
"Aku...setuju dengan anda"
"Hm"
"Apa!?" kata Rayyan kaget mendengarnya
"Tapi,akulah yang akan melakukan hal tersebut seorang diri.Kalian semua jangan ikut campur" ucap Rau Serene
"Tidak!" kata mereka berdua serentak
"Sekali ini saja.Dengarlah permintaanku" minta Ratu Serene dengan wajah memohon
"...."
"Ray,kamu keluarlah duluan" perintah Raja
"Tapi..."
"Aku Lucifer,Raja seluruh ras Iblis memerintahkan kau,Iblis Rayyan untuk keluar dari kamar tidurku" ucap Raja Lucifer
Deg
Rayyan kaget mendengar adiknya bahkan menyebut perkataan RAJA.
"Baiklah,maafkanku yang tidak mendengar perintah anda" ucap Rayyan lalu keluar
"Lucifer! Kamu kenapa?" tanya Ratu Serene dengan marah
"...." Lucifer cuma terdiam menatap ke bawah seperti memikirkan sesuatu
"LUCIFER!? Aku sudah berkali-kali mengikuti semua arahanmu? Tapi,kenapa? Cuma kali ini saja.Dengar permintaanku. Berbaiklah semula dengan kakakmu.Janganlah memarahinya..."ucap Serene memohon
"Jadi,kamu memohonku karna dia? Aku kadang bertanya-tanya,siapa sebenarnya suamimu.Dia atau aku!?" ucap Lucifer meninggikan nada suaranya
"Ak...bukan begitu..." ucap Serene dengan perkataan suaminya
"Cukup" kata Lucifer
"Terserah kamu mau melakukan apa.Aku hanya melihat" ucap Lucifer lalu keluar dari kamarnya meninggallan istrinya seorang diri di kamar
Sementara Serene bingung kesalahan apa yang telah dia lakukan
"Uhh,apa salahku sih?" batin Serene
"Ratu Serene!" panggil suatu suara
"Ah,Luca!" jawab Serene senang
Luca adalah pelayan pribadi Serene sejak Serene menghilangkan diri.Luca sudah dianggap saudara kandung bagi Serene.Dia seperti ibu,mengomelinya.
"Anda tidak apa-apa kan?" tanya Luca khawatir kalau Raja melakukan sesuatu pada Serene
"Aku baik-baik aja kok" jawab Serene tersenyum
"Besok,kamu kosongkan waktu kamu lalu ikuti aku" ucap Serene tersenyum pahit
"Baiklah" balas Luca
Keesokan harinya,seperti yang di perintahkan Serene.Luca mengosongkan waktunya lalu duduk di sebuah gazebo.
"Yuk" ajak Serene yang membuatkan Luca kaget
"Hahaha.Maafkan aku." ucap Serene melihat ekspresi wajah pelayannya
"Tidak apa Ratu" ucap Luca tersenyum
Setelah cukup lama mereka berjalan atau lebih tepatnya,terbang.Serene akhirnya berhenti di suatu tempat atau bisa dibilang,perbatasan antara dunia Underworld,Fairy dan Bumi.
"Kenapa kita ke sini,Ratu?" tanya Luca heran dan bingung
"Huft,kamulah satu-satunya orang yang kupercayai.Jadi,jaga tubuhku saat aku tidak sadarkan diri,oke?" ucap Serene tersenyum
Luca yang tidak mengerti arti dari perkataan terbut hanya menganggukkan kepalanya.
"Ratu?" panggil Luca yang sadar kalau tiba-tiba dirinya merasa merinding
Sementara itu,para Malaikat dan Iblis mendadak teleport ke dunia mereka dan kekuatan mereka juga disegel.
Suut
Di sisi yang lain,manusia juga kaget karena dia merasa kekuatan mereka seperti ditarik oleh sebuah kuasa
"Ergh,Aaaahh!!!"
"Apa yang terjadi!?"
Ucap para manusia yang sangat kaget dan takut.
"Ap...apakah ini akhir duni?" batin salah seorang manusia yang sedang memeluk anaknya
.
.
"Berani-beraninya dia tanpa berpamitan ke aku!!" batin Lucifer marah
Tok Tok Tok
"Masuk"
"Yang mulia,saya datang melaporkan diri tentang Yang mulia Ratu" ucap penjaga tersebut
"Bicaralah" perintah Lucifer
"Saya mendapati kalau Ratu menemui Pangeran Rayyan iaitu kakak anda sendiri sebelum beliau pergi " ucap penjaga tersebut dengan wajah takut
"Keluar" perintah Lucifer
"Baik,yang mulia" ucap penjaga
"Si*l*n.Dia tidak bertemu denganku tapi malah bertemu dengan kakakku itu!?" ucap Lucifer marah dan kesal
.
.
Bruk
"Ratu!!" teriak Luca saat melihat Serene terjatuh
Siiing
Sungguh terkejut besar Luca saat melihat sebuah dinding pembatasan di hadapannya itu.Kuat.
Whussh
"Ah,Hormat pada Yang Mulia Raja Lucifer" ucap Luca
"Ayo pulang" ucap Lucifer menggendong Serene tanpa melirik ke arah lain
"Baik"
Saat mereka sudah di istana,Lucifer meletakkan tubuh Serene dengan lembut.Luca yang melihat adegan tersebut tertegun melihatnya
"Sedang apa kau masih disini?" tanya Lucifer menatap tajam ke arah Luca
Luca hanya tersenyum menahan rasa takutnya itu.
"Kan saya adalah pelayan setia,pribadi dan favorit Ratu.Jadinya saya ingin menunggu dan menjaga Ratu sampai sadar" ucap Luca dengan kedua tangannya gemetaran
"Tidak usah.Aku saja yang mengurusnya" ucap Lucifer
"Ba...baiklah kalau begitu.Saya....permisi dulu Yang Mulia Raja" ucap Luca
"....."