Our Love Hate Relationship

Our Love Hate Relationship
Belum Kenal



Hari ini hari ketiga orientasi, Veria masih dengan grup yang sama dan semakin akrab dengan Ikhsan dan Suri. Mereka saling bercanda dan mengenal lebih baik. Ikhsan dari tehnik informatika yang punya hobi main kartu mulai tertarik dengan penjelasan bridge, salah satu kegiatan mahasiswa yang ada di lingkungan kampus. UKM Bridge, Suri yang memilih fakultas hukum pun cukup suka berolah raga tertarik dengan UKM Tenis meja. Dan Veria yang memang belum pernah benar-benar memikirkan apa yang benar-benar  tentang dirinya sukai, ia menyukai bridge, catur, tenis meja, teater dan juga taekwondo (Veria sudah adalah pemegang sabuk hijau saat di SMU, ada keinginan untuk melanjutkan ke level berikutnya).


“Bridge? Jembatan?”Tawa suri meledek Ikhsan


“permainan kartu itu seru lah, olahraga otak.”balas Ikhsan


“jadi kamu sur olahraga fisik, kamu san olahraga otak?”tanya Veria


“alasan aja dia Ver, benernya emang males gerak, alias mager.” seru Suri sambil lari meninggalkan mereka


“woiiii” teriak ikhsan sambil tetap duduk.


Veria, Ikhsan dan Suri makan di kantin psikologi hari ini, traktiran Suri.


Sebenarnya Veria tidak merasa enak mengingat mereka baru kenal beberapa hari, tapi ikhsan bilang biar aja, suri selalu gitu, entar gantian jelas ikhsan.


Ikhsan dan Suri adalah teman kecil di kampung halaman mereka di makassar karena mereka bertetangga. Dan mereka juga bersahabat karena seusia, mungkin sudah sekitar 15 tahun-an, itu pun karena ikhsan gak bisa ingat masa dia batita, menurut suri mereka udah jadi sahabat sejak janin karena ibu mereka juga teman baik.


Tidak tau kenapa melihat hubungan Ikhsan dan Suri, Veria kayak tertular, melihat ketulusan mereka dan persahabatan mereka yang terasa hangat di hati.


“oi….Verrr….oi. melamun aja.” tiba-tiba ikhsan teriak di muka veria


Veria yang sontak kaget refleks ngegeplak muka ikhsan.


“Auw. Buset ni anak ngelamun, saya yang kena tampar.” sambil mengusap hidungnya yang kena pukul.


“Sorry sorry san…kagat liat gw.” balas Veria agak kikuk


“sakit ya san?”Veria mendekat sambil menggigit bibir bawahya bingung harus berbuat apa.


“tenang aja gak apa apa kok.” sahut ikhsan melepaskan hidungnya yang memerah dan malah nyengir.


“eh by the way, jadi kamu bakal pilih kegiatan apa, dari tadi kayaknya kamu gak bilang ini kan?”


“bingung, banyak yang menarik san. Bridge kayaknya menarik, aku suka main kartu juga, teater juga asyik kayakya,acting seru kan? Aku dulu juga pernah ikut tenis meja sama taekwondo waktu SMU, catur juga kayaknya asyik kan? Secara bokap gw biasa ngajakin main mulu.”Celoteh Veria.


Ikhsan yang mendengarnya sambil ikutan mikir cuma bisa ngangguk-ngangguk dan geleng-geleng persis kayak mainan yang ada di dasbor mobil.


“san, udah mau jam 1 ni, bentar lagi mesti kumpul kan? Rute kita tadi terakhir di perpustakaan kan? Brarti habis ini sekitar sini. Suri mana?”


“tenang aja itu anak kadang bisa kayak jelangkung kok, ntar juga muncul sendiri, kita jalan aja ke situ dulu” ajak Ikhsan sambil menunjuk tangga yang tidak jauh dari kantin dan sudah ada beberapa teman kelompok kami yang berkumpul.


Tidak lama yang dibilang kayak jelangkung pun nongol sambil lari-lari kecil.


“gila, kalian mah tega ninggalin.” ambek suri sambil cemberut dan duduk di sebelah Veria


“sapa yang ninggalin yang lari kan kamu, saya mah duduk diem sama Veria.” balas ikhsan


“wah kalian udah akrab banget ya kayaknya, bener-bener kehebatan non lokal” seru salah satu mahasiswi grup mereka juga.


