SUPER RATMAN

SUPER RATMAN
SUPER RATMAN DIBURU



Mesin berbentuk aneh bergerak berjalan perlahan bagai hewan tarantula berbahan besi baja dengan delapan kaki berjalan melewati malam hari yang gelap jadi terang benderang karena sorotan lampu putih bersinar dari kedua matanya yang besar pada hewan besi raksasa.


Hewan besi baja ini berbentuk tarantula itu tingginya sekitar lima meter dengan panjang tubuhnya sekitar sepuluh meter.


Didalam hewan besi baja ringan itu terdapat orang yang mengendalikan gerakan langkah dan juga melakukan apapun yang diinginkan.


"Ada benda mesin raksasa yang berbentuk seperti hewan tarantula raksasa melewati tempat itu dan.. merusak apa yang dilewatinya."super ratman melihat dari atas pohon.


"Aku harus menghentikan mesin hewan tarantula raksasa itu...!" Super ratman melompat turun kebawah menuju mesin robot hewan tarantula raksasa itu.


Dengan pukulan tangan kanannya menghantam kedua tubuh kanan dan kiri mesin robot tarantula raksasa itu.


Namun tidak ada artinya pukulan super ratman itu terhadap mesin robot tarantula raksasa itu.


Mesin robot tarantula raksasa menangkap super ratman dengan kedua kakinya yang ada didepannya dengan jepitan seperti tangan raksasa berbentuk tang menangkap dan membanting super ratman hingga hancur berantakan terkena benturan tubuh super ratman.


Super ratman bangkit dan melompat tinggi keatas wajah mesin robot tarantula raksasa.


"Ini akan menghentikan langkah perjalananmu mesin tarantula raksasa!!" Super ratman menghantam kedua matanya robot tarantula raksasa itu.


Pukulan itu membuat pecah kedua matanya mesin robot tarantula raksasa itu meronta ronta seperti hewan yang terluka.


"Kini kamu tidak akan bisa melihat dengan jelas dan saatnya ku patahkan delapan kaki robot tarantula raksasa ini..!" Super ratman mencelat lompat diatasnya mesin robot tarantula raksasa itu.


Pukulan berkali-kali namun mesin robot tarantula raksasa itu tak mengalami kerusakan yang berarti.


"Benar-benar kuat mesin robot tarantula raksasa ini..!" Super ratman mencari bagian pintu masuk ke dalam robot raksasa tarantula.


"Dimana pintu itu..?? Dari mana mereka bisa mengendalikan mesin robot tarantula raksasa ini? " Super ratman berjalan diatas punggung mesin robot tarantula raksasa itu untuk mencari pintu masuk kedalam ruang pengendali mesin robot tarantula raksasa itu.


Sesaat kemudian tanpa diketahui super ratman, mesin robot tarantula raksasa itu dari belakang punggung mesin robot tarantula raksasa itu mengeluarkan semacam senjata api dan menembaki super ratman hingga super ratman kaget berguling guling diatasnya mesin robot tarantula raksasa itu.


"Gila!! Ada serangan mendadak!" Super ratman merunduk merangkak perlahan mendekati senjata yang telah menembaki dirinya.


"Ini senjata api yang keluar dari mesin robot tarantula raksasa!?" Super ratman menghancurkan salah satu senjata api itu dengan sekali tebas senjata api itu patah jadi dua.


Sedangkan senjata api yang lainnya mencoba menembaki super ratman namun super ratman lebih cepat memutar kearah senjata api itu dan menghancurkan dengan sekali tebas.


Tiba-tiba dari atas punggung mesin robot tarantula raksasa keluar lima orang berbaju hitam membawa senapan panjang dan langsung menembaki super ratman sehingga super ratman belum sempat menghindari tembakan yang dilancarkan oleh kelima orang berbaju hitam itu.


Super ratman terkena tembakan pada bagian lengannya dan terjatuh ke tanah.


