![MY Rain princess [SasuSaku]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/my-rain-princess--sasusaku-.webp)
saat Sasuke ada rapat dengan para kolega sakura mindik-mindik untuk kabur.( kenapa gak lewat jendela kamar) kamarnya ada di lantai atas oy kalo lewat jendela kamar terus loncat mati dong sakura.
luar istana matahari
"huh, akhirnya bisa keluar dari istana dan raja pantat ayam itu" kata sakura lega saat dia sudah bisa keluar dari istana.(kok gak ketahuan penjaga?) udah lupa ya, coba inget chapter 1. sakura menggunakan kekuatan fisiknya yaitu dengan bela diri kalau ketahuan penjaga ya auto.
buakkkkhhh....... jacccckkhh ...... hiiiiyyyyaaakk....
"setelah itu aku harus kemana aku tidak tahu arah jalan menuju negeri ku, waktu itu aku kan ikut orang yang mengantar kuda kemari huh, ehhh" setelah keluar dari istana sakura mulai berjalan mengikuti arah kakinya berjalan di tengah perjalanan terlihat beberapa orang yang berada di kebun. kebunnya kering orang-orang itu terlihat kebingungan.
ladang
"haaahhh, hari ini cerah sekali sesuai dengan namanya negeri matahari" kata orang yang sedang kepanasan.
"tapi kalau begini terus ladangnya bisa kering sebelum di siram" kata orang yang sedang duduk di bawah pohon.
"apa boleh buat kita pakai air tangki saja" kata seorang lagi.
tiba-tiba
♪♫♪♪♬♫♪
suara merdu terdengar sangat indah di telinga para petani yang sedang ada di ladang
sontak para petani itu langsung mencari sumber suara merdu itu.
"yah..... kayaknya itu tidak perlu" kata petani sambil menunjuk sakura yang sedang bernyanyi.
"wahai langit biru..... wahai matahari tidurlah sekejap....... dan awan mengumpulah di sini " lagu sakura masih terdengar merdu.
"eehh, apa ini yang sedang ramai di bicarakan itu"kata seorang petani.
"kalian baru pertama kali melihatnya ya!" kata orang lain
"titisan air..... basahilah ladang ini..... suburkan tanah disini.... kumohon" lagu sakura pun selesai.
"paman bagaimana ladangnya?" kata sakura berlari kearah orang-orang itu.
"sudah tidak kering lagi hujan memang bisa menyiram ladang sekaligus, terimakasih" kata seorang petani.
"iya, sama-sama paman" jawab sakura dengan sopan.
"sudah , kau tidak usah ke tempat raja lagi. jadi istriku saja ya" kata petani yang langsung berjalan dan memegang tangan sakura.
"eh" kata sakura singkat.
"hei kau mau memancing kemarahan raja sasuke ya" seorang perempuan yang langsung menjewer telinga orang yang memegang tangan sakura, seperti nya itu istri petani itu.
"nggak mungkin ke...." seseorang menggunakan penutup mendekati mereka.
doorrr....
"hayo kau mau kemana" ternyata itu penjaga istana yang sedang membujuk sakura pulang.
"aaaaaaaa" kata sakura kaget
"peluru kosong... hahahahhahaha" kata seorang petani yang langsung ngakak.
"kurasa dia menyuruhku pulang ke istana. para paman aku akan datang lagi sampai jumpa lagi" kata sakura yang berjalan namun masih sempat menoleh ke belakang untuk mengatakan kalimat tadi.
"ya sampai jumpa lagi datang kesini ya kalau buahnya sudah matang" kata seorang lain.
"dia putri yang hebat" kata paman lain.
tidak disadari ada orang yang dari tadi mengawasi gerak-gerik sakura.
istana matahari
brak.....
" hei kau..." kata sakura langsung masuk ke ruang kerja Sasuke .
" begitu pulang malah memanggil suami dengan sebuatan (kau)" belum selesai sakura berkata Sasuke nyelonong motong. "istriku tidak sopan ya" lanjutnya.
"kau memanggilku agar bisa kembali ke istana dengan peluru kosong,nggak sabar kalau kau seorang pengusaha masih di wakili lagi" kata sakura protes.
"balik kemasalah awal apa gunanya anda menjadi istri yang mulia, anda sangat tidak sopan, bukan cuma itu karena kau sudah berani kabur dari istana kamu akan di beri pelajaran tambahan" Kakashi mulai emosi nihhh.
"sudah maaf kan dia Kakashi aku sudah menyerah soal itu, tapi betul juga aku ingin kau berhenti memanggilku (kau) apa kau bisa memanggilku Sasuke. emmm tunggu dulu apa kau bisa memanggilku Sasuke-kun istri ku" kata Sasuke.
"sa.....sa.....sa.....sa....sa" sakura gugup.
"ayo cepat, apaan coba, cuma panggil nama saja kok, tanpa embel (Kun) tidak papa. padahal kamu berani banget di tempat tidur" kata Sasuke geram.
"jangan buat orang salah paham bilang saja sikap tidur ku jelek!!!" lebih geram."cuma nama kan nggak masalah kalau aku panggil kau yang mulia" lanjut sakura.
"nggak romantis tau aku mau kau memanggilku......" belum menyelesaikan kalimatnya ada seseorang yang langsung menerobos masuk dan menerjang eh maksudnya memeluk Sasuke.
"Sasuke-kun" kata orang itu.
"kau..." ucap Sasuke