SUPER RATMAN

SUPER RATMAN
PARA PEMBURU LIAR



Para pemburu liar itu berjumlah sebelas orang,salah satu dari mereka adalah pemimpin mereka yang bernama gorogondo.


Mereka membuat dan membangun markas di tepi hutan terlarang,mereka sering membuat kerusakan hutan juga memburu hewan yang langkah dan di jual belikan di pasar gelap para sindikat penjualan hewan langka yang ada di hutan tersebut.


Mereka mempunyai peralatan yang cukup lengkap dengan berbagai macam bentuknya.


Malam itu di tepi hutan terlarang.


Angin berhembus dengan kencang udara dingin merambat di sekitar tepi hutan.


Sementara di dalam hutan terlarang diatas pohon besar juga tinggi.


Tinggi pohon sekitar dua puluh lima meter lebih dan terdapat bangunan rumah terbuat dari bambu juga kayu tanpa paku.


Rumah diatas pohon itu terdapat dua makhluk aneh dan super ratman.


"Bagaimana kondisi kakakmu itu ? sudah sadar dari pingsan ?"Super ratman berdiri di pintu rumah diatas pohon besar,melihat sorto karang wono yang terbaring di samping adiknya yang sedang menunggunya.


"Dia masih belum sadar dari pingsan." Sarti kembang wangi menjawab pertanyaan super ratman menoleh kearah super ratman yang berdiri di depan pintu rumah diatas pohon.


"Paling besuk pagi sudah sadar dari pingsan." Super ratman melompat melayang meninggalkan tempat rumah pohon besar itu.


Super ratman melayang terbang keluar dari hutan terlarang menuju pegunungan hijau terhampar di depan pegunungan hijau.


Super ratman melompat di atas pohon dan duduk diantara tangkai pohon besar yang cukup kuat.


Super ratman duduk diatas pohon menatap langit mulai berubah warna menjadi dari biru gelap menjadi biru muda bercampur oranye dan putih.


Burung berterbangan keluar dari hutan terlarang itu.


Angin dingin mengalir,ayam jago berkokok tanda pagi hadir menyapa suasana itu.


Super ratman masih bertengger di tangkai pohon besar itu di tepi hutan terlarang.


"Ah,sudah pagi..tapi ada yang mulai aneh di dalam hutan itu." Super ratman melihat ke arah hutan terlarang itu.


Tiba-tiba terdengar dentuman senjata dan bahkan tembakan berkali-kali di dalam hutan,bersamaan dengan itu burung -burung dalam hutan berterbangan keluar dari dalam hutan keluar dari atas pohon - pohon hutan terlarang.


"Nampaknya mereka. sudah beraksi dengan berbagai cara mereka lakukan di dalam hutan itu."Super ratman melompat melayang dan melesat kedalam hutan.


Super ratman masuk kedalam hutan melompati berbagai jenis pohon yang ada di dalam hutan,kedatangannya disambut dengan tembakan membius dan bahkan mematikan.


"Gila !! aku seperti burung buruan mereka yang berterbangan diudara hutan ini !" Super ratman segera menghindari tembakan para pemburu juga penangkap hewan dalam hutan yang dilindungi.


Mereka juga sudah berhasil menangkap hewan dalam hutan berbagai jenis yang langka dan dilindungi.


"Dimana sorto karang wono dan sarti kembang wangi pergi ?" Super ratman melompat melesat kearah rumah diatas pohon tempat tinggal mereka berada.


"Hei,lihat ada manusia terbang dari satu pohon ke pohon lain diatas sana !" Gorogondo pemimpin para pemburu di hutan terlarang itu.


Mereka terus menembaki super ratman namun tak satupun yang mampu mengenai sasaran pada super ratman semua tembakan meleset.


"Begitu banyak penembak tak mampu menembak satu orang itu !" Gorogondo langsung mengambil senjata yang berbeda,senjata dengan peluru berupa jarum suntik yang berisi obat bius yang berwarna putih kebiruan.


Gorogondo langsung mengintai dengan seksama sasaran pada tubuh super ratman,sasaran bidikannya di arahkan pada atas sisi kanan dadanya.


Sesaat kemudian gorogondo langsung membidikkan pelurunya yang berupa suntikan bius melesat begitu cepat dilepaskan oleh gorogondo.


Saat super ratman tak siap menghindari dan waktu berhenti bertengger diatas tangkai pohon.


