
Sudah berbulan bulan berlalu aku bertanya kepada ingit, " apa adiku membalas pesanku?" Dan ingit selalu menjawab "tidak, dia tidak pernah membalas pesan yang kau kirim". , sampai di suatu hari Roy teman Tony menghubungiku dan berkata " Halo kak, Tony kak, tony" ujarnya.
" Hah apa Roy? Ada apa? Apa yang terjadi, Tony kenapa?!" Ujarku.
" Tony kritis kak, dia sekarang ada di rumah sakit xxx dan dia membutuhkan donor darah golongan AB sekarang juga, karena stok di rumahsakit kosong" ujar Roy.
Aku syok dan langsung berlari mencari taksi dan pergi kerumah sakit xxx untuk mendonorkan darahku karena golongan darah kita sama.
Dirumah sakit Roy menjelaskan kenapa Tony bisa keritis dan banyak sekali luka tusukan di badan Tony.
" Tony pergi keluar untuk menemui teman kencannya, tetapi dia tidak pernah bercerita siapa teman kencannya kepadaku, aku menemukan Tony dalam keadaan kritis di gang dekat rumahku dan semua barang nya hilang, seperti ponselnya dan dompetnya, untung saja aku menemukannya dan segera membawanya ke rumah sakit" ujar Roy.
Aku hanya bisa menangis sembari mendengarkan Roy berbicara.
Diruangan polisi memberiku barang milik Roy dan menemukan satu aksesoris yang sangat familiar bagiku, " sepertinya aku pernah melihat ini, tapi dimana ya?" Ujarku dalam hati.
Aku berbicara kepada polisi yg sedang menyelidiki kasus Tony dan berkata " pak, tolong Carikan pelakunya sampai dapat, saya mohon pak, saya tidak terima adik saya menjadi seperti itu" polisi menjawab " baiklah saudari Rebecca, saya akan mencari pelakunya sampai tertangkap, saya permisi dulu" ujar pak polisi.
Aku dan Roy gantian berjaga Tony yang sedang terbaring koma di rumah sakit, aku bekerja seperti biasa, ingit bertanya bagaimana keadaan Tony saat ini " bagaimana keadaan adikmu?" Aku menjawab " yah sudah satu Minggu berlalu dan dia masih koma, aku sangat cemas memikirkan dia, dia saudaraku satu satunya, jika dia pergi, aku tidak mempunyai siapa siapa lagi".
" Hey, come on, jangan berbicara seperti itu, kamu harus yakin adikmu bisa bangun, adikmu bisa sembuh" ujar ingit.
" Yah aku selalu berdoa kepada Tuhan agar dia cepat bangun dan seseorang yang menyakitinya bisa segera di tangkap" ujarku.
" Kamu harus yakin adikmu bisa sembuh okey" ujar ingit lalu dia pergi dengan tersenyum.
"Ah yasudah lah, Roy jika kau mau pulang, pulang saja dulu, aku mau menjaga Tony sambil membacakan dongeng kesukaannya waktu dia masih kecil". " Baiklah kak, saya permisi dulu, ujar Roy.
Berbulan bulan berlalu tony akhirnya meninggal dunia, dan polisi juga belum menemukan siapa yang sudah melukai adikku dan kasusnya di tutup. Aku sangat sedih, marah, hancur dan kecewa, kenapa orang orang yang kusayangi semua pergi meninggalkanku sendirian, aku bertekat dan berjanji kepada Tony bahwa aku bisa menemukan pembunuh yang sudah menyakitinya dan menjebloskan ke penjara dan diberi hukuman yang setimpal.
Sejak kematian Tony aku keluar dari pekerjaanku dan membuka bisnis pakaian bersama Roy, dan ingit sering berkunjung ke toko pakaian kami karena dia sangat menyukai fashion. " Waw rebecca, kau sangat hebat, tokomu indah sekali, dan ini, pakaian ini apa kamu yang merangkainya?" Ujar ingit, " ya aku yang merancangnya, pakaian ini terlihat simpel, tetapi jika di pakai memberikan kesan yang sangat mewah, apa kau mau mencobanya?" Ujarku.
"Oh tentu saja aku ingin mencobanya, wah lihat lah re, ini baju yang sangat indah, aku akan membelinya dan mempromosikan brandmu kepada teman temanku, aku yakin kau akan segera terkenal, rancangammu sangat indah" ujar ingit.
" Terimakasih, jika tokoku sudah terkenal kau akan menjadi pelanggan vvipku yang pertama" ujarku.
Roy baru datang ketoko dan melihat ingit, dan bertanya kepadaku, " wah kak, siapa wanita cantik ini" tanya Roy, " oh, ini Inggit anak dari bosku dulu" ujarku.
Ingit dan Roy berkenalan, dan mereka berkencan.