“kamu…..”Veria menjawab mencoba mengingat namanya.


“Nancy kan? Dari Farmasi.” sapa Ikhsan.


“wah inget lo kamu” jawab nancy sambil tertawa.


Nancy memiliki wajah yang lumayan manis, rambutnya yang panjang sepunggung dan di cat coklat kemerahan membuatnya seperti bersinar, ditambah dia memakai contact lens yang juga membuat matanya terlihat berbinar. Cara bicaranya juga lumayan enak didengar. Veria mengamati teman barunya itu yang sedang berbicara dengan Ikhsan.


Tidak lama kakak maping foreigner, Farel datang dan meminta mereka berkumpul untuk menyiapkan yel-yel grup karena setengah jam dari sekarang akan ada permainan antar grup.


30 menit kemudian.


Yel kelompok Foreigner sudah siap dan mereka akan mengadakan permainan keakraban ini kembali di area parkir motor, di depan perpustakaan kampus.


Ikhsan, Suri dan Veria dan bersama teman lainya sibuk mencoba menghafal yel-yel yang telah dibuat untuk nantinya di praktekan langsung didepan seluruh maharu lain.


Mereka semua pun berkumpul dan duduk di  depan perpustakaan yang sekarang bagian depannya telah diubah menjadi panggung yang cukup besar.


“Hai adek-adek, saya Rosa sebagai ketua panitia acara dan juga mc kedua dalam acara ini, mc pertama silakan perkenalkan diri dan mandu acaranya ya.”


“halo-halo aku Ethan bakal manduin semua acara di panggung ini, anggap aja kak rosa cadangan aku ya, karena dia sibuk urusin yang lain juga” seru Ethan menjelaskan.


Semua mahasiswa/i bertepuk tangan dan semua mata mayoritas mahasiswi suka memandang pemandangan cowok baru yang mengaku Mc ini, pakaiannya causal tapi rapi, dan wajahnya sangat tampan ditambah memiliki 2 lesum pipi yang membuat senyum kak Ethan jadi sangat manis.


“cakep ya.”tiba-tiba ikhsan berbisik kepada Veria.


“hm hm….”angguk Veria. Di pikiran Veria cowok seperti Ethan = bahaya. Ganteng dan popular, sebisa mungkin jangan sampai bersingungan kalau tidak mau kejadian sekolah keulang lagi.


“ok pertama aku pengen denger yel-yel dulu ya, disini semua nama grup udah ada di aku, nanti aku bakal minta tiap maping gantian ambil untuk nentuin giliran, yang diambil pertama berarti bakal maju pertama, yang kedua maju kedua gitu seterusnya.


Kak Farel pun sudah didepan bersama 49 maping lainnya dan mengambil satu per satu kertas dalam box, kemudian menyebutkan nama kelompok yang mereka ambil, lalu diberikan kepada Ethan. Ethan mencatatnya secara berurutan.


Kelompok BI berada di urutan pertama.


“beri tepuk tangannya untuk temen-temen dari BI, Beautiful Idol.” panggil Ethan dari panggung


“pffftt” refleks Veria tertawa


“BI. Saya kira pelajaran bahasa, ternyata kok jadi idol?”bahas Ikhsan ikut tertawa.


“sstt, emang nama kelompok kita gak aneh juga?”bisik Suri kepada Veria dan Ikhsan sambil menahan tawanya.


Mereka pun jadi saling memukul pelan untuk menahan tawa, yang anehnya sepertinya teman-teman yang lain tidak ada yang merasa selucu mereka.


Trone yang merupakan kelompok dari BI pun maju ke depan, yel mereka diawali dengan sedikit pertunjukan modern dance yang dipimpin anton dan diikuti beberapa lelaki di kelompok BI dan seolah battle dengan tradisional dance yang dipimpin oleh Tari. Lalu setelah battle selesai sisa anak lainya juga ikut masuk bergabung sambil berkata kami punya keahlian, kami punya ketampanan, kami punya kecantikan, Beautiful Idol. Seru Trone dan yang lainya bersamaan, dan Trone, anton, Tari maju ke depan tersenyum dan mengedipkan sebelah mata mereka.


Dan semua penonton sontak berteriak dan bertepuk tangan, grup ini emang tidak bisa dipungkiri berisi banyak cowok ganteng dan cewek cantik kayak idol.


Grup bahaya pikir Veria. Menghembuskan nafas dengan beratnya.