"Aduhhh!! Aku tak mengira mereka muncul secara tiba-tiba dari dalam mesin robot tarantula raksasa itu."super ratman berlari menghindari serangan mereka berlima.


"Kejar terus sampai dia tertangkap!" Salah satu orang berpakaian serba hitam memberikan perintah kepada keempat lainnya.


"Mereka mengejar ku ! Aku harus lebih cepat menjauh dari mereka.." super ratman mempercepat larinya namun tenaga mulai berkurang karena luka tembakan pada lengan tangan kanannya yang masih mengeluarkan darah segar mengalir.


Hingga sampai di sebuah bangunan kosong, super ratman bersembunyi dibagian bangunan itu.


"Aduhhh... darah ini masih mengalir ! Harus ku hentikan agar tidak ada jejak darah yang menetes ditanah."super ratman segera membalut luka di lengan tangan kanannya dengan sobekan kain pada lengan bajunya untuk menghentikan pendarahan sementara.


Sesaat kemudian super ratman menghilang dari tempat itu berlari begitu cepat.


Kelima orang berbaju hitam itu sampai di tempat bangunan kosong yang tadi disinggahi super ratman.


"Ini bekas darah berhenti disini!! Tapi dimana dia tak ada .." orang berbaju hitam menelusuri setiap sudut bangunan kosong itu namun tidak bisa ditemukan super ratman.


"Gimana tak ada ?


.. padahal sudah ada tanda-tanda bekas jejak kakinya juga darah yang menetes disekitar sini berhentinya.." orang berbaju hitam mencari keberadaan super ratman..


"Mungkin sudah pergi jauh sebelum kita datang ke tempat ini.." orang itu mengajak yang lainnya meninggalkan tempat itu karena sudah tidak ada super ratman ada disitu.


SUPER RATMAN


Tiba-tiba terdengar suara dari atap bangunan kosong itu.


"Apa kalian mencari diriku?" Super ratman langsung turun kebawah menghantam kelima orang berbaju hitam itu dengan sekali cakaran jari-jari tangan super ratman.


Hingga kelima orang itu jatuh berguling guling ditanah kesakitan terkena sambaran cakar kedua tangannya super ratman dan juga tidak sempat atau tak ada waktu untuk menembakan pelurunya kepada super ratman.


"Gimana?? Apa kalian mau mencoba menangkap aku lagi ??" Super ratman langsung lompat tinggi keatas bangunan dan menghilang entah kemana.


Meskipun ada yang masih kuat memegang senjata api untuk menembak super ratman namun sudah tak ada artinya karena super ratman sudah pergi menghilang.


"Aduhhh..! Tubuhku terasa panas dan sakit terkena cakaran super ratman,tadi begitu cepat gerakannya menyerang kita berlima.


"Aku kena leher, disambar oleh super ratman tadi.. bagaimana dengan kalian semua?"orang berbaju hitam itu pergi keluar bangunan bersama dengan yang lainnya dalam keadaan terluka terkena cakaran super ratman.


Kelima orang berbaju hitam itu terluka dan berbagai luka yang dialami kelima orang itu berbeda beda,ada yang terluka pada lehernya,ada yang terluka pada dadanya,ada yang terluka pada punggungnya dan kedua lainnya luka pada kedua tangannya juga kedua kakinya berlumuran darah mengalir begitu deras.


Mereka berlima kembali masuk kedalam mesin robot tarantula raksasa yang sebagian sudah mengalami kerusakan.


Sementara itu super ratman melompat ke atas pohon besar dan berlari diatas rumah dan bangunan di kota modern.


Tiba-tiba super ratman terhenti karena kaki kanannya tak bisa melompat ataupun berlari karena ada tembakan sinar biru mengenai kaki kanannya.


"oooohh!!" kaki kananku terluka kena tembakan! ada apa ini?"super ratman melesat kearah pepohonan yang rindang untuk menghindari tembakan sinar biru dari seseorang yang tidak diketahui posisinya.


"Aku harus cari dimana orang yang telah menembak kaki kananku." super ratman mencari sumber sinar biru.


"