
Seorang pria dewasa menatap gadis di depan nya dengan mata elangnya. jarak mereka cukup dekat. hanya batasan meja diantara kedua nya.
Ia menopang dagu dengan kedua tangan nya. mengamati pergerakan gadis itu.
"m-maaf pak " cicit gadis itu pelan
"Kenapa minta maaf ? emang nya kamu punya kesalahan apa sama saya "
Gedis itu semakin gelisah di kursi nya. ia merutuki keberanian nya. yang menguap entah kemana saat berhadapan dengan pria di depannya nya.
Harus nya gue udah nikmati mie lung di kantin . batin gadis itu yang menyesali keberadaan nya yang berakhir di ruang dosen
Jadi ceritanya tadi pagi ia terpilih menjadi koordinator kelas di mata kuliah kimia dasar. tentu saja bukan dirinya yang mencalonkan melainkan vot dari teman sekelas nya.
" Kalo kamu cuma mau diem aja lebih baik kembali ke kelas saya masih banyak pekerjaan lain. " ucap dosen yang melihat keterdiaman mahasiswa nya.
"S-saya Vita pak "
" Lalu "
Dosen itu menatap tak sabar pada mahasiswa itu. jari jemari nya yang tak bisa diem mengetuk meja kaca yang banyak modul dan kertas kertas kuit dadakan
"Kordinator kelas yang tadi "
Dosen itu mengangguk
" o. iya jadi ada apa "
Gadis itu tercengang
"Tadi bapak menyuruh kordinator kelas keruangan bapak. makanya saya nyusul bapak "
"Duh! saya lupa " seraya mengusap kedua tangan ke wajah tampan nya.
TAMPAN?
iya lah tentu dosen itu tampan. mapan dan juga masih muda wajar dia jadi dosen muda idola di kampus atau di universitas lain. namun sayang nya dia kiler
"Sebentar " dosen tersebut beranjak dari duduknya. m tinggalkan mahasiswa melongo di mejanya.
Asli ini dia aku di tinggal sendiri di ruangan dosen. seriously?
berbagai umpatan tak mampu ia bendung lagi. tapi masih di dalam hati.
"Kamu perbanyak artikel ini "
"Kok bahasa Inggris semua pak? gak ada gitu yang bahasa Indonesia? "
Dosen tersebut menatap tajam mahasiswa nya itu. tak percaya dengan pertanyaan terlontar dari mahasiswa nya.
"Kok kamu ngatur saya? dosen nya itu kamu atau saya "
"Maaf pak..."
"Atau mau saya tambah biar kamu makin pintar"
"eh gak usah pak. ini lebih dari cukup. terimakasih " ucap ya terburu-buru takut di tbah lagi artikel nya. bisa bisa ngebul otak nya
"Kamu bisa kembali ke kelas. jangan lupa di baca Minggu depan saya akan Adain kuis dari artikel ini "
"Baik pak permisi "
"Tunggu "
mahasiswa itu urung bangkit dari duduknya. menunggu kalimat dosen selanjutnya.
"Artikel nya harus beneran di baca ya. jangan di bawa jam pelajaran saja. apalagi di buat bantal tidur "
^^^aseeemm!!! masih aja di bahas lagi? itu kejadian Minggu Minggu lalu masih aja di ingetin pak? ^^^
"Baik pak permisi.... "
Mari kita lanjutkan umpatan umpatan tambah di luar ruangan dosen .
kaya yang di paparkan sebelum nya. Vita korban nyinyiran beliau di Minggu kedua perkuliahan mata kuliah beliau. Vita malah ketiduran beralaskan artikel Minggu lalu.
langsung dapat siraman rohani dari awal sampai akhir pelajaran.
" gimana vi " temen temen langsung nyerbu saat Vita keluar dari ruangan dosen itu.
" dapet apa lagi di dalem " temennya
" nih hadiah untuk kalian " Vita langsung ngasih artikel full English kehadapan teman nya.
Kerumunan langsung kepo pada lembarannya.
"Njiiir " teriak temen"