REBECCA

REBECCA
episode 6



Badan ingit mulai kemerahan karena digaruk terus, Roy dan mama inggit sangat khawatir, bebeapa menit kemudian Inggit tiba di hotel, mama Inggit tanpa basa basi berjalan ke arah Inggit dan "PLAK!!, BRANINYA KAU!", semua tamu terdiam, kaget, melihat mama Inggit menampar Rebecca, Roy dan Inggit berlari menghampiri Rebecca, " ada apa ini ma? Kenapa kau memukulnya" -roy


" Rebecca apa yang kau taruh di dres Inggit, kenapa anakku merasakan gatal gatal, jawab !" -bos


" Oh, aku lupa, bubuk gatal mungkin" Rebecca menjawab sambil mendekatkan wajahnya ke wajah mama Inggit/mantan bosnya


"Kak! Kenapa kau melakukanya" -roy


"Roy aku tidak melakukannya dengan sengaja, oh bukan, maksudku dengan sengaja, hahahaha" -rebecca


" Tapi kak apa masalahnya?" -roy


" PLAK!!...PLAK!.." mama inggit menampar Rebecca lagi dan berkata.


"Ma kenapa kau memukul kak Rebecca, jangan lakukan itu" - Inggit


"Masalahnya akan segera ku putar disini" -rebecca. Mama Inggit berteriak dan berkata


" Dasar Rebecca ******, braninya melukai putriku yang sangat berharga, semua tamu undangan yang ada disini atau semua yang menonton siaran langsung di sosial media Inggit, ****** ini, Rebecca, dia menaburkan bubuk gatal ke pakaian anakku, designer yang terkenal ini menaburkan bubuk gatal ke baju anakku yang sangat berharga" - bos


Ingit dan Roy sepontan berkata " ma, sudah jangan emosi"


Rebecca tertawa dan bertepuk tangan " wah wah hebat, kamu menamparku dan berkoar seperti itu di hadapan tamu, baiklah, semua tamu undangan, silahkan pasang kuping dan mata kalian lebar lebar, aku akan menunjukan pertunjukan yang sangat fantastis"


*Inggit masih mengaruk badannya dan merasakan wajahnya juga sudah gatal.


"Roy, pasang mata dan telingamu dan perhatikan ini baik baik" -rebecca


Rebecca memutar film yang sudah di buatnya, diawal film Rebecca menaruh foto Tony " ini Tony adik saya, dia seorang seniman, tetapi hal buruk terjadi padanya di beberapa thn yang lalu, sehingga dia harus pergi selama lamanya, di gang xxx kota xxx jam xxx teman adik saya Roy, menelfon saya memberi kabar jika adik saya dalam keadaan kritis dan kekurangan darah, betapa hancur hati kami berdua, adik sekaligus sahabat dari Roy terkapar di rumah sakit dan koma sampai akhirnya meningal, dia tidak pernah bangun dari komanya, saya dan pihak kepolisian sudah berusaha mencari pelakunya tetapi nihil, kami hanya mempunyai 1 bukti, yaitu ACC wanita yang sangat mahal, saya berfikir yang membunuh adik saya adalah seorang wanita kaya yang gila fashion, itu mengapa saya berusaha mati Matian agar bisa menjadi fashion designer yang terkenal, dengan cara itu pelaku pembunuhan adik saya pasti akan datang ketoko pakaian milik saya dan Roy, butuh waktu yang sangat lama untuk mengungkap siapa pembunuh adik saya?, Dan tidak kusangka, ternyata dia adalah Inggit, saya dulu sangat kagum dengan inggit karena sangat baik dan ramah, tetapi di balik kebaikannya dia ternyata memakai topeng, dia sebenarnya pembunuh yang sangat keji.


Mama Inggit menyela " hey ini tidak benar, ini fitnah!" -bos


Semua tamu undangan berbisik bisik tidak percaya, semua orang yang melihat siaran pun mulai memberi komentar tidak menyangka Inggit adalah pembunuh.


