SUPER RATMAN

SUPER RATMAN
SARTI KEMBANG WANGI BERUBAH



Sarti kembang wangi melihat kakaknya dan super ratman ditangkap para pemburu liar yang pergi menjauh meninggalkan hutan terlarang.


"Kakakku dan super ratman ditangkap oleh mereka ! aku harus bisa membebaskan mereka semua !" Sarti kembang wangi melesat menuju ke arah mereka menukik menyambar satu persatu para pemburu liar itu.


Sambaran yang begitu cepat menyerang para pemburu liar membuat mereka para pemburu liar berhamburan dan berjatuhan dengan cakaran yang tajam pada kedua tangannya sarti kembang wangi.


Pemimpin.pemburu luar itu melihat anak buahnya berjatuhan tak berdaya berlumuran darah pada tubuh mereka terkena sambaran cakar maut dari sarti kembang wangi,mereka berjatuhan di jalan tanah yang lunak.


"Kurang ajar ada lagi makhluk aneh itu ! aku harus lumpuhkan dia sebelum banyak korban berjatuhan dari anak buahnya di serang makhluk aneh itu,dengan sambaran cakarnya." Gorogondo berhenti berjalan mengambil senjata yang berisi peluru bius di dalam tas.


Namun sebelum pemimpin pemburu liar atau gorogondo mengambil senjata yang berada didalam tasnya,makhluk aneh itu atau sarti kembang wangi segera melesat turun menukik kebawah menyerang gorogondo yang belum siap menembakkan pada sarti kembang wangi.


Sarti kembang wangi itu menyambar gorogondo yang belum sempat mengambil senjata bius sudah kena serangan dari sarti kembang wangi dan naik terbang tinggi menghilang di balik awan.


Sesaat kemudian sarti kembang wangi melihat gorogondo terjatuh di tanah usai disambar dengan cakaran maut sarti kembang wangi,kini dia kembali kebawah menukik kearah gorogondo yang masih terkapar di tanah berlumuran darah sembari merangkak menuju tas yang terdapat senjata pelumpuh tubuh.


"Oh..dia muncul lagi dan akan menyerangku lagi ! aku harus segera dapat mengambil senjata di dalam tas itu sebelum makhluk aneh menyerangku lagi." Gorogondo merangkak lebih cepat karena kaki kirinya terluka terkena cakaran maut dari sarti kembang wangi.


"Dia mau ambil senjata di dalam tas itu ! aku akan lebih dulu menyerang menyambar dirinya,sebelum dia berhasil ambil senjata dalam tasnya." Sarti kembang wangi segera melesat cepat menukik kebawah menuju gorogondo.


Tapi sebelum sarti kembang wangi menukik turun dan menuju gorogondo ada batu melesat mengenai dirinya hingga sarti kembang wangi kaget dan terjatuh sebelum menyerang gorogondo.


Batu itu tepat mengenai wajahnya sarti kembang wangi,hingga sarti kembang wangi terjatuh dan memerah kedua matanya.Amarah sarti kembang wangi menyemburkan seperti api keluar dari mulutnya sarti kembang wangi.


Sarti kembang wangi menoleh kearah orang telah melempar dirinya baru langsung melesat terbang menuju orang yang telah melempar dirinya baru hingga terjatuh dan tak jadi menyerang gorogondo.


"Uh ! dia orang salah satu anak buahnya para pemburu liar itu ! kau akan tahu akibatnya telah menyerangku !" Sarti kembang wangi melesat balik menyerang orang yang telah melempar dirinya baru yang kena wajahnya.


"Ah,ini kesempatanku saat makhluk aneh itu terbang menuju anak buahku yang telah melempar dia batu,aku akan tembang makhluk aneh itu."Gorogondo dengan cepat mengambil senjata dalam tas.


Seketika Gorogondo membidik makhluk aneh dengan tembakan bius saat makhluk aneh itu melesat menyerang anak buahnya yang telah melempar makhluk aneh itu dengan batu.


"Dor !!!!"Suara tembakan bius yang telah dilepaskan oleh gorogondo kearah makhluk aneh itu namun tembakan nya meleset tidak mengenai sasarannya.


Makhluk aneh itu mengangkat anak buahnya gorogondo dan menjadi tameng tembakan gorogondo.


Karena anak buahnya gorogondo jadi tameng sarti kembang wangi sehingga tembakan gorogondo mengenai anak buahnya bertubi - tubi hingga lemas tak sadarkan diri terkena tembakan bius oleh gorogondo.


Usai anak buahnya terkena tembakan yang jadi tameng kini sarti kembang wangi melesat terbang tinggi menghilang diatas awan.


