THE REINCARNATION OF THE DEMON KING

THE REINCARNATION OF THE DEMON KING
1. Reinkarnasi



Di tengah malam yang sunyi terlihat 2 orang pria yang sedang bertarung. Salah satu dari mereka memakai jubah berwarna hitam dan yang lainnya memakai jubah berwarna putih. Pertarungan diantara mereka berlangsung dengan sangat sengit. Terlihat jelas bahwa pria yang memakai jubah putih jauh lebih kuat dan unggul. Tetapi karena serangan beruntun yang dilancarkan pria jubah hitam memaksa pria jubah putih untuk terus dalam posisi bertahan.


"Kau lumayan kuat juga!!!" ucap pria jubah hitam dengan suara yang bersemangat terlihat raut puas dari pancaran matanya yang penuh dengan kegembiraan.


"Apakah Kau tau selain masterku tidak ada orang lain lagi yang dapat menyaingi ku" ucap nya lagi dan segera menendang jatuh orang berjubah putih.


Melihat lawannya yang terjatuh dia segera menahan tangan lawan agar tidak bisa bergerak.


"Hei, Kau dari tadi tidak berbicara apakah Kau bisu atau Kau memang tidak ingin mengeluarkan suaramu" ucapnya sambil memastikan lawannya tidak bisa bergerak lagi.


"Kau memang hebat Rolan ve Richman, ajaranku tidak sia-sia tapi kemampuan mu tidak boleh melampauiku, dan gelarmu si dewa kematian akan kembali menjadi milikku." Terdengar suara berat dari orang berjubah putih, mendengar suara yang begitu akrab membuat pria jubah hitam mematung selama sesaat sebelum berkata


"Master apa Kau yang...."


CCCTTTAAARRR


Suara petir menggelegar menghentikan perkataan dari orang yang disebut dewa kematian. Disaat selanjutnya hanya tersisa abu dari sang Dewa kematian.


ALAM DEWA


"Aduh kepalaku sakit banget, loh ini dimana??" ucap seorang laki-laki kebingungan yang tidak lain adalah si dewa kematian atau nama aslinya Rolan ve Richman yang tadi terkena petir salah sasaran.


"Anak muda saat ini Kau berada di alam para dewa" ucap seorang laki-laki bermata hijau dan berambut pirang yang tiba-tiba muncul dihadapan Rolan yang masih saja kebingungan.


" Hah!!!!!!" teriak Rolan" alam para dewa!!". sambungnya masih dengan berteriak.


"Berisik!!!" ucap laki-laki itu.


"Apa Kau dewa?? apa Aku sudah mati??? tunggu gimana Aku bisa mati?? gak Aku belum punya pacar!! dan Aku juga belum lulus perguruan tinggi!! gara-gara dosen killer itu Aku gak bisa lulus!! padahal Aku pembunuh no 1 di dunia." Tanya Rolan dan menggumamkan hal-hal yang belum pernah dia lakukan selama hidupnya di bumi.


"Apa Kau bisa diam!!!!!" teriak laki-laki itu dan itu segera membuat Rolan terbungkam setelah mengatur napas sambil menahan amarah laki-laki itu melanjutkan ucapannya


"Pertama Kau sudah mati, kedua Aku adalah dewa reinkarnasi, dan ketiga Kau mati gara-gara dua orang itu," ucap dewa reinkarnasi sambil menunjuk 2 laki-laki yang sepertinya habis dihajar yang satunya berambut hitam dan bermata hitam sementara yang satunya berambut perak bermata kuning.


"Jadi gara-gara kalian Aku mati ya?" ucap Rolan dengan senyum misterius dan memancarkan aura yang mengerikan. Dua dewa itu agaknya sedikit Ketakutan karena Rolan sekarang berjalan menuju mereka dengan tangan yang siap untuk meninju keduanya.


BAKBUKBAKBUK


"HAH!! LEGAAA!!" ucap Rolan setelah menghajar kedua dewa itu membuat kedua wajah dewa tadi yg masih lebam biru menjadi lebam ungu.


"Hah jadi apakah sekarang Aku akan pergi ke neraka karena telah memukul dua dewa tadi??" tanya Rolan kepada dewa reinkarnasi.


"Tidak, karena ini adalah kesalahan bahwa Kau mati karena dewa kematian dan dewa petir jadi Aku akan menghidupkanmu kembali tapi tidak di dunia mu yang sebelumnya karena jasadmu yang sudah berubah menjadi abu dan Aku hanya bisa mengirimmu kedunia yg dulu juga pernah Kau tinggali dunia dimana para semua ras bermusuhan dengan ras iblis," ucap dewa reinkarnasi panjang kali lebar.


"Aku ingin ingatanku tetap ada jika memang mungkin ini reinkarnasi ke 3 ku,"ucap Rolan memberi syarat.


"Baik Aku bisa menyanggupi itu dan Aku juga akan memberimu cheat di dunia mu yang baru itu Kau akan terlahir kembali menjadi aslan Rusca ve Carroline semoga keberuntungan selalu menyertaimu," ucap dewa reinkarnasi sambil memegang pundak Rolan dan memberinya berkat dewa. Dan kemudian perlahan-lahan roh Rolan berubah menjadi cahaya dan memudar.


