![MY Rain princess [SasuSaku]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/my-rain-princess--sasusaku-.webp)
"Namaku sasuke uchiha, akulah raja matahari" berdiri dengan gagahnya.
"A...a...a..apa, raja katanya?"kaget karena rajanya muda hehehehe.
"padahal aku ingin putri yang cantik, tapi yang Dateng kok malah yang kayak gini, aku diremehkan!" tanyanya sambil berjongkok.
sangking kagetnya sakura Sampek gak denger apa-apa dan tambah Si raja muda (Sasuke) malah ngeledek lagi.
"ya sudahlah Putri Sakura dari kerajaan hujan, alasanku memanggil mu adalah aku ingin melihat hujan aku tidak tahu apa itu hujan. jadi Putri turunkanlah hujan aku ingin ingin melihatnya"pengen banget liat hujan ya.
kata-kata tadi membuyarkan lamunan sakura
"tapi aku sudah bosan dengan matahari, setelah daratan aku...."
tangan sakura agak sedikit mendekat ke muka raja muda itu lalu....
"kau ingin menguasai langit begitu maksudmu ja....Ngan...bercan...da.. dunia ini bukan mainan mu tau yang bisa kamu menangkan" berkata sambil membuka lebar mulutnya eh maksudnya membuka lebar mulut sang raja.
"pengawallll" teriak Sasuke yang merasa di rendahkan .
lalu pengawal segera datang dan menyeret sakura ke luar dari ruangan tersebut.
"ehhh, lepaskan biar aku kasih tau seberapa kejam dunia ini dasar kauuuu !!!!!!" memberontak minta lepaskan.
sakura dan enam pengawal istana pun menghilang dari tempat itu .
"dasar, seperti monyet liar apa dia beneran Putri" Sasuke merasa heran.
"biar saya pulangkan dia ke negeri asalnya yang mulia" kata Kakashi
"tunggu dulu Kakashi"
penjara istana
klanggg...
pintu penjara telah terkunci dengan sakura di dalamnya.
"eh, apa-apaan ini lepaskan aku heh kau raja yang mengira dunia ini mainan apa begini caramu menerima tamu kerajaan" sebel di penjara hanya gara-gara hal sepele.
"berani juga kau melawan, setelah menguasai dunia ini secara luas tidak pernah ada yang menentang ku seperti ini. hiburlah aku tuan putri, oh ya kamu juga gak akan aku kasih makan, baiklah selamat bersenang-senang" setelah berkata panjang lebar sasuke pun pergi begitu saja.
8 jam kemudian....
"sial kubunuh dia kujatuhkan dia dengan satu pukulan shannaro!!!!" batinnya.
"hei, keluarkan aku dari sini dan beri aku makan aku kelaparan bisa-bisa aku jadi mayat di sini" kata sakura yang dari tadi udah kelaparan ups, dari siang maksudnya.
"maaf tuan putri ini perintah raja saya tidak boleh melawan" ucap sang penjaga dengan santainya yaiyalah orang dia tadi makan di depan sakura.
sruk..
"apa dia selalu begitu ya maksudku raja kalian yang dingin banget itu" sakura merebahkan dirinya di lantai.
"biasanya sih, tapi sebagai raja beliau punya kemampuan untuk membersihkan pemerintahan dari korupsi" ucap penjaga yang lagi enak makan roti di depan sakura.
"negara lawan juga berhasil di taklukan satu demi satu" ucap penjaga lain yang sedang duduk.
"ya masalah nya sih saat penaubatannya itu, usianya masih sangat muda apalagi keluarga, marga, dan ibunya berasal dari kelas bawah keluarga, semua marganya dan terutama ibunya terbunuh 5 tahun yang lalu karena yang tersisa hanya tuan Sasuke saja jadi, dia di bawa ke istana dan setelah itu beliau menjadi orang yang sangat berprestasi beliau di naubatkan jadi raja" kata pengawal yang mencoba menjelaskan secara panjang lebar.
