The Story Of My Friends Chasing Love

The Story Of My Friends Chasing Love
Episode 26



Hari pun berlalu tepat 3 hari setelah pembicaran putri dan cahyo tentang masalah penandatanganan kontrak kerjasama.


Putri dan kawan kawan pun sudah siap dengan temuan mereka masing masing.


Putri : Kalian sudah siap?


Salma : Kita semua siap dan semua sudah membawa barang yang akan kita presentasikan di acara kali ini.


Mima : Kenapa kamu sama cahyo pakai baju biasa ku dengar kalian berdua juga akan menandatangani kontrak kerjasama dengan salah seorang peserta tapi itu cuma pertemuan atau sudah tinggal penandatanganan kontrak?


Cahyo : Setelah aku periksa ternyata mereka mengajukan 1 minggu yang lalu dan ingin bertemu dan jika disetujui setelah pertemuan langaung penendatanganan kontrak sekaligus.


Putri : Kalau aku sih mau saja jika di ajak kerjasama tapi aku juga ingin mengetahui kuwalitas perusahaannya dulu baru aku tandatangani.


Mima : Yasudah kita berangkat jemputannya sudah di depan.


Setelah semua siap dan memasuki mobil jemputan yang disiapkan pihak penyelenggara bagi penjuri perlombaan.


Setelah sampai tempat penyelengaraan putri dan kawan kawan turun dan banyak orang membicarakan mereka.


Mr.rion : Kenapa mereka ada disini?


Vando : Pak bukannya mereka yang pernah berpapasan dengan kita saat di kampus?


Reza : Berani sekali mereka ikut mobil juri.


Penyelenggar datang dan menyapa putri dan kawan kawan dan membuat para peserta penasaran.


Mr.Denio : Suatu ke hormatan anda bersama sahabat anda datang untuk memeriahkan lomba pertahun ini.


Putri : Mr.denio saya yang merasa sangat terhormat di sambut langsung oleh anda serta saya sudah merindukan anda sejak 5 tahun yang lalu anda orang yang membantu saya untuk membangun kampus yang berkualitas tapi orang yang dipercaya pemerintah untuk mengurus kampus saya membuat peraturan dan menganggap bahwa kampus k milik pemerintah serta membuat orang orang yang ingin berinvestasi ke perusahan rektor kampus bukan ke perusahaanku(sambil berekapresi sedih)


Mr.denio : Oh malangnya putri kecilku kenapa ada yang tega berbuat seperti itu pada kesayanganku.


Mr.denio : Siapa yang membuat anak anak kesayangan papa sedih pasti kalian jadi banyak pikirankan!!


Mima : Iya pa bahkan saat awal putri memperkenalkan diri sebagai pemilik kampus dari investor ada yang tidak percaya.


Salma : Pa mereka juga ada yang jahat dari anak investor yang sok berkuasa kepada kita saat kita mementau kondisi kampus dalam pembelajaran.


Mr.denio : Siapa yang berani membuat anak kesayanganku yang cantik dan tampan ini?


Tiba-tiba Mrs.vanesa dan putrinya marisa muncul di belakang mr.denio.


Mrs.vanesa : Ada apa pa kok ribut ribut?


Mr.denio : Iniloh anak kita yang di indo disini ada masalah sama orang yang ditunjuk pemerintah untuk jaga kampus k milik putri.


Marisa : Loh kok bisa ini jalur hukum siap bisa masuk soalnya kan ini aset pribadi putri yang sementara di ambil alih oleh pemerintah karena putri belum mencapai tahap pra univerasitas dalam pembuatan soal maupun materinya.


Putri : Iya kak begitu aku sudah bilang bahwa aku akan mengelolah sendiri bersama orang kepercayaanku.


Salma : Banyak yang tidak percaya tapi semua bukti sudah ada kalau mau mengelak maka kita tinggal memberhentikan soal di negera ini sekaligus kita akan mengusir dosen yang mengajar di kampus k tanpa gaji bulan ini.


Mr.denio : Hebat buat apa di gaji tapi tidak melakukan sesuai dengan apa yang si perintahkan.


Mrs.vanesa : Nanti kami bantu urus dan putri siapkan saja surat tanah dan kwitansi pengeluaran selama kampus k berdiri sampai selama ini.


Putri : Baik ma aku sudah menyiapkan semua dan nanti aku ada pertemuan dengan rekan kerja yang ingin bekerjasama dengan perusahanku.


Marisa : Sudah kita semua harus masuk karena lomba akan dimulai dan semua orang sedang mempersiapkan alat yang akan dipresentasikan.


Semua masuk ke aula dan menempati tempat yang sudah dipersiapkan semua alat yang akan dipresentasikan dan juri yang saling berbincang tentang para peserta yang hadir dalam lomba barang cangih dimulai