
"ooooo hah! Apa!! kau bersekolah yang sama dengan ku lalu kenapa kita tak pernah bertemu " kaget Karel
"Karena aku....
"Angel kenapa kau hanya duduk diam disini? Wah bukan kah ini most wanted yang ada di sekolah kita " tanya Vina kepada Angel tetapi pandangannya masih ke arah Karel
"hmm" Vina hanya mendapat deheman dari Angel
"Kalian mengenal ku tetapi kenapa aku tak mengenal kalian?"tanya heran Karel
"itu karena..a..aa" sahut Vina sedikit berpikir memberi alibi yang cocok
"itu karena kami memang tidak mencari perhatian disekolah" sahut Angel santai seakan menjawab pertanyaan Karel karena dirinya tau Vina pasti akan sulit membongkar identitas mereka.
"wah wah kau duduk bersama wanita wanita cantik tetapi kau lupa dengan kami bro" sengit Rico yang notabe nya selalu tebar pesona.
"Hai cantik" sapa Rico kepada Angel dkk
"Hai aku Vina" ucap Vina merebut tangan Rico cepat.
"boleh gabung?" tanya Rico lagi
"dengan senang hati" jawab Vina semngat.
Drrt drrttt
Drrtt drrtt
Suara handphone dari Karel dan Angel seketika berdering berasama membuat siempunya saling pandang dan sahabat mereka penasaran.
"Halo" tanya Karel dan Angel berasama
"(........)"
"ok dad/Pah" lagi lagi jawaban mereka sama.
"bro cabut dulu ya" ucap Karel kepada kedua sahabatnya
"Aku pergi dulu kalian lanjutkan saja" ujar Angel sembari berdiri dari tempat duduknya
"kalian akan pergi bersama?" goda Andri kepada Karel
"Gak" jawab Karel dan Angel kompak
"oh kenapa kalian bisa bersamaan perginya?" selidik Sela kepada Karel dan Angel
"mana aku tau" jawab acuh tak acuh Angel
"sudahlah aku akan terlambat jika menjawab pertanyaan kalian" ketus Angel
_____
"Kau juga ada urgent?" tanya Karel
"hmm" balas Angel sembari menganggukan kepala
"Apa mau aku antar?" tawar Karel kepada Angel
"tak perlu aku membawa mobil sendiri" dingin Angel melangkah menuju mobilnya.
_____________
Hotel XX
Disebuah ruangan bernomor 1122 tepatnya dilantai 3 Karel masuk dengan mengguna keycard yang sudah diberikan oleh pegawai hotel dengan alasan ada yang ingin bertemu dengannya, Karel masuk tanpa ragu pasalnya yang menyuruhnya datang adalah orang tua nya jadi Karel tidak memiliki pikiran pikiran aneh.
Sama halnya dengan Angel dia memasuki ruangan dan hotel yang sama dengan Karel suasana ruangan gelap tak ada satu pun lampu atau cahaya dari jendela kamar sehingga Karel tidak mengetahui keberadaan Angel begitu pula dengan Angel yang tidak tahu adanya keberadaan Karel.
tiba tiba saat mereka hampir sampai di tengah ruangan.
Buk
Suara hantaman dari tangan mengenai bagian tengkuk mereka sehingga membuat Karel dan Angel pinsan ditempat.
____
Pagi hari sang surya menampakan dirinya melewati sela sela jendela yang tak tertutup kain, diatas ranjang terlihat jelas sepasang manusia sedang tertidur pulas tanpa menggunkana pakaian sehelai pun. Angel yang merasa haus ingin mengambil minum tetapi ia merasakan bagian perutnya terasa berat dan akhirnya ia meraba dan betapa terkejutnya dia menemukan tangan kekar dari seorang pria yang tak dikenal, seketika Angel berteriak kencang dan membuat Karel yang sedang tertidur terbangun akibat dari teriakan Angel.
"Apa yang kau lakukam disini?" Hardik Angel kepada Karel dengan memegang selimut untuk menutupi tubuh bagian atas yang tak tertutup apa²
Sontak Karel pun ikut terkejut dan duduk menghadap Angel
"Aku bahkan tak tau ada apa dengan ku semalam aku hanya menerima telpon dari Pa-papah ku dan dia menyuruh ku untuk datang kekamar ini dan aku hanya mengikuti saja" jelas Karel cepat
"Cih Pembohong"pekik Angel
"lalu kenapa kau juga ada disini?" tanya Karel berusaha membela diri
"A-aku akuu sama seperti mu aku menerima telpon dari daddy dan dia menyuruh ku untuk datang kesini" jawab Angel tergagap.
" berarti kita sama sama tak tahu apa apa jadi kau tak perlu menyalahkan ku saja" ketus Karel
"T-ta-tapi kau tak melakukan apa apa dengan ku kan?" selidik Angel kepada Karel
"Aku tak tahu apa-apa, mengenai itu kita bicarakan kepada mereka saja.....