The Story Of My Friends Chasing Love

The Story Of My Friends Chasing Love
Episode 29



1 minggu kemudian di kampus k


Semua undangan dari dosen sampai seluruh orang tua dari mahasiawa yang ada di kampus k beserta orang orang yang mempunyai saham atas nama kampus k.


Semua yang hadir berkumpul di aula lantai 4 dari banyaknya orang yang berkumpul lebih mempertanyakan kenapa pihak kepala pemerintahan ada di acara kampus.


Pak rion : Pak wiliam ada apa ya datang ke acara kampus ini?


Pak wili : Oh jadi ada melarang saya datang ke acara yang saya adakan sendiri dan apa hak anda di kampus ini anda hanya rektor yang ada di bawah kekuasaan saya.


Reza : Apa maksud pak wili?


Pak wili : Kamu reza adisetiawan bukan!


Reza : Iya ada apa?


Putri : kamu dalam daftar hitam kampus k ini atas penggunaan lantai 5 tanpa izin dari pemilik kampus ini(putri yang tiba tiba datang dihadapan pak wili,pak rion dan reza)


Reza : Apa maksud kamu ini kan kampus milik perusahaan anak pak rion?


Putri : Apa anak dari pak rion yang punya kampus ayahnya saya rektor kampus ini masih di dalam kontrak yang ada dibawah naungan pemerintah,apa dengan perusahan yang baru berkembang dengan pesat 2 tahun belakangan ini sudah bisa membeli tanah yang ada dibawah bangunan ini sekaligus mendirikan bangunan kampus belum lagi membayar gaji dosen.Oh ada juga mahasiswa beasiswa,kerusakan kampus semua itu bisa ditotal semuanya ada 150 M apa perusahan kecil itu sanggup berdiri sampai sekarang?


Reza : Tapi apa yang anda maksud mahasiswa beasiswa?


Putri : Siapa mahasiswa beasiswa disini?


Adela : Saya kak?(sambil berjalan ke tempat putri)


Putri : Ketika kamu terdaftar sebagai mahasiswa dengan jalur beasiswa apa kamu dapat kartu ATM dan perbulannya berapa?


Adela : Iya kak kata pihak pengurus ujian masuk itu kartu atm untuk keperluan kampus selama menjadi mahasiswa serta jika dapat ikut lomba dan memenagkannya ada transferan untuk pribadi serta ada email ucapan selamat setiap kejuaraan yang dimenangkan,kalau uang bulanan 5 juta perbulan.


Reza : Aku bersama dengan yang lain tidak masalah lagi pula itu untuk kampus.


Putri : Jadi anda menjadikan uang lomba untuk kampus padahal setiap ada masalah sekecil apa pun pihak tata usaha pasti menghubungiku dan melaporkan kerus**akan yang terjadi padaku bahkan aku tahu apa yang terjadi disetiap kelas juga setiap sudut kampus ini.


Pak rion : Sekalipun saya selalu mengirim uang tersebut ke rekening anda.


Pak wili : Pihak pemerintah tidak pernah mengetahui rekening pribadi milik putri bahkan perusahan menggunakan rekening dengan nama perusahaan begitu juga semua uang masuk dari setiap proyek pasti masuk ke rekening tersebut.


Putri : Hanya keluargaku yang tahu nomer rekeningku karna setiap orang yang ingin mentrasfer uang ke rekeningku pasti ada sandi yang harus dimasukan dan hanya orang tertentu yang tahu kata sandinya.


Pak rion : Tapi saya mengirim uangnya pada anda.


Putri : Jino tolong tunjukan daftar transaksi ke rekening pribadiku dari pak rion.


Jino : Baik ini di rekening pribadi dari perusahan dan pemerintah(lalu menunjukan isi rekening pribadi putri dan hanya terdapat transaksi dari pemerintah diberbagai negara perbulannya)lalu ini(menunjukan rekening putri milik pribadi)


Putri : Dari semua transaksi apa ada atas nama rekening anda pak rion atau salah satu dari banyaknya orang di aula ini?


Semua orang yang ada di aula terkejut remaja berusia 16 tahun bisa memiliki uang direkening pribadi sebesar 50 M dan tidak terdapat transaksi dari perusahan yang menanam saham maupun yang menjadi donatur di kampus K bahkan melalui LCD terdapat bukti pembelian tanah sampai pembangunan kampus serta kerusakan kamupus yang pernah terjadi selama 5 tahun ini.Banyak pengusaha merasa tertipu bukankah jika pemilik kampus punya koneksi di pemerintahan maka berarti selama ini usaha yang coba berikan untuk memajukan kampus k ini sia sia karena mereka berinvestasi saham/menanam saham diperusahan yang salah.


Mr.benio : Jika memang anda pemilik kampus ini kenapa mr.rion yang menjadi rektor lebih leluasa mengatur kampus ini?


Putri : Beliau orang diutus pemerintah untuk mengatur kampus ini dan seharusnya anda semua yang telah berinvestasi mencari tahu pemiliknya siapa dan apa benar pak rion/anaknya pemilik kampus ini.


Mr.kenis : Lagi pula kenapa anda tidak pernah hadir sebagai pemilik kampus ketika ada rapat antar sekolah untuk mengadakan perlombaan antar kampus?


Cahyo : Kenapa putri yang harus turun tangan sedangkan ada guru maupun rektor yang ditugaskan untuk menjaga kampus ini serta mengurus segala hal dikampus ini!, lagipula saat itu kami juga sekolah.