ISTANA KERAJAAN CARROLINE


Kamar yang mulia Pangeran ke-tiga.


'Huh tidak kusangka akan sangat menyakitkan saat masuk ke dalam tubuh ku yang dulu 'batin Rolan.


'Untung Aku kembali di masa usia ku baru beranjak 8 tahun berarti masih ada 7 tahun lagi sampai saat kerajaan di invansi oleh pasukan iblis yang menantang seluruh orang benua ini entah apa tujuannya'batin Rolan. Memikirkan kejadian di masa lampau.


Tok tok tok


"Masuk" ucap Rolan A.K.A Aslan di kehidupan nya saat ini. Sambil bangkit dari kasurnya. Ketika pintu terbuka terlihat seorang kesatria dengan luka di dekat matanya yang membuat garis dalam membuat Kesatria itu terkesan menyeramkan.


"Semoga kemuliaan Carroline selalu menyertai Yang Mulia Pangeran ke-3," ucap kesatria itu.


"Maaf atas kelancangan saya yang mulia, Pangeran Pertama meminta saya untuk memanggil anda untuk menuju taman kerajaan," ucap Ferton menjelaskan.


"Kakak yang memanggil??? dia sekarang sedang bersama dengan siapa saat ini??" tanya Aslan sambil beranjak turun dari kasur.


"Saat ini yang mulia Pangeran Pertama sedang bersama Nona Karen yang mulia" jawab Ferton tegas.


'Ck!, kakak pergi bersama perempuan rubah itu lagi? Kakak pasti mengabaikan tunangannya Putri Luvia yang sedang menunggu di ruangan belajar kerajaaan'


batinku kesal sambil mengambil jubah kerajaanku.


"Bilang pada kakak Aku akan segera datang" ucap Aslan dingin dan segera pergi menuju ke ruangan belajar kerajaan.


Ceklek!


Suara pintu terbuka membuat ruangan belajar kerajaan yang tadinya hening menjadi sedikit bersuara.


"Yang mulia pangeran pertama semoga kemuliaan Rusca menyertaimu" ucap seorang wanita sambil menunduk hormat.


Kelihatan sekali bahwa dia tengah gugup karena orang yang dinanti-nantinya telah datang tapi ketika orang lain berucap dia sedikit membeku tapi segera menutupinya.


"Kakak Luvia ini Aku," ucap Aslan sambil berjalan menuju perempuan yang disebutnya sebagai kakak yang tidak lain adalah Putri Luvia Cart re Couwrd sang tunangan pangeran pertama Andrea Ruhan ve Carroline.


"Eh... Aslan itu Kau maaf, Aku tadi mengira kalau Kau adalah kakakmu maaf," ucap wanita itu yang berusia 18 tahun.


"Tidak apa-apa kak," ucap Aslan sambil tersenyum.


" Aslan ada apa Kau kesini apa Kau merindukan kakak," ucap Luvia sambil membuka tangannya menantikan Aslan masuk ke dalam pelukannya.


"Huaa!! Aku kangen kakak" teriak Aslan dan memeluk kak Luvia erat.


"Haha baru setengah bulan yang lalu Aku kesini loh, As!"ucap putri Luvia sambil tertawa.


"Gendong," ucap Aslan manja mengeluarkan sifat nya yang kekakanak-kanakan.


Tapi Putri Luvia hanya menanggapi dengan senyuman dan mengabulkan keinginan si kecil yang Lucu.


Luvia sangat menyayangi Aslan karena ibunya Aslam Permaisuri Pertama meninggal saat melahirkannya dan membuatnya dibenci oleh ayahnya sendiri.


Beruntung sang ratu yang merupakan sahabat sang permaisuri memperlakukan pangeran malang ini seperti putranya sendiri, sebagai bentuk Tanggung Jawab terhadap Sabahat nya, walaupun mereka mencintai orang yang sama yaitu kaisar tapi persahabatan antara keduanya lebih kental dari hubungan darah dan seperti saudari sendiri.


"Kak...kak...kak Luvia" teriak Aslan melihat putri Luvia yang menatapnya sendu.


"Eh...iya Aslan ada apa" tanya putri luvia.


"Harusnya Aku yang bertanya seperti itu ada apa dengan kakak??"ucap Aslan curiga.


"Tidak apa-apa Kau kesini pasti ingin mengajakku berkelilingkan??"ucap Putri Luvia mengalihkan pembicaraan.


"Hehe, Iya! Kak Luvia ayo pergi ke taman kerajaan," ucap Aslan sambil turun dari gendongan Luvia dan menarik tangannya menuju taman.


Aslan ingin melihat trik apa saja yang digunakan oleh rubah wanita itu untuk memikat kakaknya.


Karena di kehidupan sebelumnya wanita rubah itu adalah wanita licik yang memanfaatkan kakaknya ketika kerajaan sudah runtuh dia meninggalkan kakaknya yang sekarat sementara Putri Luvia yang masih sangat mencintai kakaknya itu rela mati demi melindungi kakaknya.


Karena dia sudah kembali dia tidak akan membiarkan hal yang dulu terjadi. Terulang kembali bagaimanapun dia akan berusaha mencegah pertunangan itu dibatalkan apapun caranya.


TBC