
"Ah, hari ini cerah sekali" ujar ando.
Hari ini adalah hari minggu, jadi ya sekolah tentu saja libur. Terlihat, ando yang sedang duduk menonton tv dirumahnya.
biasanya ando hanya menonton televisi pagi hari. Ketika siang tiba, teman teman ando datang dan dia pun pergi bermain.
Permainan yang biasa ando mainkan bersama teman temannya ialah sepak bola. Ya, walaupun terkadang mereka memainkan permainan lain.
Hari berganti hari, ando akhirnya kembali ke sekolah. Begitu juga dengan teman temannya, ando dan teman temannya saling bertegur sapa.
Kelas lima ando berlangsung dengan cukup baik.dapat bermain,mengenal,dan berbicara bersama orang lain.
Dikelas lima, ando menyukai seseorang. Hah, masih kelas lima sd loh udah menyukai seseorang. Haa, aku nga ngerti sih, tapi ya sudahlah.
Orang yang dia sukai bernama yui, teman sekelas ando. Aku juga penasaran sih kenapa ando menyukai yui?, tetapi, ya begitulah kenyataanya.
Ando jarang berbicara dengan perempuan, jadi dia nga terlalu dekat dengan yui. Ya walaupun begitu, ando tetap ingin berbicara dengannya.
Suatu hari, wali kelas ando menetapkan untuk membuat kelompok di masing masing sekolah. Termasuk di sekolah ando, beruntungnya ando satu kelompok dengan yui.
Setiap kelompok berisikan 4 orang. Ah, andaikan di dunia itu ada yang seperti ini pasti menyenangkan bukan?, tapi ya begitulah.
"eh, aku satu kelompok dengannya", kata ando didalam hatinya.
tapi, walaupun begitu ando tidak bertindak agresif dan tetap tenang.
Hari berganti hari, tahun berganti tahun. Akhirnya ando berada di kelas enam sekolah dasar. Dikelas enam ando sedikit berubah, baik dari fisik maupun prilaku.
Ando juga lebih suka menyendiri dan hubungan dengan teman teman sekelasnyapun terlihat sedikit longar.
Disuatu saat ando berkelahi dengan teman sekelasnya, akibat hal itu ando dipangil ke ruang guru. Setelah diceramahi cukup lama, ando masuk ke lokal.
Di lokal ando disuruh berdiri di depan oleh wali kelasnya. dan kalian tau apa yang di bilang wali kelas ando?, katanya "janggan ada yang berteman lagi dengan ando".
Ya spontan ando terkejut tapi juga tidak bisa berbuat apa apa, padahal jika dilihat itu hanya perkelahian anak anak. Bukankah seorang guru seharusnya tidak pantas mengatakan hal itu kepada anak anak.
Karena kejadian demi kejadian yang di laluinya, ando merasa frustasi. "Ah, semua terjadi begitu saja", kata ando.
di akhir semester, tepatnya hari kelulusan. Ando mengecewakan yui, sebab yui telah membantu pembayaran uang perpisahan ando.
Ketika hari perpisahan kelas, ando tidak dapat datang ke sana. Ya lagian dia juga udah di asingkan.
Setelah hari perpisahan berakhir, ando tidak lagi berhubungan dengan mereka, baik itu yui maupun teman temannya yang lain.
Ya, sebenarnya ando sangat menyesal karena telah mengecewakan yui. Dia ingin mengembalikan uang itu dan meminta maaf, tetapi yui telah pindah rumah.
Ando tidak tau lagi keberadaan yui di mana, dia terus mencari tau dan terus begitu.
Ya, walaupun dia selalu bertemu dengan jalan buntu.
Setelah lulus dari sekolah dasar, ando meneruskan sekolahnya di perguruan fric. Dia berharap, kehidupan smp nya lebih baik.
tiga hari setelah mendaftar, ando diterima di perguruan fric. ia memulai kembali semua dari awal. Bersikap baik dan ramah.
Ya walaupun sebenarnya, bersikap demikian tidak selalu diperlukan. Karena kenyataanya, orang lebih suka bebas daripada bersikap kaku.
Didalam lokal, semua murid berkumpul di satu tempat. Dan para senior memberikan arahan dan tugas.
Setelah itu, para guru mulai memperkenalkan diri dan memisahkan ruangan pertama dan kedua. Karena jumlah siswanya cukup banyak.
ando berada di ruang satu, jumlah muridnya ada 32 orang. "huuh, ternyata ramai juga" kata ando.
Setelah pemilihan loka dan pembagian buku pelajaran. semua murid disuruh untuk pulang dan beristirahat serta mengerjakan tugas.
"akhirnya", kata ando sambil melangkah keluar ruangan. Perjalanan baru ando dimulai setelah ia masuk ke lokal itu.
Ya, bagaimana pun nasibnya setelah ini. Semua harus bisa ia lalui bukan?.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...