"Ooo....! " Suara keras terdengar keluar dari mulutnya super ratman karena tembakan jarum bius tepat mengenai dada sebelah kanannya.


Super ratman hampir jatuh ketanah namun sebelum melayang jatuh ketanah ada makhluk aneh seperti manusia bersayap burung besar menyambar super ratman hingga tak jatuh ketanah dan di bawa terbang pergi dari tempat itu.


"Hei !! ada makhluk aneh telah menyambar orang itu dan bawa pergi !" Gorogondo melihat super ratman di selamatkan oleh makhluk aneh seperti manusia yang bersayap mampu terbang bagai burung raksasa.


"Tembak mereka !! jangan sampai lolos !" Gorogondo memerintahkan anak buahnya menembaki mereka yang berterbangan di udara dalam hutan terlarang.


"Jangan sampai lolos !" Gorogondo ikut menembaki super ratman namun sudah terlanjur pergi terbang tinggalkan tempat itu.


Super ratman di bawa di sebuah bukit karang keluar dari hutan terlarang itu bersama sarti kembang wangi.


"Kenapa kamu masih menolong manusia itu !" Sorto karang wono yang sudah sembuh dari sakit terkena tembakan,menghalangi super ratman untuk masuk kedalam rumahnya itu.


"Kenapa kamu membencinya ? apa salahnya ?"Sarti kembang wangi menerjang sorto karang wono yang mencoba menghalanginya berjalan masuk ke rumahnya.


"Rumah kita yang ada diatas pohon di dalam hutan terlarang itu, telah di rusak dan dibakar oleh mereka,mereka membuka lahan untuk usaha mereka." Sorto karang wono masih tidak mau kedatangan super ratman yang menganggapnya sana dengan mereka yang telah merusak tempat tinggal mereka di dalam hutan terlarang.


"Mereka.memang sama dengan super ratman namun beda perbuatannya."Sarti kembang wangi membelanya super ratman atas tuduhan yang di lancarkan pada super ratman.


"Terserah ! biar kamu tahu akibatnya karena telah membela orang itu !" Sorto karang wono bergegas pergi terbang melintasi hutan terlarang.


Para gerombolan pemburu liar melihat sorto karang wono melintasi diatas hutan terlarang dan menembaki.


"Itu dia makhluk langka yang kita cari telah datang masuk kedalam hutan terlarang."Anak buah para pemburu liar menyiapkan alat untuk mendeteksi keberadaan makhluk langka dan aneh yang telah diberi atau di tanam GPS pelacak lokasi keberadaannya.


"Dia pergi kearah utara hutan terlarang ini." Gorogondo melihat alat pendeteksi memberikan petunjuk bahwa makhluk itu bergerak kearah utara hutan terlarang.


Mereka segera mengejar sorto karang wono yang merupakan makhluk aneh yang jadi incaran para pemburu liar dalam hutan itu.


"Sinyal itu terus terbang menuju pegunungan hijau dekat air terjun." Gorogondo pemimpin para pemburu liar terus berlari mengejarnya bersama para pemburu liar lainnya.


"Bahaya ! kita tak bisa terus mengejar makhluk aneh itu karena ada jurang di depan kita yang cukup dalam dan sinyalnya pergi ke depan ujung bukit itu." para pemburu berhenti tidak melanjutkan pengejaran terhadap makhluk aneh itu atau sorto karang wono yang telah terbang menyebrang melewati jurang yang dalam.


"Tak melihat ada jembatan yang mengarah ke bukit hijau itu ." Gorogondo berhenti di tepi jurang melihat sekeliling depan jurang itu.


"Kita harus mencari cara agar dapat menyeberang jurang ini agar sampai ke gunung hijau."Para pemburu liar masih mencari cara agar dapat sampai diujung sana,di gunung hijau.


"Apa kita turun jurang ? secara perlahan dan menaiki jurang di seberang jalan sana." Salah satu perburuan liar menyeletuk dengan yang lainnya.


Beberapa saat mereka masih berpikir mencari jalan keluar agar sampai diujung jurang sana.


Tidak lama kemudian ada para pemburu liar lainnya datang ketempat mereka ada di tepi jurang itu.


Mereka menemukan solusi untuk pergi ke ujung jurang,menyeberangi jurang yang dalam.


"Mungkin ini bisa jadi cara kita bisa melewati jurang ini." Para pemburu liar yang barusan datang mempersiapkan peralatan yang di bawanya.