"Dia terbang menghilang ! tak terlihat sembunyi di balik awan." Gorogondo mencari perginya makhluk aneh. yang telah terbang tinggi menembus awan gelap setelah melempar anak buahnya yang dijadikan tameng untuk melindungi dirinya dari tembakan dari gorogondo itu


Gorogondo berhati-hati menunggu munculnya makhluk aneh yang akan muncul dari balik awan gelap.


Beberapa waktu berlalu mereka para pemburu liar dan pemimpinya tidak melihat kemunculan makhluk aneh itu keluar dari balik awan gelap.


"Sepertinya makhluk aneh itu tidak muncul keluar dari balik awan gelap ." Gorogondo pemimpin para pemburu liar segera pergi menjauh dari tempat itu membawa sorto karang wono dan super ratman yang di kurung pakai kandang besi dan diangkut naik truk tertutup.


"Ayo kita pergi dari sini ! makhluk aneh itu sudah tidak muncul keluar dari balik awan gelap itu." Gorogondo naik kendaraan diikuti anak buahnya pergi tinggalkan tempat itu.


Mereka para pemburu liar pergi menjauh tanpa di ketahui mereka bahwa sarti kembang wangi atau makhluk aneh itu terbang mengintai dari atas awan mengikuti mereka pergi menjauh dari tempat itu.


Beberapa waktu berlalu,mereka para pemburu liar telah sampai pada suatu tempat markas di lereng gunung hijau.


Makhluk aneh yang ditangkap itu dibawa masuk ke suatu ruangan khusus untuk diteliti oleh mereka.


"Lekas di beri suntikan bius lagi agar makhluk aneh itu tidak sadar sebelum kita jadikan kelinci percobaan pada rencana kita sebelumnya." Gorogondo atau pemimpin pemburu liar itu memerintahkan anak buahnya untuk menambah dosis obat bius sebelum sadar.


Anak buahnya segera membawa makhluk aneh yang bertubuh seperti manusia namun mempunyai sayap besar seperti sayap burung elang.


Anak buahnya mengeluarkan makhluk aneh itu dari kurungan dan di letakkan pada sebuah kursi roda lalu diikat kedua tangannya dan kedua kakinya agar tidak bisa melarikan diri ketika dirinya sadarkan diri.


Namun tanpa diduga kedua matanya makhluk aneh itu terbuka lebar,makhluk aneh itu telah sadar dari tembakan bius,sudah waktunya sadar dan tangan kanannya yang belum sempat diikat di kursi roda itu langsung mencekik anak buah pemburu liar.


Hingga anak buah itu tak bisa bernafas dengan lancar karena dicekik dengan kuat oleh makhluk aneh itu.


Meskipun mencoba untuk melepaskan cengkeraman tangan kanannya tak bisa dilakukan oleh anak buahnya dan sesaat kemudian anak buahnya pemburu liar lemas kekurangan oksigen tak bisa bernafas dicekik kuat.


Anak buahnya pemburu liar jatuh lemas didepan makhluk aneh itu.


Dengan cepat makhluk aneh itu melepaskan ikatan pada kakinya dan melompat terbang namun anak buahnya yang lain menyerang dengan tembakan tepat mengenai kakinya dan terjatuh ketanah sebelum sempat makhluk aneh itu terbang.


Anak buahnya yang lainnya juga ikut menembaki makhluk aneh itu dengan tembakan mematikan bukan tembakan bius.


"Oh..! jangan di tembak seperti itu ! dia bisa mati !" Gorogondo melihat anak buahnya memberondong dengan tembakan yang membabi buta hingga makhluk aneh atau sorto karang wono mati penuh tembakan di sekujur tubuhnya,jatuh di tanah.


Dari jauh sarti kembang wangi melihat kakaknya mati terkapar di hujani tembakan oleh para pemburu liar,sarti kembang wangi langsung melesat menuju ke tempat mereka.


"Oh,kakakku telah kalian habisi !! kini saatnya kalian harus aku habisi dengan kekuatanku ini !" Sarti kembang wangi terbang melesat dengan sembari tak bisa menahan amarah dan juga sedih melihat kakaknya mati ditembaki para pemburu liar dengan sadis.


Sarti kembang wangi merubah wujudnya menjadi raksasa monster bersayap,kedua matanya memerah,giginya muncul seperti taring vampir yang menetes air liur bercampur darah segar,kulitnya seperti bersisik seperti sisik kulit ular.


Sarti berubah wujud ketika emosi amarahnya tak terbendung,wujud yang mengerikan perubahan tubuh menjadi lebih besar seperti raksasa monster bersayap juga bertaring seperti vampir.


Monster makhluk aneh yang bernama sarti kembang wangi itu melesat,meluncur deras kebawah menuju para pemburu liar yang telah membunuh kakaknya itu.