
Semua siswa pergi ke kantin untuk mengisi perutnya yang sudah lapar sejak tadi tetapi tidak dengan Revalina. Ia memilih untuk tetap berada di dalam kelasnya sambil membaca bukunya, ia terlalu malas untuk pergi kekantin saat ini
"Heh culun, lagi apa lo? Gak usah sok pinter disini atau gw bikin lo gak betah sekolah disini." Ucap Radela sambil merampas buku yang sedang dibaca Revalina
"Gw gak punya urusan sama lo jadi balikin buku gw" ucap Revalina dengan wajah datarnya
"Ck lo pikir lo siapa disini?" Sahut Nandira
Tiba tiba Alga datang dan merebut buku milik Reva dari tangan Radela. Merasa tak terima dengan pembelaan Alga, Radela menyiramkan air ke kepala Reva yang langsung membuat rambut dan juga wajah Reva basah.
"Putra lo gak usah ikut campur, si culun ini memang pantas dibully." Ucap Radela dengan nada yang dibuat buat selembut mungkin.
"Dia punya nama! Perbuatan lo ini bener bener keterlaluan." Ucap Alga
Alga langsung menarik tangan Reva keluar kelas meninggalkan Radela dan kedua temannya yang menggeram marah, dia meminta Revalina membersihkan wajahnya dengan handuk yang ada didalam mobilnya bahkan tanpa banyak bicara Alga langsung membantu Revalina merapikan rambutnya, setelah selesai dia meninggalkan Revalina yang mematung didekat mobilnya.
"Alga, tunggu!!" Teriak Revalina memanggil Alga yang sudah berjarak cukup jauh, mendengar ada yang memanggilnya Alga segera menghentikan langkahnya dan menoleh kebelakang.
"Alga, terimakasih." Ucap Revalina tersenyum manis
"Hmm." Alga hanya berdehem tanpa berbicara apapun.
Disaat Revalina hendak melangkahkan kakinya masuk kedalam kelas, Alga langsung menarik tangannya "Tunggu disini sebentar, gw mau ambil sesuatu."
Sedangkan Revalina hanya mengendikkan bahunya lalu pergi meninggalkan Alga begitu saja.
"Kenapa lo ga nunggu gw." Ucap Alga sembari memeriksa kursi yang ia duduki.
...****************...
Alga melirik ke arah Revalina yang nampak tidak nyaman saat duduk, dia pun langsung meminta Reva untuk berdiri tetapi dibalas gelengan oleh Reva. Tak hilang akal Alga pun memaksa Reva berdiri tetapi ia langsung menahan tawanya saat melihat kursi yang diduduki Reva masih menempel saat ia sudah berdiri. Sedangkan Reva? Jangan tanya berapa malunya gadis itu saat ini, bahkan mukanya sudah memerah karena malu.
"Lain kali kalo mau duduk perhatikan dulu, merepotkan saja."
Karena merasa sangat sulit sekali membersihkannya, Alga langsung pergi ke UKS meminta minyak kayu putih untuk membersihkan permen karet yang menempel dikursi dan juga rok Revalina.
Sekembalinya Alga dari UKS ia segera membersihkan kursi yang tadi diduduki Revalina.
"Ini bersihkanlah sendiri rokmu." Ucap Alga menyodorkan sebotol minyak kayu putih itu kepada Revalina .
Revalina menerimanya dan langsung membersihkan roknya dari sisa permen karet yang menempel,
Tak berselang lama terdengar bel tanda pulang sekolah telah berbunyi dan semua siswa berhamburan pergi meninggalkan sekolah, tetapi karena harus mencatat materi yang tertinggal alhasil Revalina jadi pulang paling akhir.
Sore menjelang, kini Revalina telah menyelesaikan catatannya, setelah membereskan perlengkapannya ia segera keluar dari kelas. Ia segera menyebrang jalan menuju terminal menunggu ada bus yang datang.
Tiba tiba sebuah mobil berhenti tepat di depannya, Revalina jelas mengenali mobil milik siapa yang berada tepat di depannya saat ini, ya itu adalah mobil milik Alga
"Ayo pulang bareng gw, biar gw antar lo." Ucap seseorang dari dalam mobil itu
"Ehh g-gak usah, gw nunggu bus aja." Ucap Revalina menolak tawaran laki laki itu, bisa ketahuan penyamarannya kalau laki laki itu benar benar mengantarkannya pulang.
