Solo Leveling In The Tower

Solo Leveling In The Tower
Masa Lalu Ratu Vampir Alice



Vampire Alice sejak dia kecil dia selalu di kurung oleh keluarganya sendiri karena dirinya terus menerus menjadi kuat dan di ras Vampir dia di kucilkan karena kekuatannya dia kurung karena dapat menimbulkan masalah besar jika dia di bebaskan.


Saat Kecil Alice terkadang berkhayal saat berada di dalam kurungan berkhayal untuk bebas keluar bermain dengan Vampir lainnya.


Tetapi Suatu ketika di saat Alice masih di dalam kurungan seluruh keluarganya di bantai habis-habisan oleh vampir misterius yang sangat kuat yang bernama Diego Lubert dia membantai habis seluruh keluarga Vampire Alice bersama dengan anggotanya, di saat yang sama Diego menghampiri Alice yang kecil sedang menangis di dalam kurungan tersebut.


"Tuk..tuk" suara langkah.


"Siapa di sana?!" Tanya Alice saat kecil.


"Aku adalah Diego Lubert, Jangan khawatir aku di sini untuk menyelamatkanmu dari kurungan dan membuatmu bebas" Jawab Diego.


"Bebas?! Kenapa kau bisa sampai di sini kemana perginya penjaga dan seluruh keluargaku?" Tanya Alice saat kecil.


"Tenang saja penganggu dan orang-orang yang mengurungmu telah tiada, kau bisa tenang sekarang" Jawab Diego sangat lembut.


"Tiada maksudmu, kau apakan mereka? Apakah kau bunuh mereka semuanya?" Tanya Alice lagi saat kecil.


"Kau tidak usah berpikiran yang kejam seperti itu, sekarang ikutlah denganku, kau akan bebas jika mengikuti langkahku" Kata Diego sambil membuka kurungan yang tersegel itu.


"Kau memiliki kekuatan yang sungguh besar kenapa kau di kurung seperti ini dan jika kau mengikutiku kau akan bebas apakah kau tidak mau membuat dunia yang kau impikan itu?" Tanya Diego tersebut.


"Dunia impian? Bebas?" Dalam hati Alice saat masih kecil.


Lalu Alice pun mengikuti Diego untuk keluar dari kurungan yang tersegel itu karena di pikirannya keinginan bebas adalah segalanya.


Saat Alice berjalan menuju luar dia di kagetkan seluruh keluarganya di bantai habis-habisan oleh anggota Diego Lubert, waktu itu Alice hanya bisa melihat dengan perasaan kasihan karena orang-orang yang dekat dengannya dibunuh didepan matanya.


Beberapa tahun kemudian Alice yang selalu di beri misi untuk menbunuh dan menghancurkan segala sesuatu. Kehidupannya yang bebas ternyata tidak seperti apa yang dia bayangkan.


Dia diperlakukan seperti budak yang selalu di pakai untuk menyelesaikan urusan yang di miliki oleh Diego. Saat dia gagal melakukan misi yang di perintahkan oleh Diego dia selalu di siksa dengan sangat kejam dan sangat tidak normal saat Alice gagal melakukan misi dia tidak akan diberi makan atau pun darah untuk minum.


Ketika selesai dengan siksaannya yang bertahun" dia langsung di beri misi kembali tetapi dengan tubuh yang sangat lemah yang berakhir misi tersebur berakhir gagal kali ini Alice tidak di siksa melainkan penjara seumur hidup karena telah berani melawan Diego di depan mata para Vampire anggotanya.


Alice dan para pasukan serta pelayan setianya di penjara dengan segel yang sangat sulit untuk di lepaskan hanga Diego yang bisa nelepaskan segel tersebut.


Kebebasan hanyalan mimpi kembali bagi Alice dan tidak mau mempercayai siapapun dia hanya memikirkan cara balas dendam dengan Diego dan Pasukannya.


"Kebebasan? Apa kau serius dengan itu aku akan bebas?!" Tanya Alice ke Yukio.


"Ya, aku pria sejati mana mungkin aku akan ingkar janji" Jawab Yukio dengan sangat menyakinkan.


"Ku beri syarat jika kau itu tidak berbohong kepadaku, bunuh wanita dibelakangmu itu lalu aku akan menerima penawaranmu untuk kebebasan" Ucap Alice.


"Apa?! Yukio apa kau benar-benar aka-" Ucap Iris Cannary sesaat setelah Yukio menusuk perut Iris Cannary.


"Kau..apa yang kau lakukan padaku?" tanya Iris Cannary sambil memutahkan darah dari mulutnya.


"Hoo" Kata Alice.


Kemudian tidak lama setelah itu Yukio menarik belatinya dari perut Iris Cannary lalu Iris pun mati.


"Aku kagum kepadamu kau bahkan menusuk rekanmu sendiri!" Kata Alice.