Grup-grup lainnya pun naik ke panggung sampai grup foreigner dipanggil diurutan 17. kami berbaris agak dibelakang dan 1 per satu akan maju


“ kami mungkin bukan bule”


“tapi kami juga bukan lokal”


“kami Foreigner”


“katanya si gw betawi, jakarta.” seru Veria sambil maju diikuti Ikhsan dan Suri yang maju bersama “kita boleh tanya tentang makassar.” berbicara bersamaan dan membungkuk bersama Veria di sisi kanan panggung. Diikuti teman-teman mereka yang sedikit menyebutkan bahasanya. Dan kemudian teman-teman yang dari surabaya maju bersama sambil berkata dan merangkul kami.


Veria dan yang lain menunjukkan senyum dan kemudian berlari menuruni panggung, secara kebetulan mata Veria bertemu dengan Trone yang sedang melihatnya tersenyum dan malah tersenyum kembali membuat Veria lagi-lagi tidak terbiasa dengan keramahan tersebut.


* * *


Permainan pun akan dimulai, kak Ethan sudah menjelaskan kalau permainan akan menggunakan sistem gugur dengan sebelumnya kelompok akan dibagi menjadi 5, di setiap grup pertandingan akan ada 10 grup yang menggunakan grup urutan yel-yel. 1-10. 2-20 dan seterusnya sampai grup 50. Permainan ini adalah permainan kata berantai dengan bertambah banyak suku kata, pemenangnya adalah yang dapat paling banyak peserta. Pertanyaan bebas tapi harus sopan, jawaban pun bebas tapi harus sopan, dimana orang yang menjawab pertama harus menjawab dengan 1 suku kata, lalu mengajukan pertanyaan ke lawan yang harus menjawab 2 kata dan akan balik bertanya agar lawan menjawab dengan tiga suku kata dan seterusnya, setiap regu diwakili dengan 10 orang. Ditambah harus menggunakan bahasa indonesia ya, kalau menggunakan bahasa suroboyoan atau bahasa lainnya bakal langsung dieleminasi. Masing-masing regu akan ditandingkan lagi dengan sistem kompetisi penuh. Hari ini hanya pelaksanaan babak penyisihan besok adalah babak final dan lanjut tur kampus.


Permainan pun dimulai Trone menjadi salah satu wakil dari grupnya. Melawan grup destiny yang merupakan grup urutan 2. kalau grup BI menang dia akan melawan pemenang dari grup 3-4. dan untuk mempermudah pemahaman bagi grup lain maka grup 1 yang terdiri dari urutan 1-10 memainkannya di panggung. Trone, Tari, Anton dan 7 anak lainnya di grup ini menjadi perwakilan, dan mereka bisa sekali cocok seperti nama grupnya membuat beberapa orang yang menonton mengatakan mereka sudah “curang” mengandalkan wajahnya.


Permainan dimulai. Kakak maping mewakili dengan melakukan suit satu sama lain. Dalam hal ini kakak maping BI menang dan permainan akan dimulai dengan kakak maping BI mengajukan pertanyaan ke orang pertama di tim destiny yang harus menjawab hanya dengan  satu suku kata dalam bahasa indonesia dan harus masuk akal jawabannya, yang bertanya juga harus memungkinkan untuk jawaban satu suku kata tersebut. Dan giliran kemudian orang yang sudah menjawab tersebut harus mengajukan pertanyaan kepada lawan yang harus menjawab dengan dua suku kata begitu seterusnya.


“panggilan orang yang lebih tua?”


“kak” jawab orang pertama tim destiny yang kemudian harus mengajukan pertanyaan ke tim lawan yang saat itu anton, anton ini memiliki wajah tampan dengan mata yang bulat dan seperti berbinar.


Cewek yang menjadi peserta pertama ini menatap anton dan anton tersenyum, senyum anton seketika membuat grup ini KO.


Waktu 10 detik yang diberikan habis tanpa memberikan pertanyaan, dan si cewek cuma bisa nelen ludah sambil memukul-mukul dadanya dan meminta maaf pada timnya. Kak maping destiny berdalih kalau kelompok mereka belum paham benar dan kelompok BI terlalu me”nyilau”kan.