"Gak akan ada bus yang lewat lagi, ini udah sangat sore sebentar lagi hujan mending lo masuk gw anter lo pulang." Ucap Alga
Mendengar ucapan dari Alga, Revalina segera melihat jam yang ada di ponselnya dan ternyata benar, jam sudah menunjukkan pukul 16.58 kalau ia tetap menunggu bus belum pasti bus akan datang sedangkan kalau ia berjalan kaki sampai rumahnya ia pasti akan sangat terlambat sampai rumah, tak punya pilihan lain akhirnya Revalina menerima tawaran Alga untuk pulang bersama.
Melihat perlakuan Alga yang sangat baik kepadanya bahkan dihari pertama sekolahnya Alga banyak membantunya, terbesit pikaran jika Revalina ingin mengatakan yang sebenarnya tentang dirinya.
"Dimana rumah lo?" Tanya Alga sambil tetap fokus mengemudi
"Eh,, itu kan deket sama rumah gw." Ucap Alga pelan
Setelah mengetahui alamat rumah Revalina, Alga langsung menambah laju kecepatan mobilnya dan menghentikan mobilnya saat tepat sampai didepan rumah gadis itu dan kebetulan sekali bunda Diana sedang menyirami tanaman didepan rumah, melihat ada mobil yang berhenti tepat didepan rumahnya membuatnya mengernyit dan menghampiri mobil tersebut.
"Itu bundaku, ayo turun dulu biar gw kenalin lo ke bunda." Ucap Revalina ketika melihat bunda Diana menghampirinya.
Alhasil Alga pun turun dari mobilnya lalu menemui bunda Diana, dia menyami tangan bunda dan memperkenalkan dirinya.
Melihat seorang pemuda yang begitu baik dan sopan ahh juga tampan wkwkwk,, bunda Diana meminta Alga untuk masuk dulu dan membuatkannya minuman.
"Alga rumah kamu dimana nak?" Tanya bunda Diana
"Dekat kok tente, dijalan Flamboyan nomor 3" ucap Alga
"Wah dekat sakali, sering seringlah main kesini kalau ada waktu luang." Ucap bunda Diana sambil tersenyum
"Iya tante."
Revalina yang sudah selesai berganti pakaian langsung turun menemui bundanya dan juga Alga yang masih mengobrol diruang tamu.
Reva kenapa kamu lama sekali ganti pakaiannya, kasian kan nak Alga jadi ngobrol sama bunda." Ucap bunda Diana setelah melihat kedatangan putrinya.
Mendengar bunda Diana menyebut nama Revalina, ia segera menoleh dan betapa terkejutnya ia melihat Revalina yang berbeda dengan yang dilihatnya disekolah tadi, demi apa Revalina sangatlah cantik dengan kulit putih dan rambut sepinggangnya.
"Hehe tadi Reva langsung mandi terus lupa kalau ada Alga disini makanya lama" ucap Revalina sambil nyengir kuda.
"Dasar kamu ini ya." Ucap bunda sambil menjewer sebelah telinga Revalina
"Aduhhh bun ampun bun ampun,, nanti kalau telingan Reva putus gimana." Ucap Revalina sambil mengelus telinganya
"Gak apa apa, nanti bunda ganti pakai kuping gajah."
"Ihh bunda kan baikk, gak boleh gitu yaa." Ucap Revalina dengan wajah yang diimut imut kan.
Sungguh Alga yang melihat tingkah Revalina merasa gemas sendiri.
"Ehm Rev, tante. kalau gitu Alga pulang dulu ya takut di cariin mama." Ucap Alga sopan
"Loh gak mau makan dulu Alga." Tanya bunda
"Lain kali aja tante, ya sudah Alga pulang dulu."
Bunda dan Revalina kemudian mengantarkan Alga sampai didepan pintu.
"Sering seringlah main kesini Alga." Ucap bunda Diana
"Iya tante." Jawab Alga sambil menyalami tangan bunda lalu pergi meninggalkan pekarangan rumah Revalina.
Tak berselang lama suara deru mobil terdengar dari luar, pertanda ayah Indra sudah pulang
"Loh kamu sudah pulang, sayang." Ucap ayah Indra ketika melihat Revalina duduk bersama bunda Diana.
"Iya yah tadi pulang di anter temen Reva." Jawab Revalina
"Oh yasudah kalo gitu, ayah bersih bersih dulu."
Bunda Diana lalu pergi ke dapur membuatkan minuman untuk ayah sedangkan Revalina sudah pergi ke kamarnya.