
~Cafe
Setelah Dira memarkirkan mobilnya, kemudian ia bergegas keluar untuk segera masuk kedalam cafe. Namun ponselnya tiba-tiba bergetar "Drrrtt..Drrrtt..."
Dira merogoh kantong celananya itu untuk mengangkat telfon. "Hmmm...gw udah didepan"Setelah menjawab, Dira langsung mematikan ponselnya itu, karena yang menelfon barusan adalah Zoya.
Saat berada di depan pintu cafe, dira tak sengaja berpapasan dengan pria asing, yang tak sengaja bertemu di acara birthday party nya tiara.
Deg.
"Pria itu lagi!!" Gumam dira. Namun, pria asing itu mentap dira dengan tatapan yang begitu dingin. Sedangkan dira yang ditatap pria asing itu begitu dingin, dengan acuhnya melewati pria tersebut tanpa menghiraukannya. Ya...anggap saja ia tidak pernah bertemu dengan pria asing itu.
Dira segera bergabung dengan ketiga temannya, dan kemudian segera mesan makanan. " Ko lo lama banget!! " Ujar Zea.
"Macet" jawab dira singkat padat dan jelas.
Merekapun mengobrol santai, sambil membahas planing liburan mereka minggu depan.
~
Tak terasa waktupun berlalu begitu cepat, akhirnya keempat gadis itu tiba dibelanda tepatnya berada di Amsterdam.
"Ah...leganya". Zea merebahkan tubuhnya di tempat tidur, setelah perjalanan yang memakan waktu cukup lama. Saat zea akan memejamkan matanya, tiba-tiba ia mendapat notif wa.
Grup.
Luna : Ayo keluar!
Zea : Duh cape tau!! Lagian kan masih sore juga, Nanti malam aja gimana?
Zoya : Hadeh...ngapain lo liburan kalo lo di kamar terus!! Ga asyik tau.
Luna : Iya nih. Tapi kata zea oke juga sih, istirahat aja sebentar!
Dira : nyimak.
Merakapun memutuskan untuk istirahat sejenak, untuk mengumpulkan tenaga kembali, setelah melakukan perjalanan cukup lama.
Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 8 malam, mereka keluar untuk mengililingi kota Amsterdam. Mereka mengelilingi kota tersebut untuk melihat kecantikan kota amsterdam di malam hari.
"Kalian lapar ga?" Tanya Dira.
"Lapar" jawab mereka serempak.
Merekapun memutuskan untuk mampir kesalah saatu cafe terpopuler yang berada di kota tersebut. Setelah masuk mereka mencari tempat kosong untik di duduki, karena kondisi cafe itu sangatalah ramai di malam hari. Terlihat banyak pengunjung yang datang ke cafe tersebut.
Mereka melihat tempat kosong masih tersisa 3, mereka pun memilih tempat duduk yang berada dipojokan. Akhirnya merekapun memesan makan.
10 menit kemudian, pesanan merekapun samapi. mereka memutuskan untuk segera memakan makanan mereka. Merekapun makan dengan santai sambil melakukan perbincangan kecil di sela aktivitas makan mereka.
Namun tiba-tiba Zea mengerutkan keningnya "Kayanya kenal deh". Zea melihat pak frans datang bersama seorang perempuan. Perempuan tersebut memiliki tubuh yang begitu ****, cantik, putih dan tentunya meiliki tinggi proposional.
Zea melihat pak frans dikarenakan tempat duduk tersebut saling berhadapan. Sedangkan Zea duduk berada di arah pintu masuk cafe. Dengan posisi luna dan zoya membelakangi, dan Dira sibuk memakan makanannya.
Pak frans memilih tempat duduk yang berada di pojokan sebelah kiri, sedangkan posisi luna dan ketiga temannya berada di pojokan sebelah kanan.
Itu bukannya pak frans ya?! tapi kok bisa disini!! bareng cewek lagi, apakah dia pacarnya pak frans ya?!. Batin zea
" Gaes itu bukannya pak frans ya?" zea memberitahu kepada teman-temannya sambil berbisik. Padangan ketiganyapun beralih ke arah tatapan yang zea maksud.
"Eh iya ya...itu pak frans" ujar zoya. "Tapi itu siapa?" Tanya zoya.
" Ya mana gue tahu" Jawab Dira.
" Positif thinking aja mungkin itu pacarnya" Jawab luna.