Reborn : Revenge

Reborn : Revenge
Bab.1 - Pertama Kali Bertemu



"Ayah,apa aku bisa keluar?" tanyanya


"Sudahku bilang untuk tidak ke mana mana!!" jawab Ayah dengan menatap tajam ke arah anak kecil itu


"Tapi ayah,Serene sudah men-" tidak sempat Serene menghabiskan kata katanya ayahnya menampar Serene dengan keras


"Aaaah!" teriak Serene kesakitan


"Bahkan tamparanku aja kamu nggak bisa hindari.Dasar sampah" ucap Ayahnya


Kaget dengan ucapan ayahnya itu lagi,Serene langsung berlari ke kamar tidurnya.


"Huhuhuhu.Aku memang sampah. Jadi,kalian mengapa melakukan aku begini!!" ucap Serene tidak berpuas hati sambil menangis


"Loh,ngapain kamu menangis Serene?" tanya seorang yang tiba tiba masuk tanpa diizinin di jendela kamar Serene


"Ah,ka...kakak" kata Serene


"Dimarahi ayah,ya?" tebak kakaknya


"Hm" jawab Serene singkat


"Huft,ayah nggak bermaksud kok bilang kayak gitu" ucap kakak Serene


"Iya.Serene tau kok" jawab Serene


"Oke.Serene mau mandi.Kakak pergi sana,keluar dari kamar Serene" minta Serene


"Waah.Kelihatannya kakak diusir ya?" ucap kakak Serene sambil tersenyum


"Iya.Serene lagi usir serangga nakal" ucap Serene


"Iya ya.Kakak tuh cuman serangga di mata Serene.Yaudah kakak pergi dulu. Dah" ucap kakak Serene lalu keluar dari kamar Serene


"Hihihi"


"Kalau kakek masih hidup.Pasti kakek bakalan lindungi aku dari dipukul ayah" batin Serene


Beberapa minit kemudian,Serene keluar dari kamar mandi.Tidak ada pelayan yang membantunya mandi seperti kakak kakaknya yang lain.Itu tidak masalah baginya.Saat ini,Selene berusia 6 tahun.


Mungkin terlalu berat untuk Serene membawa beban ini.


"Yosh,kamu harus semangat Serene. Ingat,kalau ingin tetap hidup. Harus kuat!!" batin Serene


Malam harinya,Serene keluar dari kamarnya diam diam.Dia menyelinap keluar dari istana.Saat dia sudah di luar istana.Tiba tiba dia terhenti karena ada pengawal yang sedang berpatroli


"Uhh,gimana ya?" batin Serene


"Ah,suara.Benar juga" batin Serene setelah beberapa minit memikirkan jalan untuk menghindari dari pengawal


Serene membuat suara seorang pria lalu dia menghilangkan dirinya. Kekuatan menghilangkan diri perlu benar benar tidak mengeluarkan suara.


"Berjaya!" batin Serene senang


Serene langsung berlari ke arah kebun binatang milik keluarganya.


Saat dia sampai di tempat kebun binatang milik keluarganya,lampu mendadak mati.


"Hii.Apa yang berlaku!?" batin Serene ketakutan


Serene menyentuh lagi.Dia merasa seperti ada sebuah lubang di hadaapnnya.Dengan t u b u h yang kecil dan kurus itu,dia masuk ke lubang itu.


Jalan yang dia masuk ke lubang itu memang kecil.Tapi,setelah masuk ke dalamnya.Serene sampai di sebuah gua yang besar.


"Tempat apa ini?" tanya Serene bingung


"Setauku,nggak ada tempat kayak begini di peta Iblis" gumam Serene mengingat ingat peta yang dilihatnya dalam waktu yang singkat saat berjalan di laluan ke kamar ayahnya


Serene meneruskan perjalanannya yang terhenti itu.Dia menoleh ke kanan dan ke kiri karena tempat itu terasa familier baginya.


Saat Serene sudah di akhir jalan,dia tiba tiba terpeleset karena lantai yang dipijakinya licin.


Buk


Serene terjatuh dan kepalanya jatuh duluan lalu tubuhnya sudah tidak kelihatan lagi di gua itu.


"Hei"


"Hei,sadarlah Iblis"


"Hah" kata Serene kaget


"Ini....ini dimana?" batin Serene menoleh noleh ke arah kanan dan kirinya


"Hei Iblis.Apa yang kamu lakukan disini!?" tanya seseorang dari atas.Wajahnya tidak kelihatan karena sinar matahari yang sangat cerah.Tapi yang pasti adalah,dia bukan seorang


"Ma...maafkan aku.Tapi ini dimana?" tanya Serene bingung


"Ini adalah dunia Fairy.Bukankah kamu itu adalah Iblis?" tanyanya


"Bagaimana kamu bisa berada disini?" sambungnya lagi


"I...itu.Aku nggak tau" jawab Serene


"He...hei.Sudahi aja,Ray" ucap orang yang disebelahnya pula


"Tidak ada kata ampun untuk para iblis kayak kalian!!" teriak yang namanya Ray


"Ap...apa beneran ini adalah dunia Fairy?" tanya Serene ingin memastikan


"Iya,sudah tentu.Kalau kamu masih tidak percaya,lihatlah.Dunia Fairy berbeda sama Dunia Underworld.Dunia Underworld sangat gelap dan dipenuhi dengan bau darah.Dunia Fairy pula cerah,disinari matahari" jelas Ray pada Serene


"Pangeran,anda dimana pangeran!?" teriaknya


"I...itu adalah pengawal.Bagaimana ini.Kita perlu menyembunyikan iblis ini dulu" ucap orang yang disebelah Ray


"Untuk apa? Dia pernah menghancurkan keturunan kita!" ucap Ray


"Tapi kasihan dia.Dia masih kecil" ucap orang yang disebelah Ray


"....." Ray terdiam


"Tolong bantu dia" ucap orang yang disebelah Ray lagi


Ray menatap Serene dengan pandangan merendahkan Serene


"Pangeran,akhirnya kami menemukan anda!" ucap para pengawal malaikat itu