MY PERFECT GIRLFRIEND

MY PERFECT GIRLFRIEND
Episode #3



"Mungkin kalian memang pernah bertemu hanya saja kalian lupa" sahut Vani


"iya mungkin Vani ada benranya Njie " timpal Sela


"hem I don't care, sudahlah tak usah perdulikan lagi lebih baik kita ke kelas dari pada telat" ajak Angel kepada kedua sahabatnya itu.


"Ok" serempak


Saat akan menuju kelas Angel seperti melihat sosok laki laki yang memang sangat familiar di pikirannya, tapi ia tepis begitu saja saat sosok tersebut menghilang dibalik tembok ke arah kantin, ya sosok laki laki tersebut adalah Karel.



(visual Karel)



visual Angel


________


Jam istirahat tiba dan pelajaran berlangsung dengan hikmat semua para siswa berhamburan kekantin dan ada pula yang ke perpustakan


berbeda dengan Angel yang lebih memilih duduk dikelas sambil melihat ke arah luar dari balik jendela, dia sedang memandangi suatu tempat yang ingin dia datangi tapi sangat tabu bagi perasaannya tempat dimana kenangan kelam bersama mantan kekasihnya yang memang satu sekolah dengannya hanya satu tingkat diatasnya.


Kisah cinta Angela berakhir saat dia tidak sengaja mendengar suara seseorang yang dia kenal, sedang membicarakannya dibalik pintu toilet


Flashback


" Zen lu beneran gak pernah cinta sama si Angel?" tanya salah satu teman Zeno (mantan kekasih Angel)


" ya nggak lah gila aja lu gua disuruh jatuh cinta sama tuh cewe yang gak setara sama kehidupan gua masih mending gua deketin aja Jesica udah tajir, body sexy, primadona sekolah lagi si Angel mah gada apa- apanya dari Jesica, gua deketin Angel itu hanya untuk kepuasan gua aja" Jelas Zeno


Jantung Angel serasa ingin keluar dari tempatnya mendengar ucapan lelaki yang dia cintai selama lebih 6 bulan ternyata hanya untuk dipermainkan, kakinya lemas tak bertenaga dengan gontai iya keluar dari tempat persembunyiannya dan menemui sang kekasihnya itu


ceklek


Suara pintu terbuka membuat orang yang berada didalam melihat kearah pintu, tetapi yang terjadi bukannya terkejut dan merasa bersalah Zeno dengan bangganya menyunggingkan senyum sinis nya kepada Angela dan membuat Angela membatu dan akhirnya berhasil meloloskan air mata yang iya tahan sendari tadi


" Kamu ternyata jahat, selama ini aku tulus sama kamu tapi apa ini!? semua balasan yang kamu berikan kepada ku hanya sebuah lelucon semata, dasar ******** kamu Zen" Sentak Angel sambil terbata-bata


" urusannya sama gua apa? lu itu cuma cewe miskin yang mau di b*** in tau gak hahahha" gelak tawa Zeno pecah saat mengejek Angela dengan terang-terangan


"Dasar bajing*n brengks*k mati saja kamu Zeno" Hardik Angel dengan nada meninggi sambil berjalan keluar dari kelas Zeno menuju ke taman belakang


Flashback off


"La kantin yuk, laper nih" ajak Edvina kepada Angel yang sedang melamun itu


"udah sih La gak usah diinget inget lagi gak penting tau mikirin cowo brengs*k kaya dia" timpal Sela


"Siapa juga yang mikirin dia, tau ah udah yuk kantin malas gua disini" ajak Angel yang akhirnya membuat kedua temnanya tersenyum akan perubahan sikap Angel saat membahas soal Zeno sang mantan cinta pertamanya


Setelah berada dikantin seperti biasa mereka mencari tempat kosong dan duduk sambil menunggu pesanannya jafi


Selesai makan mereka kembali kekelas untuk mengambil baju olahraga karena jam selanjutnya adalah jam olahraga yaitu bermain panah.


Jesica yang memang satu kelas dengan Angel dan temannya sering sekali mencari masalah untuk bisa menjatuhkan reputasi Angela, karena dia iri dengan kecantikan alamin dari Angel yang tak ia miliki.


Saat sudah berada dilapangan, semua peralatan panah sudah siap untuk di bidikan semua membuat tim untuk mencari lawan, karena sebentar lagi akan ada lomba pemanahan.


"La lu yakin mau lawan jesica?!! soalnya selama ini lu kan gak pernah ikutan olahraga" ucap Sela dengan wajah khawatir karena selama ini yang iya tau tentang sahabtnya adalah selalu beralasan saat akan ada jam olahraga dengan berpura pura sakit perut dan tidur di dalam uks.