
"Ibukota Obeylia memang yang terbaik" ucap Lila Andrew sambil melihat keluar dari tandunya, Lila masih saja kagum dengan ke indahan Kota Obeylia. Sudah lama dia tidak datang ke Kerajaan Obeylia, terakhir dia datang saat masih berumur 7 tahun!
Tandu kereta Lila melintasi pusat kota Obeylia, penduduk yang menyadari ada tandu kerajaan langsung menghormatkan diri dengan cara membungkuk di tanah tanpa berani meliahat ke atas!
Lila Andrew adalah keponakan dari permaisuri yang sudah meninggal dunia, sejak permaisuri meninggal, Lila tidak pernah datang mengunjungi Kerajaan Obeylia lagi.
Pangeran Lion dan Pangeran Hans sudah menanti ke datangan Lila Andrew Putri dari seorang Jendral besar Holan Andrew. Bahkan Raja Abran sangat menghormati Holan Andrew !!
"Lila pasti sangat cantik.." ucap Hans yang sudah tidak sabar menanti kedatang Lila.
"Kau ini, sejak kecil sampai sekarang kau masih saja menyukai Lila!!" Lion sedikit mengejek Hans yang kegirangan.
"Kakak mengejek aku ya?.." Hans sedikit kesal dengan Lion kakaknya.
Tak berapa lama kereta tandu Lila sudah keliatan, Hans sangat bahagia! Akhirnya gadis yang selama ini dia rindukan datang lagi padanya.
Tapi sejak mereka masih kecil Hans sudah mengetahui perasaan Lila yang menyukai Lion!
"Sudah keliatan tuh,..Keretanya...!" tunjuk Lion sambil menatap Hans yang sudah mematung karena gugup, mukanya merah karena malu akan bertemu Lila. Sontak membuat Lion tertawa sambil menepuk punggung Hans.!
Tandu Lila sudah sampai, perlahan Lila turun dari keretanya! Dia mendapati dua orang pria tampan dan gagah sedang tersenyum padanya, Lila merasa sangat bahagia melihat kedatangannya di sambut oleh ke dua Pangeran itu! Lila berjalan mendekati Lion dan Hans.
Lion dan Hans cukup kaget dengan hormat yang di beri Lila, setau mereka Lila tidak pernah mau menundukkan kepalanya untuk mereka, tapi setelah dewasa Lila malah menundukkan kepala sambil memberi hormat !!
"Tidak perlu sehormat itu..." ucap Hans yang memulai pembicaraan!
"Maafkan Lila yang dulu tidak pernah menghormati, pangeran Lion dan pangeran Hans.. Sekarang Lila sudah mengerti tata krama kerajaan!"
"haha...Kau masih saja lucu seperti dulu...!"ucap Lion.
Pangeran Lion dan Pangeran Hans memandu Lila ke kamarnya, hati Lila sangat bahagia. Dia tidak pernah memalingkan tatapanya pada Lion, Hans yang menyadari itu semua hanya bisa diam sambil menahan rasa cemburu!
"Kapan kau akan mengerti perasaanku Lila..!"batin Hans bergejolak, dia marah dan kesal tapi tidak bisa dia ungkapkan.
Selir Ihris yang mendengar kedatangan Lila langsung mengunjungi Lila. Di perjalanan menuju kamar Lila, Selir Ihris bertemu dengan Selir Ahua. Selir Ahua dari pertama sudah tidak suka padanya, sejak pertama selir Ihris datang Ahua sudah mengejek dirinya, bahkan hari ini selir Ahua juga mengejek dirinya!
"Kasian sekali, Seorang tuan putri di kerajaannya menjadi seorang selir rendahan di kerajaan musuhnya!"hina Ahua sambil mendorong pundak Selir Ihris, tapi dengan sabar Selir Ihris menjawab.
"Lebih baik menjadi selir rendahan, dari pada menjadi seorang pelacur yang tidak di anggap oleh yang Mulia.." setelah mengucapkan itu, selir Ihris pergi meninggalkan Selir Ahua yang sudah emosi dengan perkataannya.