Setiap hari ingit dan teman temanya yang gila fashion berkunjung ketoko kami, toko kami menjadi sangat terkenal berkat Inggit, Roy akhirnya melamar ingit dan beberapa tahun kemudian merencanakan pernikahan di tahun yang akan datang, aku sangat bahagia melihat Roy dan Inggit, sampai suatu hari aku mengingat satu aksesoris yg di berikan oleh pak polisi saat di rumahsakit, dan mempunyai ide untuk membuat aksesoris yang agak mirip dengan aksesoris yang di pakai pelaku penusukan Tony dan menamainya "KILLTNY01ACC" aksesoris ini ku buat dengan sangat terbatas hanya 5buah saja dan hanya bisa di beli oleh member VVIP Aku berharap ada member VVIP yang tau siapa pemilik aksesoris tersebut, karena setelah ku cek dengan detail ternyata aksesoris itu terbuat dari emas asli dan ditaburi permata, jadi ini pasti milik orang kaya. Tepat 1 hari sebelum launching aksesoris "KILLTNY01ACC" salah satu teman Inggit yang mempunyai member VVIP di tokoku ingin melihat dan menjadi orang pertama yang membelinya, aku sangat syok saat dia berkata " OMG!.., bentuk aksesoris ini seperti aksesoris punya Inggit yang katanya hilang bertahun tahun yang lalu, ya ini agak sedikit mirip, sedikit mirip, bagaimana kau bisa berimajinasi membuat desain seperti ini, kau memang sangat hebat re, ini mewah sekali" ujarnya. Aku langsung terdiam dan berkata di dalam hati " apa? Inggit? Aksesoris itu milik Inggit, tidak mungkin", teman inggit berkata, " ini berapa harganya re, aku sangat ingin membelinya, ini indah sekali" ujarnya. " Oh iya maaf sepertinya acc ini tidak jadi di perjual belikan" ujarku. "Kenapa re? Ini sangat elegan" ujar teman Inggit. " Aku akan membuat ACC yg lebih baru dan tidak berbentuk seperti ini, karena aku tidak mau barang dari brandku mirip dengan barang brand lain, sebagai gantinya kau boleh memilih apapun ditokoku gratis, tapi dengan satu syarat jangan memberi Tahu kepada siapapun bahwa kau sudah melihat KILLTNY01ACC ya?, Aku bisa sangat malu jika orang orang tahu bentuk ACC ini, mereka akan menertawaiku dan berkata aku seorang plagiat, kumohon jangan bilang kepada siapapun " ujarku. "Sunguh apapun yang ku mau, gratis?" Ujar teman Inggit. " Ya apapun yang kau mau ambil saja" dalam hati aku tidak bisa percaya, " apa?, Jadi yang sudah mencelakai adiku itu ingit ? tapi kenapa?, Kenapa dia melakukannya? Kenapa?".
Aku masih syok da tidak percaya, aku ingin bilang kepada Roy, tetapi aku tidak ingin menghancurkan perasaan Roy, ah aku tidak peduli, aku akan balas dendam dan menjebloskan dia kedalam penjara!, Ingit awas saja kau BEDABAH sialan !
Disuatu tempat Roy dan Inggit sedang berjalan jalan sambil membicarakan persiapan pernikahan mereka dan membahas ACC KILLTNY01ACC, ingit berkata " sayang, aku penasaran sekali dengan KILLTNY01ACC, apa kau mempunyai desainnya?", " Tidak, kak Rebecca tidak memberiku desain KILLTNY01ACC, mungkin nanti malam dia akan mengirimkan desainnya, besok hari launcinngnya, biasanya seperti itu, dia akan mengirimnya dimalam sebelum launcing" ujar Roy. " Yasudah, sayang aku sangat lapar, bisakah kita mampir ke tokoku, aku sangat ingin makan disana" ujar ingit. " Baiklah, kita ke toko perhiasan dulu, aku ingin membeli gelang untuk ibumu" ujar Roy. Didalam hati Inggit bergunam " aku sangat penasaran dengan KILLTNY01ACC seperti apa bentuknya, kenapa rebecca sangat merahasiakan bentuknya, atau jangan jangan bentuknya seperti ACCku yang jatuh di malam itu? Ahh aku sangat pusing sekali" lalu tiba tiba ponsel Roy berbunyi, dia mendapat foto desain dan bentuk ACC KILLTNY01ACC, " Roy, ini desain accnya, ini terbuat dari emas putih yang di beri warna hitam dan potongan batu Ruby merah yang sangat cantik, sesuai namanya KILLTNY01ACC, aku membuat desain yang sangat kelam, hitam menandakan kematian dan batu Ruby merah menandakan darah, aku sudah membuatnya 5 buah saja dan dibandrol dengan harga 1jutadolar, apa kau setuju?", Roy bertanya dan memperlihatkan desainnya kepada Inggit, " sayang, seperti ini desainnya, apa kau suka? Jika suka aku akan membelikannya untukmu?" Tanya Roy. Ingit dengan penasaran melihat desainnya " wah ini sangat indah, Rebecca benar benar jenius, imajinasinya sangat liar dan mengekspresikannya lewat perhiasan, aku mau satu buah, sayang belikan satu KILLTNY01ACC untukku ya?" Ujar inggit dan berkata dalam hati " ahh syukurlah, kukira bentuknya akan sama dengan ACCku yang hilang, hilang dimana sebenarnya ACCku, semoga saja tidak ada yang menemukannya"
Rebecca sangat pintar dia memang sengaja membuat 2 desain perhiasan, dia beruntung orang pertama yang melihat KILLTNY01ACC bukan ingit tapi temannya dan dia pernah melihat ACC ingit yang hilang, lalu Rebecca membuat ACC yg hampir sama dengan ACC yang di pakai pelaku penusukan adiknya Tony.