"Saya memiliki ide untuk membuat ACC yg hampir sama dengan perhiasan yang Inggit jatuhkan, dan saya menamai ACC ini KILLTNY01ACC, ini design pertama ACC KILLTNY01ACC, untuk mengungkap kasus ini, saya sengaja membuat 2 design yang berbeda, ini design ke 2 yang saya jual dan hanya ada 5 buah saja, beruntungnya ada 1 teman Inggit yang ingin melihat KILLTNY01ACC sebelum di pasarkan, kan di berkata bahwa ACC ini mirip dengan milik inggit yang hilang beberapa tahun yang lalu, saya syok dan tidak percaya bahwa Inggit tega menghabisi nyawa adik saya,adik saya mempunyai salah apa? Dia anak yang baik dan berbakat, walau kami tidak rukun, butuh waktu lama sekali untuk mengungkap kasus ini, saya sangat lega karena sudah tau siapa pelaku pembunuhan adik saya Tony, saya pikir cukup saampai disini saja, Tony kaka sudah balas dendam dan Kaka akan segera menyusulmu, Roy aku serahkan kasus ini kepadamu, Kaka pergi dulu, Kaka menyangaimu"


Rebecca menodongkan pistol kekepalanya sendiri dan Roy seketika berlari tapi sudah terlambat "DOR..!!!" Suara tembakan mengagetkan seluruh tamu undangan dan pemisa yang menyaksikan live di sosial media, "hah Rebecca meningal" "dia menembak kepalanya sendiri" " astaga ada apa ini" "Rebecca, cepat bangun lagi dan bilang ini cuman PRANK, kumohon" semua orang heboh dan Roy menangis sejadi jadinya di jazad rebecca, Inggit juga sudah tidak baik baik saja, nadanya penuh luka garukan dan wajahnya sangat rusak, mama Inggit berusaha membawa Inggit kabur, tetapi semua tamu undangan sudah memangil polisi dan menahan mereka agar tidak kabur.


Berita soal Rebecca dan kasus inggit menyebar ke seluruh dunia, dengan cepat, "Rebecca seorang fashion designer yang sangat terkenal meningal dunia dengan cara bunuh diri di saat karirnya sedang meroket" , pelaku pembunuhan adik Rebecca akhirnya terungkap, wanita muda berinisial I anak dari bos tempat Rebecca dulu bekerja" "wajah dan tubuh pembunuh adik Rebecca rusak karena rebecca"


keesokan harinya, semua tamu undangan yang datang ke pernikahan Inggit dan Roy mengeluhkan diare yang sangat hebat dan melaporkan Inggit kepada pihak yang berwajib.


Mama Inggit ingin protes, ingin menuntut dan mencari restoran dimana roy dan Inggit memesan makanan dan M.U.A yang merias wajah Inggit tetapi hasilnya nihil, karena restoran dan tempat M.U.A itu sudah dibeli oleh Rebecca dan pemilik sebelumnya sudah pindah dan tidak ada informasi mereka pindah kemana karena rebecca sudah Menganti semua identitas orang orang tersebut.


Roy sangat membenci Inggit dan orang tuanya, dia tidak akan bisa memaafkan Inggit dan orang tuanya, Roy menceraikan Inggit pada hari pernikahannya. dan memasukan ingit dan orangtuanya yang sudah berani menampar Rebecca dan menghina Rebecca.


" tidak ku sangka ternyata kau yang sudah membunuh temanku, Inggit aku menceraikanmu sekarang juga, dasar kau pembunuh" -roy


"maafkan aku Roy aku bisa jelaskan" -ingiit masih garuk garuk meskipun badannya sudah berdarah darah


"Roy tolong maafkan Inggit, dan perbuatan Tante kepada rebecca tadi" -bos


"tidak! kalian tidak bisa ku maafkan!, lihat, kakaku Rebecca dia meningal" -roy


"kumohon Roy maafkan aku, aku akan menjelaskan semuanya" -inggit


" jelaskan saja di kantor polisi, aku akan menuntutmu sampai kau dan mamamu membusuk di dalam penjara" -roy


Inggit mendekati Roy yang sedang memangku jazad rebecca sembari menunggu ambulance datang, dan Roy mendorong Inggit


" pergi kau, dasar pembunuh" -roy.