
"Heh,jahat katamu? Makhluk seperti kalian lebih parah dari kami!! Membunuh kami,manusia tanpa ampun!!" kata manusia itu marah sambil menggoreskan senjata sucinya ke dahi Serene
"Ah Aaaahhh" teriak Serene kesakitan.Baru aja berumur 6 tahun sudah begini cobaan hidupnya.
Para Iblis atau Malaikat di usia atas 6 tahun bahkan sebanding sama manusia yang usianya 16 tahun.Walau tubuhnya kecil,mungil.Mereka nggak bisa diremehkan.
"Jangan sakiti dia!!!" teriak Lucifer dan Rayyan lalu berlari ke arah Serene
Tidak sempat mereka berdua menyentuh Serene,manusia itu sudah menusuk perut Serene dengan senjata sucinya.
"Ohok!" Serene kaget dan kesakitan saat tertusuk
"SERENE!!" teriak Lucifer dan Rayyan terkejut
"Hah,hahahaha.Giliran kalian,para malaikat rendahan!!" ucap manusia itu
"Kalian akan menyesal telah membuatku begini" ucap Serene yang sudah sekarat
"Oh,masih hidup.Habisi dia!" teriak manusia itu lagi
Manusia-manusia yang lain pu maju untuk menghabisi Iblis Serene tetapi Lucifer dan Rayyan melindungi Serene menggunankan sayap mereka.
"He-Hei,Serene.Sadarlah!" panggil Rayyan khawatir pada Serene yang sudah tidak bergerak beberapa detik tadi
"Serene" panggil Lucifer
"Ray,kurasa....Serene.."
"Jangan bicara! Kalian....Kalian manusia-manusia BR*NGS*KK!!" teriak Rayyan dengan marah lalu dia terbang ke langit
"kakak" batin Lucifer
"MATI SAJA KALIAN!!" ucap Rayyan
Rayyan mengeluarkan kekuatan sayapnya.Bulu sayapnya terbang di udara lalu maju ke tiap leher manusia menjadi jarum yang lebih tajam.
Dalam sekejap,manusia-manusia yang di sana mati.
"Luci,rawat Serene" ucap Rayyan
"Hm" Lucifer menganggukkan kepalanya
Siing
"R...Ray,Serene kelihatanya...menolak untuk disembuhkan" ucap Lucifer yang membuatkan Rayyan kaget
"Paksa aja" kata Rayyan
"Baik" balas Lucifer
Beberapa minit kemudian,sekelompok manusia yang terdapat 9 orang ibu-ibu dan 6 anak kecil menghampiri mereka dengan ibu-ibu itu memegang senjata suci.
"Pembunuh! Pembunuh! Malaikat Pembunuh!" ucap manusia-manusia itu dari kejauhan
Sementara Lucifer dan Rayyan tidak memerhati Serene yang sudah sadar.Serene tanpa membuang waktu dia mengecek setiap saku di pakaian manusia itu.
Dan ternyata dia menemuka Bunga Lolita dan Kristal Ungu.Dia juga menemuka darahnya yang diambil.
"Hei,ayo kita kembali pulang!" ucap Serene yang masih kesakitan
"Se...Serene?" ucap Rayyan yang kaget melihat Serene sudah berdiri
"Ayo" ucap Lucifer senang
Karena perbedaan kekuatan yang besar,mereka lebih cepat dari manusia tersebut.
Saat sudah di portal untuk ke dunia mereka semula,Serene terjatuh
"Serene!!" teriak mereka berdua
Untung Rayyan dapat menangkap Serene yang terjatuh itu.
"Pingsan?" batin Rayyan yang menatap Serene
Sementara Lucifer yang melihat Rayyan yang duluan menangkap Serene merasa kesal dan iri pada Rayyan.
"Kamu kan nggak suka padanya. Kenapa kamu mau menangkapnya?" batin Lucifer kesal
"Ray,ayo kita masuk.Kayaknya....portalnya sudah mau tertutup nih" ucap Lucifer tidak tahan melihat mereka
"Ah,iya.Ayo" balas Rayyan
Setelah mereka masuk ke portal tersebut,Lucifer mengamankan tempat di mana mereka sampai.Lucifer menyembuhkan kekuatan Angela supayan tidak ada sebuah kecurigaan.
Selepas itu,Lucifer pulang ke istananya semula untuk bertemu dengan Serene yang sudah di bawa Rayyan duluan ke istana.
"Pelayan,di mana Pangeran Rayyan?" tanya Lucifer saat masuk ke kamar yang tidak ada pemilik
"Erm,maaf Pangeran Rayyan.Pangeran Rayyan sudah ke kamar tidurnya sambil menggendong kucing ajaib" jawab pelayan tersebut
"Kucing ajaib? Itu pasti Serene!!" batin Lucifer
Lucifer pun langsung berlari ke arah kamar tidur Rayyan lalu membuka pintu.
"Rayyan!" panggil Lucifer dengan nada sedikit keras
"Berisik!" ucap Rayyan
"Kenapa Serene ada disini?" tanya Lucifer
"Kalau begitu aku mau bawa di ke mana?" tanya Rayyan
"......"
"Tapi,bukankah kaulah yang paling tidak suka orang asing ke kamarmu?" batin Lucifer mengepal erat tangannya
"Apa yang membuatmu berdiri di situ.Apakah ada apa-apa lagi yang ingin kau bicarakan,Luci?" tanya Rayyan saat menyadari Lucifer masih di sana
"Ah,tidak.Cuma...Ray,kamu tidur di mana nantinya?" tanya Lucifer
"Di sinilah.Kan ini kamarku" jawab Rayyan
"O-oh.Baiklah.Ak...Aku ke kamarku duluan yah" ucap Lucifer
"Iya,dah" balas Rayyan
"Hm"
Saat Lucifer sudah keluar dari kamar Rayyan,entah apa yang dirasakan Lucifer.Air matanya terjatuh.Menetes satu persatu.Dan di saat yang sama, hatinya kesakitan seperti ditusuk dan dipukul dengan keras.
Sementara Rayyan duduk di sebelah Serene yang terbaring pingsan.Dia tersenyum melihat wajah kecil Serene yang pingsan seperti orang yang tertidur pulas itu.
"Ah...ak-aku...tersenyum?" batin Rayyan kaget
"Hah,bisa gila aku" sambung batin Rayyan