Pernyataan ini jelas membuat semua yang menonton tertawa, termasuk Veria yang melihat satu per satu anggota BI yang menjadi perwakilan. Entah kenapa mata Veria menatap lebih lama kepada Trone dibanding yang lain padahal dia bisa melihat kalau ada yang lebih tampan, namun senyuman Trone yang unik dengan menunjukkan sedikit gigi taringnya mengesankan sisi yang misterius bagi Veria. Permainan berlanjut dan seperti perkiraan penonton karena BI “curang” mereka menjadi pemenang grup 1. Setelah itu grup 2 dan 10 bertanding masing2 dengan maping grup 1 semua menjadi wasit ditambah panitia lainnya. Untuk peserta grup 1 yang sudah bermain dan pemenang diperbolehkan berkeliling untuk melihat grup manapun yang ingin ia tonton.


Trone berjalan ke kelompok urutan 23, Nice, nama kelompoknya ordinary banget dan lawanya gak kalah ordinary Good, nah kelompok ini ada Eliah makanya Trone jadi penasaran.


“Nama Panggilan kamu?”


“Bi”


“keahlian kamu?


“basket”


“Olahraga paling sulit?”


“Badminton”


“Good kalah” seru juri.


Yang lagi bermain sempat bingung dan Trone yang lagi nonton spontan menjawab


“badminton kan bahasa inggris.”


Kedua grup itu pun jadi ramai karena sama-sama tidak menyadarinya dan Trone pun jalan ke grup lainnya, kemudian ia tertarik karena mendengar suara yang lumayan keras namun logatnya berbeda, itu suara dari Ikhsan. Ikhsan yang mengatakan “menaaaang” dengan keras dan bersiap untuk melawan grup berikutnya.


Foreigner telah menang melawan grup Retoris. Dan sekarang akan melawan grup absurd. Nama Absurd menarik perhatian Trone yang berpikir bisa seabsurd apa grup ini?


Kali ini Veria, Ikhsan dan Suri menjadi perwakilan dari grup Foreign. Veria menjadi peserta ketiga, Ikhsan ke 4, dan Suri terakhir yang harus siap dengan jawaban yang panjang.


Kak Farel pun melakukan suit dengan kakak maping Absurd dan kakak maping absurd menjadi pemenangnya.


“kalau sakit bilang apa?”


“Auw”


Penyebab orang nangis?


“Sedih”


Kalau menang berarti apa?


“juara”


Berteriak-teriak seperti orang gila karena apa?


“Gatal-gatal”


Jawaban ini sontak membuat kedua grup ramai, grup foreign melakukan protes karena jawaban kurang masuk akal


“masak gatal teriak?”


“ bisa aja kan?”


“gatal digaruk lah ngapain teriak?”


“kalau gatalnya dalam hati?” cowok tim absurd bergaya teriak-teriak sambil menggaruk dadanya tidak gatal.


“haiz” seru Veria kemudian tertawa


Trone melihat tawa Veria yang terlihat sangat ceria, tawa yang tulus sampai ke mata.


Berikutnya tim absurd menanyakan pertanyaan kepada Veria yang masih tertawa.


“Panggilan khusus buat teman sebelah kananmu?”


“Petapa aneh”sahut Veria agak ragu yang membuat Ikhsan menyenggolnya dengan keras sembari protes.


“napa jadi petapa aneh?”bisik ikhsan


“gak tau tiba-tiba kepikiran itu.”balas cepat Veria


“Panggilan sayang buat pacar kamu?”


“Malaikat baik”


Penyebab kamu bertengkar?


“hidung ditarik-tarik” jawab ikhsan


Paling malas ngapain?


“tidur dipasir panas.”


Jawaban aneh ini mengundang pertanyaan yang juga aneh, “ngapain coba pasir panas buat tidur, absurd banget.” ini mengundang tawa dan membuat juri segera sadar kalau tim absurd kalah karena jawaban dengan jumlah suku kata yang kurang, maka Grup Foreigner pun berhasil maju ke babak selanjutnya.


Pertandingan terus berlangsung dan masing-masing grup telah menemukan pemenangnya. Dari grup 1 BI, Grup 2 Foreigner, Grup 3 Anak Baru, Grup 4 Pecinta lingkungan, Grup 5 Falseto, Grup 6 Eagle, Grup 7 Lonely, Grup 8 Bookworm, Grup 9 Manusia biasa, Grup 10 Winner.


Pertandingan penyisihan akan dimulai pukul 8.30 keesokan harinya. Dan semua pertandingan akan dilaksanakan diatas panggung dan akan ditentukan juara 1-3.