The Fight For Fairness In Gaming

The Fight For Fairness In Gaming
Dungeon : Goblin King



"Mundur!" pinta Han saat seekor Goblin tubuhnya besar muncul di hadapannya. Han dan teman-temannya, Arya dan Farah, tidak pernah berhadapan dengan musuh sebesar itu sebelumnya. "Chief Goblin," gumam Arya dalam hatinya.


Han menyadari bahwa situasinya sangat sulit. Arya baru saja menjadi seorang penyembuh, Farah hanya beberapa kali menggunakan panah racun, dan mengandalkan dirinya sendiri terlalu sulit. Chief Goblin mulai bergerak, memegang palu di tangan kanannya. Han berusaha menghindar, tetapi gerakan Goblin yang cepat membuatnya kesulitan.


Arya mencoba untuk membantu dengan menggunakan sihir penyembuhan, tetapi sulit untuk mengarahkan sihirnya karena minimnya sumber cahaya di sekitar mereka. Dia mengamati pertarungan Han dari belakang, berusaha menemukan celah untuk membantu.


"Hanya monster awal, tapi kenapa begitu sulit?" gerutu Han. Farah terus melepaskan panah beracun sementara Arya semakin terbiasa mengeluarkan sihirnya, dan efek sihirnya berhasil sampai kepada Han.


Han tersenyum ketika merasakan semua heal point-nya telah pulih. Tanpa ragu, dia melangkah maju menuju chief goblin, dengan Greatsword hitam diangkat. Dalam satu ayunan yang kuat, Han berhasil memotong lengan chief goblin dengan rapi. Darah menyembur keluar dengan deras, dan chief goblin berteriak memanggil bantuan kawan-kawannya.


Lima goblin normal datang membantu, tetapi kondisi mereka tampak buruk di mata Han.


Melihat situasi ini, Farah melepaskan ultimate skill-nya "Ten poison Arrow", dan puluhan anak panah meluncur ke arah goblin dan chief goblin.


"Sungguh mengenaskan, aku kira kau jago," ucap Han dengan senyum tipis tersirat di bibirnya.


Han berlari menuju chief goblin dengan Greatsword yang berkilau gelap. Dia mengangkat pedang besar itu dan mengayunkannya secara horizontal. Gelombang kejut keluar dari pedang besar Han dengan aura hitam yang menakutkan.


"Arghhhhhhh!" Teriakan goblin mengakhiri penderitaannya.


Meskipun tidak ada item yang ditemukan setelah membunuh chief goblin, mereka terus berjalan dan menemukan beberapa goblin biasa yang relatif mudah untuk dihabisi. Dengan perlahan tapi pasti, ketiga orang itu membersihkan dungeon dengan rapi, memastikan tidak ada yang tertinggal. Semua goblin dan chief goblin berhasil ditaklukkan dengan mudah.


Namun, tiba-tiba mereka berhadapan dengan masalah baru ketika mereka menemukan sebuah ruangan dengan boss monster, yaitu monster hijau yang membawa sebilah pedang. Monster itu sangat besar, setidaknya tiga kali lebih tinggi daripada manusia dewasa.


"Goblin king!" terkejut terucap dari bibir Arya.


Arya memandang sekeliling ruangan goblin king dengan seksama. Cahaya hijau memancar dari dinding-dinding gua, menciptakan suasana yang seram namun juga mewah di mata Arya. Beberapa lukisan dengan gambar demon terlihat di dinding, menambah kesan mistis dan menyeramkan. Arya terkesima oleh keunikan ruangan boss ini, meskipun monster hijau itu tetap menjadi ancaman yang harus dihadapi.


Han tersenyum senang. Dia tidak berpikir bahwa mereka akan bertemu dengan monster Legendary di dungeon dekat kota Chan. Walaupun mereka berada di zona putih, Han tahu bahwa monster Legendary sulit ditemukan di mana pun selain di Heaven/Hell, dan dapat muncul di mana saja.


Meskipun ketiganya belum memasuki area PvP, Han memberikan beberapa arahan kepada Arya dan Farah. Sebagai seorang yang berpengalaman dalam dunia dungeon, Han mengetahui letak kelemahan si Goblin King.


Namun, Arya juga menyadari pentingnya mengalihkan perhatian boss monster dari Han untuk memperpanjang waktu bertahan mereka. Meskipun Arya terkadang terhambat oleh cooldown time dari skillnya, dia berusaha untuk selalu siap dan memanfaatkan kesempatan untuk mengalihkan perhatian goblin king dari Han.


"Ini merepotkan, kukira karena ini zona putih, monster legendary tidak akan memiliki fase kedua," ucap Han dengan napas tersengal.


Bar HP goblin king tersisa hanya 10%, dan Arya, Han, dan Farah telah menemukan kelemahannya. Namun, tiba-tiba terjadi perubahan yang jelas pada monster tersebut.


Han hendak memberikan arahan, tetapi sayangnya pedang goblin king mengenainya. Ia terlempar dan terhempas ke bibir pintu masuk, membuatnya terkapar di sana.


Sebuah serangan kritis mengurangi bar HP Han secara drastis, tetapi Arya langsung mengeluarkan ultimate skill "Pohon Dunia" tanpa berpikir panjang. Semua teman di dalam party Arya mendapat berkah regenerasi HP dan energi. Skill tersebut bisa bertahan selama satu menit, namun sayangnya cooldown timenya terlalu lama, sekitar sepuluh menit.


Setelah Han bangkit kembali, dia kembali berhadapan dengan goblin king untuk menarik perhatiannya agar Arya dan Farah tidak menjadi sasaran serangan.


Meskipun panah beracun Farah kurang efektif pada mode berserk goblin king, dia berhasil mengganti panahnya dengan panah penetrasi. Dan benar saja, panah penetrasi berhasil mengabaikan defense magic yang dimiliki oleh goblin king.


Goblin king mendapat banyak sekali luka, disisa 2% bar HP, Goblin king mengular skill gempa bumi bagi Han itu bukan masalah dia memiliki peralatan yang menambah kemampuan bertahan.


Namun berbeda dengan Farah dan Arya, keduanya terluka darah segar mengalir, bahkan tongkat Arya terlepas dari tangan, Farah sedikit beruntung dia hanya terkena pendarahan ringan di lutut.


Han yang melihat teman barunya terluka, berusaha menghalangi goblin king dalam mendekati Arya, dia mengeluarkan banyak skill tebasan, baik tebasan horizontal, tebasan vertikal maupun tebasan menyilang namun naas, itu tidak terlalu efektif.


"Kita harus mengakhiri ini secepat mungkin sebelum goblin king menggunakan skill gempa bumi lagi," ujar Han dengan serius, mengalihkan perhatian goblin king dari teman-temannya.


Arya mengangguk dan mengeluarkan sihir terakhirnya, menghasilkan ledakan api yang memukul goblin king dengan keras. Farah yang terbaring di tanah menembakkan panah terakhirnya tepat di dada goblin king.


Dengan bar HP yang hampir habis, Han mengambil kesempatan untuk mengeluarkan serangan pamungkasnya. Dengan satu tebasan, pedang Han menebas leher goblin king dan membunuhnya seketika.


Setelah pertempuran selesai, Han, Arya, dan Farah menyelidiki dungeon dan menemukan beberapa barang berharga serta memperoleh banyak pengalaman.