SUPER RATMAN

SUPER RATMAN
COROMAN MUNCUL KEMBALI



Super ratman melompati makhluk aneh ganas seperti vampir itu.


"Rasakan cakaran ku ini !!"Makhluk aneh ganas itu melancarkan pukulan cakaran kearah tubuh super ratman namun super ratman menghindari serangan makhluk aneh itu.


Super ratman berhasil menendang dengan keras dan terjatuh ke tanah,setelah jatuh ke tanah dan berbenturan tanah langsung hancur dan lenyap.


"Aneh ?! hilang ketika jatuh ketanah ." Super ratman


melesat pergi menjauh dari tempat itu.


Super ratman menyusuri hutan belantara yang gelap meskipun hari siang,karena begitu banyak tubuh pohon besar yang menutupi sinar matahari masuk kedalam hutan.


"Tempat ini hutan yang lebih rapat dan padat dengan begitu banyak pohon besar hingga sedikit sinar matahari masuk kedalam hutan ini." Super ratman berhenti sesaat melihat sekeliling.dakam hutan itu.


Super ratman berjalan pelan melewati jalan yang berbatu dengan sekeliling terdapat pohon besar tinggi menjulang.


"Nampaknya aku tidak menemukan jalan keluar dari hutan ini ?" Super ratman berhenti sesaat sembari masih melihat sekeliling hutan yang begitu sepi juga lebar dengan berbagai tumbuhan tumbuh liar didalam hutan itu.


Tiba -tiba ada muncul ribuan pasang mata entah dari mana menatap tajam super ratman.dan seperti akan menyerang super ratman.


"Aku merasa ada yang mengamati gerak - gerik saat ini di dalam hutan yang seram dan dingin ." Super ratman dengan menghela nafas panjang langsung melesat cepat menyusuri jalan setapak di dalam hutan yang lebat itu.


Ribuan pasang mata yang tadi mengamati itu dengan cepat pula mengejar super ratman kemana pergi menyusuri hutan belantara.


Semakin super ratman mempercepat larinya semakin cepat pula ribuan pasang mata dari makhluk aneh itu juga mempercepat pula gerakannya.


"Nampaknya mereka mengejarku kemana aku pergi." Super ratman melesat berlari cepat sembari menoleh kebelakang ada begitu banyak ribuan makhluk berterbangan mengejarnya.


Mereka berwujud seperti kecoak aneh mengejar super ratman,ribuan kecoak itu berukuran sangat besar tidak seperti kecoak pada umumnya.


Makhluk kecoak aneh seperti haus darah dengan cepat menyerang super ratman dari berbagai arah.


Kecoak aneh juga ganas menyerang dari atas bahkan dari bawah juga,dari dalam tanah yang kering bermunculan ribuan kecoak aneh itu menyerbu super ratman hingga super ratman hampir kewalahan menghadapi makhluk aneh yang berbentuk seperti kecoak namun bukan kecoak.


Seluruh tubuh super ratman di kerumuni ribuan makhluk aneh seperti kecoak,menggigit dan menghisap darah bagai lintah begitu cepat.


Beberapa saat super ratman dikerumuni diserang ribuan makhluk yang mirip seperti kecoak itu,super ratman menepis,menangkis dan bahkan mengeluarkan tenaga supernya berupa angin dingin yang keluar dari kedua telapak tangannya hingga beberapa makhluk yang mirip kecoak itu berjatuhan terkena angin dingin yang dikeluarkan dari telapak tangannya.


Beberapa makhluk aneh yang berbentuk seperti kecoak itu berjatuhan ketanah dan seperti kebakar mengeluarkan asap,ada juga yang jatuh membeku terkena serangan angin dingin dari kedua telapak tangannya.


Super ratman berputar seperti putaran kipas angin begitu cepat hingga para makhluk aneh itu berjatuhan yang menempel dari seluruh tubuhnya.


Hanya setengah jam berlalu para kecoak yang menyerang dan juga menempel pada tubuh super ratman satu persatu hampir hilang pergi jaya berjatuhan mati membeku bahkan. ada juga yang ati terbakar.


