SEUOL MATE

SEUOL MATE
BAB 7 : Keadaan Mama Yang Sudah Semakin Membaik



Aku terbangun karena mendengar suara piring diletakkan di meja makan, aku pun menghampiri meja makan tersebut dan melihat mama yang sudah duduk manis disana dan juga bibi yang sudah sibuk menyiapkan makanan aku merasa bingung dan bertanya kepada mama.


"Ma kok bibi udah nyiapin makan malam sih kan ini masih siang, bibi aneh deh "


"Kamu tuh yang aneh, orang udah malam juga masih dibilang siang "


"Apaa udah malam, cepat banget malamnya perasaan tadi waktu aku kekamar masih siang juga kenapa jadi tiba-tiba malam ada-ada aja bercandanya"


"Itu karena kamu tidurnya kelamaan, makanya kamu jadi nggak ingat waktu "


"Yaudah deh kalau gitu aku mau mandi dulu ya ma soalnya udah gerah banget dari tadi pagi aku belum mandi "


"Apa masa anak gadis mama lama banget mandinya, pasti udah bau banget ya "


"Iiiii mama aku tuh nggak bau tau "


"Iya iya yaudah sana mandi lalu makan "


"Iya ma "


Hanna pun pergi menuju kamar mandi setelah mandi Hanna langsung berganti pakaian lalu ke meja makan menghampiri mama yang belum makan.


"Mama kok belum makan sih "


"Mama mau makan bareng kamu sayang "


"yaudah mama makan ya sekarang "


"Iya kamu juga makan sayang "


"Iya ma, bibi ikut makan ya bi "


"Tapi non bibi kan cuma pembantu "


"Bibi kan udah ngerawat aku juga, jadi aku udah menganggap bibi sebagai orangtua Hanna bibi nggak usah malu sini bibi juga harus makan bareng iyakan ma "


"Iya sayang, sini bibi nggak usah malu lagian saya udah menganggap bibi sebagai saudara saya sendiri "


"Ya ampun nya saya nggak nyangka kalau nyonya mau menganggap saya sebagai saudara, saya belum pernah merasakan hangatnya seorang keluarga seperti ini"


"Bibi nggak usah nangis lagiankan bibi sekarang udah punya keluarga "


"Iya non makasih ya kalian udah mau menganggap bibi sebagai keluarga kalian, bibi nggak akan pernah ngecewain kepercayaan non dan juga nyonya "


"Iya bi, udah dulu ya ngomongnya aku udah lapar ni cacing didalam perut aku udah pada demo saking laparnya "


"Kamu bisa aja deh, yaudah kita makan aja dulu entar aja lanjutin ceritanya "


"Gitu dong dari tadi kek "


Mereka pun makan bertiga dimeja makan, mama sudah bisa menampakkan senyumnya lagi aku sangat bahagia melihat mama udah senyum, aku ngerasa mama udah bangkit dari kesedihannya.


Setelah makan Hanna membantu mama menuju ke kamar untuk istirahat setelah itu Hanna menuju dapur untuk membantu bibi membawa piring kotor yang sudah dipakai makan namun bibi menolak.


"Bibi aku bantu ya "


"Gak usah non biar bibi aja "


"Tapi bi, aku kan cuma mau bantuin "


"Gak usah non bibi bisa sendiri kok "


"Yaudah de terserah bibi "


"Mending non istirahat aja "


"Yaudah kalau gitu aku kekamar dulu ya "


"Iya non "


"Selamat malam non "


Hanna pergi menuju kamarnya untuk beristirahat, setelah sampai Hanna membaringkan badannya di kasur, Hanna teringat sesuatu benda yang pernah ia temukan dibawah meja milik Hanni, Hanna pun mengambil benda tersebut ia sangat penasaran isi diary Hanni dia menyakinkan dirinya untuk membuka diary tersebut milik Hanni tersebut.


"Kira-kira apa yang lo ceritain di diary ini "


"Ah.... udahlah itu kan privasi dia "


"Pasti ada alasan kenapa Hanni gak cerita"


"Tapi......gimana kalau ternyata Hanni nulisin keinginan terakhirnya disini ? "


Kubuka diary Hanni dan sebuah foto terjatuh, didalam foto itu ada Hanni dan juga temannya.


"Ini pasti teman lo kan waktu di Korea "


"Lo pasti kangen banget sama mereka "


Kubuka halaman selanjutnya dan aku terkejut melihat apa yang tertulis disana.


"Hanni's wishlist ? "


Isi wishlist Hanni :


-Nginap di Wonderful Guest House


-Lihat sunset di sungai han


-Makan patbingSoo di kedai dokter Park


-Ketemu pelukis Lee di Hongdae


-Main ke Everland


-Makan di restoran Nenek Kim


-Buka time capsule bareng Jihyo


-Pasang gembok cinta di Namsan Tower


"Sayang sekali lo gak sempet lakuin semua hal yang lo tulis di wishlist "


Wishlist itu mengingatkan ku pada sesuatu....


Flashback ( Cerita dirumah sakit )


"Gue pengen balik lagi ke Korea, gue ingin balas kebaikan orang-orang yang udah bantu gue selama disana dan masih ada hal yang harus gue selesaikan disana, apa gue bisa balik lagi ke sana?" kata Hanni


"Kalau lo gak bisa, gue aja yang gantiin lo"


Flashback selesai.....


Keinginan terakhir Hanni yang dikatakan padaku adalah kembali ke Korea, tiba-tiba aku teringat janji ku pada Hanni.


"Gue harus pergi ke Korea, demi Hanni "


"Aku akan memberi tau mama soal Hanni dan keinginan terakhirnya "


Aku berjalan kekamar mama tapi mama udah tidur niatku memberi tahunya pun tertunda dan aku memutuskan memberi tahu mama besok jika dia sudah bangun.


Aku pun kembali kekamar dan istirahat


"Gue janji Han bakalan ke Korea "


"Selamat malam Hanni "


Aku pun tertidur........