The Story Four Girls In College

The Story Four Girls In College
capt.10



~ Mansion Zea


Di mansion, para pelayan sibuk dengan karjaan merka masing-masing.


Di dalam kamar zea masih tertidur dengan pulas, bahkan bunyi jam waker di atas nakanya berbunyi ia hanya mematikan alarm tersebut, lalu melanjtkan tidrunya kembali.


Pelayan audah menyiapkan makanan siang untuk zea di atas nakas, karena zea sudah melewatkan sarapan paginya.


~Waktupun berlalu begitu cepat.


Pukul 8 malam zea setelah makan malam zea dan kedua orang tuanya sedang bersantai diruang televisi.


"Mi...minggu depan zea mau liburan akhir semester ke Belanda ya??" Zea memulai obrolan


" Ga boleh..." Momynya tidak mengizinkan


" Kenapa g sekitaran indonesia aja?"Tanya mommy


" Ga ah..tadi sih mau kebali ingin menikmati keindahan pantai bali. Cuman g jadi" Jelas Zea


Kenapa? Tanya momy lagi


" Udh trauma sama pantai gegara kemarin" ukar zea. Membayangkan saja membuat bulu kuduknya berdiri.


" Emang kemarin kenapa?" Momy zea lagi dan lagi bertanya.


" Udah ah mi..nanti aja certanya" ujar zea yang belum mau mebahas kejadian kemarin.


" Jadi gimana mom? Boleh ga?" Tanya zea mastikan kembali


" Ga!!"


" Dady..boleh ya??" Zea memohon kepada sang papi agar diberi izin.


" Tanya sama momy mu saja, Dady terserah apa kata momy" ujar papi zea karena ia takut dengan tatapan tajam istrinya itu.


" Yah...ga asik ah " zea merajuk kemudian berlalu pergi.


"Tunggu!!" Cegah mommy zea. " Mau kebelanda ga?" Tanya momy kembali.


" Ya mau lah"


" Berapa hari disana?" Tanya momy


"Em... 2 minggu"


" 1 minggu" tawar mommy zea


" 1 minggu mah g kerasa liburannya" ujar zea tak terima


" Yasuah kalo g mau"


Akhirnya zea menyetujui tawaran dari sang mommy sedangkan dadynya hanya menyimak saja obrolan anal dan istrinya itu.


Zea membuka wa ternyata zoya mengirim pesan di grup.


Zoya " Guys...ke cafe yuk


Luna: yuk.


Dira: gas..


~


Mom, dad zea pergi ke kafe dulu ya bareng luna dkk.


"Hmm hati-hati jangan terlalu larut pulangnya, jam 11 udah dirumah ingat!!!" Ujar dady.


"Siap laksanakan" memberi hormat bendera.


~kemali ke grup wa


Zea: okelah gasss...


Zoya:. Oke...cafe biass ya!!


Zea,luna,dira: oke.


~


Zea segera menuju kelantai atas untuk mengganti pakaiannya. Ia mengenakan rok putih tulang diatas lutut, lalu menggunakan tanktop yang lapasi dengan outer yang berwarna hitam. Untuk bawahan zea menggunakan sepatu kets berwarna putih dengan tas yang senada.


Zea kemudian turun dan berpamitan kepada kedua orang tuanya. "Mom, dad zea ke kafe dulu ya".  Zea menyalimi tangan kedua orang tuanya dan berlali peri menuju garasi mobil


"Hati-hati" ujar momu dan dady


Kali ini Zea mimilih mobil lamborgini berwarna hitam, dan kemudia melajukan mobilnya ketempat tujuan.


~ Disisi lain


Luna tengah bersiap, ia mengenakan rok itam coklat di tas lutut dan atasa menggunakan kaos putih gading kemudian menggunakan spatu kets berwarna putih. Setelah selesai bersipa luna menuju ke lantai bawah untik berpamitan kemudian menuju ke garasi mobil untik memilih mobil yang akan ia pakai.


Pilihannya tertuju pada lamborgini berwarna dusty pink. Ia kemudia segera menuju ketempat tujuan.


~ Sisi zoya


Zoya mengenakan jeans berwarna biru langit dan kaos berwarna hita yang kancing kedalam, denga mengenakan sepatu berwarmna putih. Ia memilih mobil ferrari berwarna merah dan kemudia segera menuju kafe.


~ Sisi Dira


Dira sedang memilih pakaian diwalk in closet. Dira memilih outfit jeans hitam sobek-sobek di area lutut. Dan menggunakan kaos berwarna hitam yang dilapisi dengan jaket kulit berwarna hitam, dan menggunakan sepatu berwarna putih. Dira memilih mobil ferrari warna hita untuk ia pakai, dirapun menuju ke kafe.


30 menit kemudia akhirnya dira sampai ke kafe, ia segera mamarkirkan mobilnya. Dira melihat mobil ketiga temannya sudah terparkir dengan rapih.


Novel ini hanya berlandaskan imajinasi author saja.