Usai makhluk aneh yang mirip kecoak itu habis dan kalah mati berjatuhan membeku terkena pukulan angin dingin yang keluar dari dalam telapak tangannya super ratman.


"Aku rasa sudah tidak ada lagi kecoak aneh muncul disini." Super ratman berjalan melanjutkan perjalannya menuju keluar dari hutan belantara mencari jalan keluar.


"Jangan bangga dulu mampu melawan para kecoak itu ! super ratman !!" Muncul suara keras aneh dari balik pohon besar di ujung jalan setapak di hutan.


"Keluar kau !! untuk apa sembunyi disitu !! "Super ratman balas membentak suara yang muncul di ujung jalan di dalam hutan itu.


"Tak ada gunanya kamu sembunyi disitu aku pasti akan mengetahui keberadaan mu saat ini ! COROMAN !!"Super ratman melesat menuju sumber suara yang terdengar di ujung jalan hutan itu.


Dengan melesat seperti terbang super ratman mendekati sumber suara sembari melancarkan pukulan angin dingin kearah sumber suara itu.


Hanya sekali pukulan angin dingin yang dilancarkan oleh kedua telapak tangan super ratman makhluk yang sembunyi itu jatuh melayang diudara dan hampir membentur tanah basah namun dapat mengembalikan posisi keseimbangan tubuhnya.


Makhluk yang bersuara itu melompat ketanah berdiri di hadapan super ratman,dia adalah coroman.


"Hem,ternyata kamu lagi belum kapok ya ?! " Super ratman berdiri berhadapan coroman yang berjarak lima belas langkah dari hadapannya.


"Dulu kamu masih bisa menghadapi diriku,namun kali ini jangan harap kamu bisa lolos dari serangan ku ini ." Coroman melompat langsung melakukan penyerangan terhadap super ratman tanpa banyak bicara lagi.


Coroman melesat terbang kearah super ratman,menerjang super ratman yang berdiri menghadapi dirinya.


Pukulan dan cakaran coroman begitu cepat dan kuat yang menerjang super ratman,namun super ratman begitu tenang melawan coroman.


Super ratman berhasil menangkis serangan coroman dan bahkan menangkap tangan kanannya coroman,kemudian mematahkan cakar - cakar yang tajam bagai pisau yang ada di jari - jari tangan coroman.


Namun sebelum sempat menghabisi cakar tangan kanannya coroman,coroman berhasil melepaskan genggaman yang kuat dari tangan super ratman yang akan menghabisi seluruh cakar tajam coroman.


Coroman melompat mundur dan langsung balik menyerang super ratman lagi dengan sambaran cakar tajam dari kedua tangannya yang masih tersisa di tangan kirinya coroman.


"Rasakan cakaran maut terakhirku ini !! super ratman ! " Coroman mencakar wajahnya coroman namun sempat dihindari oleh super ratman hingga malah mengenai dadanya super ratman,tergores cakaran coroman dadanya super ratman berdarah bekas cakaran coroman.


Super ratman sempat mundur terhuyung usai terkena sambaran cakar maut coroman.


Reaksi racun hasil cakaran coroman membuat tubuh super ratman mengalami perubahan tenaga juga membuat keseimbangan tubuhnya mulai goyah.


Super ratman mundur beberapa langkah untuk menghindari serangan berikutnya dari coroman.


Saat super ratman mundur coroman mengambil kesempatan untuk melancarkan pukulan cakar mautnya terhadap super ratman untuk membuat super ratman tak berdaya.


"Sudah waktunya kamu super ratman !! untuk menyerah dan takluk atas kekuatan aku ini !" Coroman melesat kearah super ratman yang sedang melawan rasa sakit akibat cakaran maut yang mengandung racun telah mengenai tubuhnya khususnya pada dada super ratman.


"Jangan harap kamu bisa melancarkan pukulan cakar maut mu pada diriku ini ! " Super ratman mundur sekaligus menghindari serangan yang akan mengenai tubuhnya itu.


"