Reborn : Revenge

Reborn : Revenge
Bab.2 - Cara Pulang (1)



"Pangeran,akhirnya kami menemukan anda." ucap para pengawal malaikat itu


"Di mana hormatmu pada kami?" tanya Ray pada pengawal itu sambil menatap dengan tatapan membunuh


"Ma...maafkan kami,pangeran" mohon mereka


"Pergilah" perintah Ray


"Baik,pangeran Rayyan.Kami mengundur diri dari yang mulia pangeran Lucifer dan pangeran Rayyan" ucap para pengawal itu lalu pergi dari sana


"Te...terima kasih yah kalian" ucap Serene berterima kasih pada mereke berdua


"Ayo ikuti aku" kata Rayyan


"Kemana?" tanyanya


"Ke perpustakaan kerajaanlah" jawab Rayyan


"Untuk apa sih?" tanya dia lagi


"Kita harus mencari tau bagaimana dan cara kita pulangkan dia" jawab Rayyan lagi sambil menatap Serene dengan rasa kebencian


"Baiklah.Ayo." balasnya


"Oh,ya.Namaku,Lucifer dan dia adalah kakakku,Rayyan" ucap Lucifer memperkenalkan dirinya dan kakaknya sambil berlari


Sebelum mereka ke perpustakaan,Serene menutupi aura iblisnya lalu kedua pangeran itu menggunakan kekuatan mereka untuk membuat aura Serene menjadi malaikat supaya tidak dicurigai saat masuk ke Kerpustakaan Keraajan Malaikat.


"Namaku,Serene.Terima kasih sekali lagi pada kalian karena sudah membantuku" ucap Serene


Beberapa minit kemudian,mereka pun sampai di tujuan mereka.


Perpustakaan Kerajaan adalah perpustakaan yang mempunyai banyak buku yang berisi cerita yang berlagenda.Setiap istana memiliki satu perpustakaan dan isinya juga mirip dengan perpustakaan yang lain.


"Wah,hal apa yang menyebabkan pangeran kecil kita ke sini?" tanya penjaga perpustakaan sambil berdiri menunjukkan hormatnya pada pangeram istana itu


"Melihat bukulah.Kalau aku je sini,apa lagi yang bisa kulakukan?" ucap Rayyan


"Hahaha.Silakan,pangeran" ucap penjaga perpustakaan itu


"Hm" kata Ray lalu mereka pun melangkah ke perpustakaan


Selepas beberapa jam mencari buku,akhirnnya mereka menemukan sebuah buku tua yang tebal.


"Lihat.Aku menemukan buku" kata Lucifer


"Emangnya isinya apa?" tanya Rayyan


"Katanya,ada sebuah gua di belakang istana kita.Mungkin kamu masuk ke dalam gua itu lalu terjatuh" jelas Lucifer


"Apa iblis ini bisa kembali?" tanya Rayyan


"Ermm.Mungkin?" jawab Lucifer


"Lihat ini.Buku ini bilang,jika ingin kembali ke dunia sendiri semul-"


"Bentar bentar.Artinya,Malaikat juga bisa menggunakan gua itu untuk ke Dunia Underworld!?" ucap Rayyan terkejut


"Iya sih" jawab Lucifer


"...." Sarene terdiam mendengar pembicaraan mereka


"Nah,kita harus mencari Bunga Lolita dan Kristal Ungu" ucap Lucifer


"BUNGA LOLITA!?" teriak Rayyan kaget mendengar nama bunga tersebut


"KRISTAL UNGU!?" teriak Serene yang turut kaget mendengan nama benda tersebut


"Loh,emangnya napa sama benda itu?" tanya Lucifer bingung


"Itu benda/bunga yang SANGAT LANGKA!!" teriak Rayyan


"Eh,benarkah?" kata Lucifer yang ikutan terkejut


"Nona Serene" ucap Rayyan


"Dan Nona Serene.Saya tidak sengaja mendengar anda semua menyebut Bunga Lolita dan Kristal Ungu" ucap penjaga perpustakaan


"Jadi?" kata Rayyan


"Jika pangeran dan nona ingin mencari bahan tersebut,pangeran dan nona bisa mencarinya di Kolam Teratai Ungu bagi Kristal Ungu dan Gunung Liar bagi Bunga Lolita " jelas Penjaga Perpustakaan itu


"Dimana tempat itu berada?" tanya Serene


"Di Bumi,nona" jawab penjaga perpustakaan itu


"Sial.Kenapa di bumi sih" batin Rayyan


"Baiklah kamu busa pergi" ucap Rayyan


"Baik pangeran" ucap Penjaga perpustakaan itu lalu pergi dari sana


"Bagaimana,ingin pergi?" tanya Rayyan


"Ayo ke Bumi Aku sudah penasaran sama makhluk yang di bumi itu!!" ucap Lucifer senang


"Kalau begitu,kita berangkat malam ini.Kita harus berwaspada agar ayahnda tidak sadar yang kita tidak ada di dalam kamar" kata Rayyan pada Lucifer


"Ba...bagaimana denganku?" tanya Serene


"Kamu,tidur di kebun bunatang aja" jawab Rayyan


"Baik" kata Serene sambil menundukkan kepalanya


"Ayo Luci" ajak Rayyan


"Err....ermmm.Baik!" kata Lucifer


Malam itu,mereka pun keluar dari istana tanpa diketahui sesiapa.


"Serene,ayo" panggil Lucifer


"Erm" jawab Serene selepas melihat Lucifer dan Rayyan


"Kalian taukah dimana tempat yang terhubung sama bumi?" tanya Serene


"Itu sih..." ucap Lucifer sambil tersenyum dan melirik ke arah Rayyan


"Uhh,iya ya.Ayo kita ke sana" ucap Rayyan yang merasa tak nyaman setelah mengerti perkataan Lucifer


Beberapa jam kemudian,mereka sampai di tujuan mereka.


Tok...Tok...Tok


Suara ketukan pintu terdengar di dalam rumah.Tapi,pemilik rumah masih belum membuka kan pintu untuk para tetamu itu.


Tok...Tok...Tok


Diketuk pintu itu sekali lagi.Tapi,untuk jetukan yang ini dikuatkan sedikit. Mungkin,karena sudah waktunya bagi para Malaikat tidur, pintunya tidak dibuka lagi.


Tok...Tok...Tok


Untuk ketukan yang ketiga kali,anak pemilik rumah ini membuka pintu.


"Ermnh.Siapa sih.Ganggu aja orang lagi tidur" katanya sambil mengikat rambutnya yang terurai panjang


"Hai" ucap Lucifer pada gadis itu


"E...eehh,RAYYAN!?" teriaknya kaget melihat kedatangan Rayyan


"...." Rayyan tidak menatap wajah gadis itu.Dia bahkan merasa tidak nyaman dengan perilaku gadis itu padanya


"Tunggu sebentar,ya.Sekejap aja" ucapnya lalu menutup pintu