Sorry Sir

Sorry Sir
BAB 9



"maaf pak . apakah diskusi nya sudah selesai " tanya Vita


Hari sudah sore. gadis itu mulai resah. namun tidak ada tanda-tanda ia di ijinkan pulang. rasa nya sudah gerah sekali.


Pria di depannya sejenak mengalihkan pandangan nya dari laptop. tersadar bahwa ia masih memiliki tamu.


"Oh. eh maksud saya diskusi sudah selesai. kamu udah mau pulang "


ya iya lah mau pulang. masa nginep yang ada di grebek sama warga nanti di sangka kumpul kebo.


Vita me ngangguk kepala.


Pa mik membereskan kertas kertas yang berserakan di meja menutup laptopnya dan berlalu begitu saja ke kamar nya.


Vita terheran. menghadapi sikap dosmud kiler itu. kan dia mau pamit kenapa malah di tinggal.


namun itu belum seberapa


keheranan semakin meningkat melihat dosmud keluar sambil memakai jaket dan helm. aku tak tinggal diam aku mengikuti nya.


"bapak mau pergi ya? atau mau kencan " tanya Vita udah tk sabar dengan penasaran nya. karena hari ini hari Sabtu


"memang nya kenapa " sama sekali tak menjawab pertanyaan Vita


"Sekarang kan malam Minggu siapa tau bapak mau ngapel gebetan "


Vita mendengus kesal saat pertanyaan nya di abaikan. namun iya makin merasa aneh saat pk mik keluar dari garasi mengeluarkan motor KLXnya.


" buruan naik " perintah nya


"hah " Vita cengo di tempat nya


Seriusan ini pak Miko mendapatkan predikat killer.


"hah_ heh Mulu kamu buruan naik. "


" tapi saya udah chat ke ka Rev . dia bentar lagi otw"


tolak nya. rasa nya gak enak menerima tawaran beliau apalagi menolak nya takut dapet nilai jelek.


"baru mau otw kan. bilang aja tidak jadi "


"Tapi pak "


" tidak ada tapi tapian. kamu mau nunggu lama di sini sendiri an "


" kan ada bapak "


"saya mau pergi.buruan saya gak punya banyak waktu. "


Dengan berat hati saya menerima tawaran si BPK.


"saya gk pake helm pak "


"gak usah " ucap nya sambil menjalankan motor nya.


Ngajarin yang gak bener nie. wajib hukumnya menggunakan helm saat mengendarai roda dua.


" kok kesini pak. katanya mau nganterin.saya pulang"


bukan nya nganterin saya pulang malah di ajak mampir ke tempat begini. dasar si bpk.


" mampir bentar "


Untung anak kos. kalo anak rumahan bisa di sidang sama mama papa. mending di sidang kalo di kunciin? atau kalo di nikahin bisa berabe aku.


"bawain " ucap nya saat Vita tak langsung mengambil kresek yang di sodorkan.


kirain mau dikasih. buat Vita. udah kegeeran aja dia. ternyata cuma di suruh bawa kan malu dia


tak lama sampai lah dia di sebuah kos berlantai dua. dengan Vita petunjuk arah nya.


" terima kasih pak ?" ucap Vita setelah turun dari motor tinggi tersebut.


tak lupa ia kembali kan jajanan.yang di beli tadi namun cuma satu yang di terima


" buat kamu satu "


" ehh "


" hufs. kalo kamu gak mau kasih ketemen kamu yang lain "


" tapi pak "


" tinggal terima saya ikhlas "


takut menyinggung pemberian nya. Vita menerima pemberian nya dan tak lupa mengucapkan terima kasih.


" saya pamit " gumam nya


" apa pak "


" saya pamit udah mau petang "


" gak mampir dulu pak " tanya Vita spontan ia terbiasa bas basi begitu. jadi terbawa sampai sekarang.


Baru lah Vita tersadar dari kesalahan nya.


dengan cengiran bodoh nya " maaf pak saya terlalu grogi "


tak lama dosmud pergi dengan motor gede nya itu.




keesokan hari nya kosan Vita di hebohkan dengan kedatangan paket rantang makan siang. melihat kedatangan Vita semua menatap dan memberondong pertanyaan pada Vita. ia berhasil di buat pusing dengan kelakuan mereka.



" Vita ada kiriman paket makan siang atas nama kamu. dari siapa "



\_" kamu udah punya cowok ya "



" dek maaf ya tadi keburu kepo sama isi nya jadi di intip dikit. kaya nya makanan nya enak deh "



" enak banget kamu dapat makan siang gratis enak banget terus menu nya mewah lagi "



tanpa menjawab pertanyaan mereka Vita membawa rantang nya ke dalam kamar kost nya. kamar kos istimewa bisa dipake tidur . di pake nonton. di paket nugas di paket makan asal jangan di Palembang nyuci dan mandi.



di buka rantang tersebut berisi lauk pauk dari tahu tempe bacem.mie goreng . tumis buncis. dan tak lupa beberapa potong ayam goreng tepung.



perut nya meronta minta di isi di ambil beberapa buat dirinya terus sisa nya di bawa ke dapur buat yang lain nya.



saat menikmati makan siang yang enak itu. muncullah panggilan telpon dari nomor asing. takut telpon penting gadis itu langsung mengangkat sambil membersihkan sisa makanan di sela sela gigi nya jorok. biarlah.



" hallo "



"........."



" iya Dengan saya sendiri siapa ya "



Vita mengerutkan alisnya sambil mengingat suara orang di sebrang telpon.



" oh jadi ibu yang kirim makan siang ke kos Vita "



"........."



"iya Vita suka banget masakan ibu enak parah. makasih atas makan siang nya Bu "



"........"



sambungan TELEPON berakhir.



rasa penasaran terjawab sudah. pengirim paket makanan siang adalah tak lain ibunda ratu. ibu nya pak Miko.



rasanya Sulit sekali ia percaya. ibu pk mik ada angin apa ngirim makanan pada stranger kaya vita



bener kata teman nya tadi. ia baru saja berbuat kebaikan apa sih