
Sepulang sekolah, Arya bermain dengan teman baru, Han dan Farah. Arya merasa cocok berbicara dengan keduanya.
"Arya, yuk main ke warnet, main Eterna juga kan?" ajak Han.
"Aku rasa lebih baik kita mengerjakan PR dulu. Aku tidak ingin mendengarkan omelan Pak Agus lagi," setuju Farah. Baru kali ini Arya bekerja kelompok.
Arya merasa aneh ketika Han dan Farah memilih untuk ke warnet daripada mengerjakan tugas di rumah temannya.
"Loh, katanya ngerjain tugas kok kesini?" tanya Arya dengan wajah lucu. Kedua teman barunya spontan tertawa bersama.
"Kami biasa mengerjakan tugas di warnet, Arya. Setelah tugas selesai, kami langsung main," jawab Han menjelaskan kepada Arya yang masih bingung.
"Akhirnya tugas selesai juga. Pak Agus memang terlalu banyak memberikan tugas, tetapi kita pintar membagi tugas," kata Han.
"Ah, bagi tugas apa? Kamu hanya makan terus dari tadi, Han. Yuk main saja. Btw, IGN kamu apa?" balas Farah dengan ekspresi kecut, tetapi kembali senang saat menanyakan hal tersebut kepada Arya.
"Aryako. Tapi, Farah dan Han, aku lebih suka main di rumah saja. Aku belum pamit, nih?" ucap Arya yang tidak tega, takut kedua temannya kecewa. Namun, ternyata Farah dan Han tidak peduli. Mereka bilang setelah Arya log in, harus ke kota Chan. Biaya teleportasi tidak masalah, mereka hanya akan bermain selama tiga jam saja.
Arya senang bukan main, mood-nya benar-benar bagus. Dia mendapat teman baru dan tidak memperdulikan hal kecil, sehingga semakin senang.
"Selamat datang kembali, Aryako," begitu tulisannya.
Arya mengecek inventory, Arya bingung seharusnya ada empat umpan udang pelangi, tetapi tidak ada barang sama sekali. Dia hanya punya set memancing t3 dan sebuah pancingan t4 dengan seekor rusa.
Arya masih memiliki 700 ribu coin, tetapi ada yang berbeda pada karakternya. Di posisi paling bawah inventory, ada logo buku.
Arya menyentuh buku tersebut. Halaman pertama terbuka, bab satu kisah pemancing legendaris Luffy si Jerami.
Dalam buku itu, dijelaskan bahwa Luffy dulu adalah seorang petualang hebat. Dia berkeliling dunia untuk membunuh monster di mana saja. Namun, sebuah tragedi terjadi ketika istrinya hamil. Sang istri mengidam ikan mas goreng, tetapi Luffy tidak tahu seperti apa ikan tersebut. Luffy mulai memancing dan telah menghabiskan satu minggu tanpa hasil. Dia telah memancing di seluruh sungai di kota kecilnya, namun tetap saja Luffy tidak bisa menangkap ikan emas.
Istri Luffy belum mau makan selama satu minggu ia menunggu suaminya datang dengan ikan mas, jujur Luffy sudah berusaha keras namun belum dapat, tetapi karena Luffy salurkan energy sihir Luffy ke saluran pengganti makan istrinya setiap hari, maka istrinya masih bisa bertahan hidup. Namun kekuatan Luffy hari demi hari mulai melemah karena penggunaan sihir Terlarang yang tidak seharusnya dilakukan. (eater energy)
Seketika setelah membaca kisah tersebut, buku yang dibaca oleh Arya tertutup dengan sendirinya dan muncul sebuah notifikasi dari sistem permainan:
"Tugas: Kumpulkan 100.000 fame credit dari profesi pemancing untuk mendapatkan Reward Bab 2 dari book of journey."
Tanpa pikir panjang, Arya langsung menuju ke Tower of Quest. Ia ingat bahwa Han dan Farah telah menunggunya dari tadi.