"pantas saja dia...." suara hati sakura
***
ffuuu..fyuuuu
"huh, angin di sini sulit di kendalikan tapi tinggal sedikit lagi jendela besi ini akan terbuka jadi aku bisa kabur" batin sakura
syangggg.... jendela besi pun terbuka pasti banyak yang bertanya kok gak ketahuan penjaga sebenarnya karena kekenyangan penjaga itu tertidur pulas jadi ini kesempatan sakura kabur.
tempat kerja yang mulia
"hn," ucapnya singkat
"yang mulia anda belum istirahat jadi makanlah" Kakashi meletakan nampan berisi roti isi daging itu di samping meja kerja Sasuke dan segera keluar dari ruangan itu.
"hn" lagi-lagi kata alien itu yang di dengar
setelah Kakashi keluar Sasuke pun berjalan menuju samping meja kerjanya.
"aku bosan"
lalu.... Braaakkkk
"kalau begitu aku akan membuat mu tidak bosan lagi" sakura datang tiba-tiba lewat jendela dan segera mendorong Sasuke hingga terjatuh.
"ada suara" Kakashi yang ada di luar kayak ngersa denger suara."mungkin perasaan aja"
kembali ke SasuSaku...
"hei jangan becanda aku gak hobi di tindas begini sebenernya apa yang kamu mau sih" kata Sasuke yang mengusap kepalanya.
krek...krek...
"diam kau ini pantas buat mu yang memperlakukan aku seenaknya tadinya aku mau kabur tapi aku nggak akan puas. aku akan mengajarimu seberapa kejamnya dunia ini bersiaplah..... shannaro" ucap sakura kesal dan akan memukul Sasuke dengan tinjunya tapi ......
kruyuk krruuyuk...
tiba-tiba cacing di perut sakura berbunyi lagi karena belum makan jadinya dia tida bisa meninju Sasuke si raja dingin dan seenaknya ini sangking laparnya sakura Sampek jatoh kehabisan tenaga Sasuke pun berlari dan mengambil roti isi yang di bawa Kakashi lalu memakannya di depan sakura.
"apa dunia kejam itu hah??" ngomong santai banget.
"sial kenapa perutku berbunyi di saat begini sial kubunuh kauuu ... perlu di hajar banget" sakura badannya lemes udah gak bisa bangun lagi.
"sudahlah sudah hampir bayasmu kan nih makan roti isi ajah" ucap Sasuke sambil menyodorkan roti isi. "gimana mau nurunin hujan sekarang aku udah baik hati lho udah ngasih kamu makan dan satu lagi penjaganya kan udah ngelepasin kamu tanpa izin aku jadi..." ngomong panjang lebar eh, malah kepotong sama sakura.
"ukh, dasar kau ini gini ya pemanggilan hujan itu bukan sulap itu ritual suci yang butuh waktu dan tenaga juga, aku bisa keluar bukan karena di bebaskan penjaga aku keluar sendiri tau dengan bantuan angin yang berhembus kencang" jelasin sambil emosi emang repot.
"kalau ada barang yang harus di siapkan biar pelayan istana yang menyiapkan nya gampang" gak dengerin omongan sakura yang panjang lebar.
"bukan soal barang, ritual itu perlu (perasaan) dan (pengalaman) syarat pertama adalah perasaan perasa si pemohon dan pelaksana harus selaras setelah itu si pelaksana harus mengalami dunia sekitar. jadi, kalau kau mau aku menurunkan hujan pertama-tama kau harus menunjukkan keindahan dunia di sini padaku." jelasin panjang lebar
"kita akan bicara lagi besok ini sudah malam sebaiknya tidur" ucap Sasuke.
sementara itu.....
"mikoto itu lagu apa?" tanya seorang anak kecil.
"dulu ku pelajari dari orang barat katanya ini lagu pemanggil hujan di daerah sana" jawab orang itu
"hujan itu apa?" tanya nya
" mungkin itu tetesan air yang jatuh dari langit" menjelaskan.
"apa mikoto pernah melihatnya"
"iya, tapi disini terlalu kering dan disini juga tidak pernah turun hujan.... tapi tak apa-apa selama ada kamu Sasuke" ucapannya sambil memeluk anak yang di panggil Sasuke itu.
"kaulah hujan yang datang setelah kemarau panjang" tambahnya.
"aku juga ibu...."
.
.
.
.
"barusan itu apa?" sakura kaget.