Search : Kim Jennie

Search : Kim Jennie
Search : Ep. 12



Setelah berjam-jam (?) menceritakan tentang siapa itu Olivia Ann, waktu sudah malam. Aku melihat ke jam tanganku.


"udah malem, gua pulang dulu" kataku


"ok, gua anter" jawab William


"ok" kataku menjawab William.


Kami sudah sampai di depan rumahku.


"makasih" kataku kepada William


"sans aja" kata William menjawab


"kalo gua ada rencana gua chat" kataku


"ok, gua balik dulu" kata William


"hm".


Aku masuk ke rumah. Disana ada kak Dylan yang sedang melihat hp, dan kak Irene dan Claudia yang sedang mengobrol, mungkin lebih tepatnya sedang ngibah.


" Gue pulang" kataku


"ayo makan udah ditungguin" kata kak Irene


"ok, gue mandi dulu" kataku menjawab kak Irene.


Aku segera ke kamarku dan mandi. Setelah mandi aku segera ke bawah dan makan. Disana juga sudah ada kak Dylan dan kak Irene dan juga Claudia. Kami makan engan mengobrol dan tertawa.


Setelah makan aku kekamar. Aku rebahan. Lalu memejamkan mata sebentar. Oh ya, aku lupa aku harus meng-hack data identitas Tn. Smith. Lalu, aku segera memencet tombol kecil di sebelah kasurku dan terlihat lah ruangan untuk meng-hack.


Jangan lupa pakai kacamata.


"ok ayo kita bongkar data identitasnya" kataku kepada diriku sendir. Lalu aku menganalisis foto berdua ku bersama Tn. Smith. Aku meng-crop fotoku untuk hanya menampilkan Tn. Smith. Dan jangan lupa, aku juga melihat video cctv saat orang tuaku dibunuh.


Setelah itu keluarlah semua data identitas seorang Tn. Smith, pengusaha sukses. Lalu aku mencocokkan wajah mereka saat di video cctv. Ingat saat orang tuaku dibunuh, tidak terlalu gelap, jadi masih bisa melihat wajah si pembunuh itu. Aku terkejut karena ternyata Tn. Smith adalah Pembunuh kedua orang tuaku.


Pagi hari. Aku bangun sedikit terlambat.


"ayo bangun udah telat, kakak berangkat dulu" kata kak Dylan membangunkanku.


Aku langsung saja naik mobilku untuk ke kampus. Untuk jalanan tidak macet. Oh ya, aku baru ingat aku kan anak pemilik kampus, telat juga tidak akan dihukum. Oh ya aku lupa lagi, aku kan sedang menutupi identitas ku.


Akhirnya aku masuk kelas, untung kurang 5 menit lagi.


" tumben telat lo Ruby" kata Jesslyn sambil mengunyah jajanannya. Sudah kujelaskan bukan kalau Jesslyn sangat suka makan, tapi tidak gemuk. Aku jadi iri.


"gue tadi malam begadang, jadi ya.... gini deh" kataku yang sudah tidak datar dingin. William juga dia sudah tidak dingin dan datar.


Bel berbunyi, saatnya kelas dimulai. Aku sangat mengantuk saat kelas. Stelah itu bel berbunyi. Saatnya istirahat.


"eh katanya bakalan jamkos lo" kata Claudia.


"tau dari mana lo Clau?" tanya Clara.


"gua sih denger dari si geng gosip" kata Claudia.


"etdah lama-lama lo jadi tukang gosip Clau" kata Adelina.


"Heh, ngibah itu enak tau, kalo gak ngibah sehari aja kayak gimana gitu" kata Adelio.


"ini nih the real king ngibah" kata Nicholas.


"serah dong" kata Adelio.


Akhirnya sampai ke kantin. Dimana Olivia? aku juga tidak tau. Tapi dia berangkat ke kampus kok. Seperti biasa kami memesan makanan yang sama tapi menunya kali ini ramyeon.


Setelah ke kantin kami masuk kelas, dan benar saja ternyata kelas hari ini jamkos. Kekuatan kang ngibah eemang beda deh.


"bener kan apa kata gua" kata Claudia.


"serah dah" kata kak Irene.


"gimana kalo kita ke mall yok, gua dah lama gak ke mall" kata Jesslyn.


"iya gua juga lama gak ke mall" kataku.


"lama? kemarin aja habis beli baju baru" kata kak Dylan.


"au ah gelap" kataku.