The Queen's

The Queen's
eps 7



" Kita bakal cari tau kenapa makanan itu bisa basi", kata Arka.


" sebentar lagi juga anak buah papah bakal kesini" kata dara yang asik memainkan handphone nya.


tok tok tok


" Permisi tuan arka saya membawa laporan hari ini, saya permisi dulu" kata salah satu anak buah Arnold.


" Baik terima kasih" kata arkan.


" Coba abang baca dulu, sebentar lagi revan sama Arka mau ke sini mereka berdua udh cari tau juga" kata Dara.


Arkan membaca laporan yang di siapkan, wajah nya memerah. Dara yang melihat wajah Arkan sedikit takut.


" Arkan, gw dapet infonya nih" kata Arka yang tiba-tiba masuk tanpa mengucapkan salam.


" Lo baca itu, gw gak habis pikir ama ******** itu" Kata arka marah.


Dara melihat laporan itu, dara pun ikut marah ia membuang laporan itu dari tangan arka.


" Tadi gw sempet liat dapur pas kosong, gw lihat banyak banget yang kadaluarsa. Trs juga bau busuk banget eneg gw" Kata revan


" Selama ini lo disini tau gak kelakuan mereka?" tanya Arka


" Gw sama sekali gak tau, tapi gw pernah denger dia ketawa minta uang ke kakek sebesar 500 juta buat fasilitas sekolah, padahal lo liat sendiri listrik kadang mati, air juga kadang gak ada gw curiga dari situ " kata. Revan, dia juga tak percaya melihat ini.


" Hanya satu tahun gw disini, dan gw bakal musnahkan mereka semua. Gw udh janji sama kakek " kata Dara.


drtttt


suara itu berasal dari ponsel dara. Lalu dara mengangkat nya.


" Nona besok ada pertemuan di Korea Selatan , malam ini nona bisa berangkat. "


" Baik saya tunggu "


panggilan pun di matikan.


" Gw balik sekarang, malam ini gw pergi besok baru balik jadi izinin gw " kata dara, lalu pergi begitu saja.


" Mau kemana dia? " tanya revan


" Gak tau " kata arka.


Dara langsung pergi meninggalkan sekolah nya tanpa membawa barang yang ada di kelas nya.


1 jam kemudian dara sampai di Sebuah gedung besar. Dara membuka kunciran nya dan membersihkan sisa make up nya. Setelah itu dara langsung masuk ke dalam kantor nya


" sorry saya terlambat datang. Kita akan berangkat pukul 7. Jad saya minta semua laporan sudah selesai untuk Tim A. " kata dara.


" Lalu bagaimana dengan jadwal pertemuan Park hyena? Pertemuan itu di majuin, kemungkinan pertemuan itu setelah perusahaan MW Company" tanya Dea


" Masalah itu gampang, pertemuan nya di lakukan jam 8 sampai jam 11 dan kita hanya perlu 1 jam sampai di MW company" kata dara.


Mereka yang bekerja dengan dara sangat senang, perusahaan dara memang bukan perusahaan teratas namun perusahaan ini merupakan perusahaan yang memiliki rugi yang kecil, banyak sekali yang menaruh saham disini salah satunya Sam Company perusahaan nomor satu yang paling berpengaruh di dunia.


" Jadi apa kamu akan menaruh saham di keluarga mu itu?" tanya Roy


" Iya aku akan menaruh saham ke mereka, aku akan menjadikan saham terbesar disana mengalahkan Char company. " kata dara.


" Jadi kita perlu 50% lagi dari MW dan SN untuk menaruh saham tersebut? " dara mengangguk .


" Baiklah sampai disini, kalian semua boleh pergi dan jam 5 kembali lagi" kata dara lalu meninggalkan ruangan tersebut.


Dara memasuki ruangan kerja nya. Tak lama Kara asisten pribadi dara masuk ke dalam.


" Daraa gw kesel banget ya sama lu, udh beberapa hari lu gak kerja lu tau gak gw sering kesepian disini ", kata Kara


" Lo pasti ada mau nya kalo begini" kata dara


" Tau aja, gw capek pengen liburan bisa gak nambah waktu di sana pliss yaa" kata Kara memohon kepada Dara. Dara Menghela nafasnya lalu tersenyum.


" oke 2 hari setelah itu pulang okay, gw ga mau kerjaan gw numpuk." kata Dara menyetujui nya. Kara mendengar itu langsung teriak senang dan heboh.


Kara tau dara orang yang sangat sibuk sehingga susah untuk di ajak liburan. Dan ini adalah moment yang bahagia bagi kara berlibur dengan Dara.


" Yaudah gw siap² dulu, masih ada 1 jam lagi buat ambil baju gw" kata kara.


" Ngapain ambil udh tunggu sini baju tinggal beli di sana" kata Dara tak mau ribet.


Dara ke sana pun tidak membawa barang banyak kecuali hp dan charger nya. Dara orang yang tidak suka membawa barang berat ia selalu repot membawa barang banyak.


" Oh iya lu kan ada butik di sana gw lupa" kata kara.


Satu jam kemudian dara dan yang lain masuk ke dalam mobil menuju Bandara Soekarno Hatta.


Dara san Kara berjalan menuju bandara ia terlihat sangat Cantik sekali, jalan pun seperti orang berwibawa.


" Pesawat sebentar lagi berangkat jdi kita langsung berangkat " Kata Kara.


" Okay"