"Ya memang begitu rekan tidak selamanya teman, jadi apa kau sudah yakin dengan penawaranku kau akan masuk ke dalan cincin ini kan demi kebebasan yang kau inginkan" Kata Yukio.


"Baiklah, aku akan menurutimu manusia jika kau melakukan hal yang aneh-aneh denganku kau akan mati di tangan pelayan setiaku"


"Lestat, kau harus membunuh dia dan semuanya jika dia melakukan hal yang berbahaya kepadaku mengerti!" Ucap Alice telepati dengan lestat.


"Baiklah Ratuku!" Ucap Lestat kepada Alice telepati.


Kemudian Alice pun masuk ke dalan Cincin yang di miliki oleh Yukio.


"Hei kenapa disini sempit dan kenapa aku tidak bisa keluar dari sini, manusia apa kau berencana menyegelku di cincin ini jawab aku!" Tanya Alice.


"hahaha..kau di sana saja dulu!" Jawab Yukio.


Tiba-tiba di belakang Yukio, Iria Cannary yang awalnya mati di bunuh oleh Yukio berdiri dan hidup kembali setelah 15 menit.


Semua Vampir dan pelayan setia Alice kaget dengan apa yang terjadi saat itu.


"A-apa? Kenapa dia bisa hidup lagi, apakah semua ini kau rencakan dasar manusia rendahan kau akan mati di tanganku karena telah menyegel Ratu di Cincin itu! Rasakan ini!" Ucap lestat sangat marah.


"Kau sudah nengetahuinya ya? Jika aku bisa hidup lagi" Tanya Iris Cannary.


"Bisa di bilang begitu" Jawab Yukio.


"Sekarang bukan waktunya menanyakan itu kah?!" Ucap Iris Cannary.


"Tunggu Iris, kau baru pulih dari kematianmu kau beristirahat saja di situ aku yang akan membereskan semuanya sendirian" Ucap Yukio.


"Tapi apa kau-" Iris Cannary khawatir jika Yukio kalah.


"Tenang saja dan tonton karena aku tidak terkalahkan" Kata Yukio.


Beberapa saat kemudian semua Vampir telah terbunuh oleh Yukio hanya dalam sesaat saja.


[Selamat Anda Telah menyelesaikan Lantai Pertama]


[Anda Naik Level]


[Anda Naik Level]


[Anda Naik Level]


[Anda Naik Level]


[Selamat Anda berhasil membuka ruang harta dari ratu Vampir Alice]


"Apa-apaan kau ini sungguh benar-benar kuat, hanya beberapa saat saja para vampir itu mati, seakan tidak ada apa-apanya di hadapanmu!" Ucap Iris Cannary.


"Sudah ku bilang padamu aku ini tidak terkalahkan!" Jawab Yukio.


"Ahh..erk.. Apa yang terjadi?" tanya salah satu pasukan.


"Dimana ini?" Ucap Reina.


"Kalian sudah bangun? Syukurlah kalian tidak apa-apa, tenang saja Lantai pertama telah di selesaikan" Ucap Iris Cannary.


Sebelum itu..


"Iris jika mereka bangun nanti, kau bilang saja jika lantai pertama telah kau selesaikan dan bilang saja kau telah membunuh bos lantai pertama, ini adalah permintaanku!" Kata Yukio.


"Tapi kenapa? Kenapa kau menyembunyikannya dari yang lain?" Tanya Iris Cannary.


"Tidak ada alasan khusus jadi bilang saja apa yang aku suruh! Mengerti Iris!" Kata Yukio.


"Baiklah.. Baiklah mengerti Tuan Yukio jangan bunuh aku" Ucap Iris Cannary menghormati Yukio.


Yukio pun mengambil beberapa Item yang berada di ruang harta serta Iris di beri agar memilih item apa yang dia inginkan di ruang harta.


Karena kata Yukio ruang harta akan tertutup dengan Sendiriny jika tidak cepat kau mengambil sesuatu lalu Iris Cannary pun tidak mengambil apapun karena dia tahu dia tidak berhak mengambil apapun dari ruang itu yang berhak hanya Yukio yang sebenarnya telah menyelesaikan Lantai pertama.


Yukio pun menuruti apa yang Iris Cannary putuskan.


"Oh ya aku akan langsung pergi setelah mengambil salah satu item di ruang harta dan aku akan menitipkan kedua temanku yang bernama Erik dan Amamiya Airi di pasukanmu pastikan mereka keluar dengan selamat" Kata Yukio.


" Baiklah aku akan menjaga mereka serahkan padaku, tetapi kemana kau pergi?" Tanya Iris Cannary.


Lalu Yukio pergi begitu saja tanpa menjawab pertanyaan dari Iris Cannary. Lalu beberapa saat mereka semua pun terbangun dengan kebingungan apa yang sebenarnya sedang terjadi di saat mereka pingsan.


Bersambung...