai pacar anda?
Naina : Maaf saya tidak memerulukan pacar.
Riko : Kalau anda bilang begitu maka saya permisi dahulu untuk bertemu dengan keluarga calon istri masa depan saya.(meninggalkan naina dan teman temannya menuju tuan stevano praditya ayah naina sekaligus rekan bisnis riko)
Setelah meninggalkan naina riko bergabung dengan keluarga Pramudiya yang merupakan kakek dari naina yang memang hampir seluruh keluarga besar tuan pramudiya merupakan rekan bisnis karina.
Riko : Wah keluarga pramudiya semuanya hadir sebuah kehormatan bisa melihat seluruh anggota keluarga pramudiya hadi dipesta perusahan maupun pesta ulang tahun sahabat saya karin.
Pram : Ada apa gerangan tuan riko menemui saya serta keluarga saya dipesta ini.
Riko : Tuan pram tidak pernah suka basa basi ruanya,tapi baiklah saya hanya ingin meminta restu untuk menjadikan cucu anda yang bernama naina stevani untuk menjadi pendamping saya
Vano : Atas dasar apa anda ingin menjadikan putriku pendamping anda?
Riko : Mungkin naina lupa bahwa dia pernah menyelamatkan saya kecelakan mobil 1 tahun yang lau yang disebabkan oleh musuh saya serta dulu saat saya masih kecil bukannya keluarga tuan vano pernah tinggal disebuah kota yang cukup terpencil lalu putri anda beranjak dewasa disana pernah menjanjikan kepada saya bahwa naina hanya mau menikah dengan saya seorang.
Ternyata tanpa diduga naina mendengar apa yang di katakan oleh riko pun lalu memeluk riko.
Naina : Kak koko jadi ini benar kak koko aku yang aku sayang selama 14 tahun ini(sambil meneteskan air mata dipelukan riko)
Riko : Jadi naina masih ingat denag panggilan koko sayang?
Setelah mendengar hal tersebut riko banyak bicara dengan naina begitu juga orang tua naina yang mulai ingat anak laki laki yang selalu diikuti oleh putrinya dulu sebelum mereka berpindah tempat tinggal dan bisa berkumpul dengan keluarga besarnya lagi tanpa ada yang menganggu ataupun mencelakai keluarganya dan bisnis yang belau bangun.