Reborn : Revenge

Reborn : Revenge
Bab.4 - Cara Pulang (3)



"Berapa umur kalian?" tanya Serene memberanikan diri bertanya


"Hah???" kata Rayyan yang kaget mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut Serene


"Pffftt" sementara Lucifer menahan tawanya


"Kufikir apa sih" kata Rayyan sedikit kesal


"Hahaha.Serene nggak perlu takut kok.Ray nggak akan makan kamu" ucap Lucifer yang sudah tertawa besar


"Hei,diam.Berisik tau" kata Rayyan yang memukul kepala Lucifer


"Hahaha.Baik-baik" kata Lucifer


"Umurku sih,15. Kalau Ray...16" ucap Lucifer


"Oh,tapi kok kalian sudah.... sudah...ermm kuat?" tanya Serene iri pada mereka berdua


"Oh,itu karena...kami sering berlatih sih" jawab Lucifer


"Nah,ayo kita teruskan jalan" ucap Ray


Lucifer dan Rayyan sudah berjalan ke depan sementara Serene di belakang sednag menundukkan kepala sambil bergumamkan sesuatu.


"Hei,apa yang kamu lakukan? Ayo cepetan ikut kami" ucap Rayyan


"Ayo Serene" ucap Lucifer sambil tersenyum


"Iya,benar juga" batin Serene


"Baiklah!" ucap Serene


"Hei,lihat.Bukankah itu Kolam Teratai Ungu yang ada di buku itu?" teriak Lucifer sambil mengarahkan jarinya ke tempat tersebut dengan senang


"Ayo-"


"Tunggu.Kalian tak lupakan?" tanya Serene yang membuat mereka berhenti melangkah


"Lupa apa,Serene?" tanya Lucifer bingung


"Bukankah di kolam itu bakalan ada seekor naga api ungu?" ucap Serene


"Naga? Tidak mungkin.Jadi kamu percaya sama buku itu?" ucap Rayyan kesal dan marah


"Tapi,buku itu juga yang membawa kita ke sini.Bukankah begitu?" ucap Serene


"Siapa yang peduli.Ayo Lucifer!" ucap Rayyan lalu menarik tangan Lucifer dengan paksa


"E-eh.Tapi..."


"Ikuti aku!" kata Rayyan dengan marah


"Kalau nggak salah....Hm? Apa itu pasir pemakan tubuh?" ucap Serene yang mengeluarkan buku tersebut dari tasnya


"Dan bukannya ini aneh,bisa-bisanya hewan seperti itu bisa ada di...bumi? Atau...." gumam Serene


"Kamu kenapa Luci?" tanya Rayyan heran


"Aku disini aja deh.Nggak tau kenapa. Aku punya firasat buruk" jelas Lucifer


"Hah,terserah kamu kalau begitu" balas Rayyan


"Hati hati ya" ucap Lucifer khawatir pada kakaknya


"Hm" jawab Rayyan sambil menganggu


Saat Rayyan sudah di tengah tengah kolam itu,tiba-tiba mereka berdua terdengar suara teriakan Serene yang meminta mereka supaya menjauh sejauh mungkin dari kolam itu.


Mereka yang tidak mengerti apa arti dari perkataan Serene itu bergerak lamban.


"Jangan bergerak!" ucap seseorang dari belakang Serene sambil mengarahkan sebuah senjata pada Serene


"Manusia!?" kata Lucifer dan Rayyan dengan terkejut


"Apa yang membuat para Iblis seperti kalian ini ke sini!? " tanya salah satu manusia di situ


"Iblis? Aku,Malaikat bernama Rayyan tidak sama dengan Iblis seperti dia!!" ucap Rayyan dengan marah karena disama-samakan dengan Iblis rendahan di mata Rayyan


"Malaikat? Apa bukti-"


Rayyan mengeluarkan sayap berwarna putih.Sangat indah dan besar,membuatkan orang terpesona dengan sayapnya itu.


"Be...benar-benar Malaikat!!" teriak salah seorang manusia itu karena senang


Lucifer masih mencurigai manusia-manusia itu sementara Serene sudah ketakutan dengan mereka karena Serene terbau banyak darah di tubuh-tubuh manusia itu.


"Aah,maafkan kami Tuan Malaikat karena tidak menyadari keberadaan anda.Kedatangan anda ke sini untuk apa,sampai-sampai....pangeran sendiri yang turun tangan? " tanya seorang manusia yang memakai jas berwarna coklat tua


"Hanya mencari sesuatu,kalian tidak perlu khawatir tentang kami" ucap Rayyan


"Hahaha.Baiklah,Tuan Malaikat.Kami undur diri dulu..."


"Kemana kamu mau bawa Iblis itu!?" tanya Lucifer yang melihat manusia-manusia itu masih tidak lepas menggenggam tubuh Serene


"Bukankah dia Iblis? Iblis seharusnya mati dihukum dong" jawab manusia itu sambil menjilat bibirnya yang basah berwarna merah darah itu.


"Jangan,kami memerlukan gadis Iblis itu" ucap Rayyan yang masih tidak melihat wajah mereka


"Hahaha.Baik,tapi...."


"Apa yang mausia seperti kalian mau lakukan padaku.Membunuh Malaikat" ucap Rayyan karena manusia-manusia itu mendadak mengeluarkan senjata suci mereka


"Hahaha.Sejak saat Iblis menghancurkan kota-kota disini.Kami,manusia sangat sedih dan marah pada Iblis.Sampailah,kalian, para Malaikat yang BODOH berhati baik memberikan sedikit kekuatan kalian pada kami.Tapi tentu saja ini saja tidak cukup.Akhirnya ada seorang genius yang bisa membuat senjata-senjata suci ini menggunakan KEKUATAN NYAWANYA." ucap salah seorang manusia itu


"Manusia terus-terusan berkembang,belajar,belajar.Akhirnya,kami,MANUSIA telah menemuka sebuah keajaiban lainnya yang bisa membuat kami setara dengan kalian,para malaikat.Iaitu,membunuh kalian lalu memakan daging dan darah mentah kalian !!!" sambungnya lagi


"Ka...kalian manusia benar-benar gila!! Nggak tau diri,busuk hati.Jahat!!!" kata Serene dengan keras