
Hari yang di tunggu pun tiba..
Semua sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Kalula pun mengatur semua pakaian yang akan di tampilkan oleh para model cantik. Rezza datang tapi hanya melihat sebentar ke ruangan Kalula, dan menduduki tempat dimana sudah tersedia untuk Rezza di jajaran VIP. Ibu Farida pun akhirnya datang ke acara Fashion Week bersama Ibu-ibu seumuran tante Farida dan sepertinya membawa anak gadis cantik, yang rambutnya terurai lurus yang panjangnya sebahu.
“Tante” sapa Rezza sampai melambai tangannya. Tante Farida pun melirik Rezza dan menghampirinya.
“Hai Za, tumben kamu sudah datang” tegur tante Farida. Jelas Rezza itu malas datang ke acara Fashion Week begini biasa yang urus seketarisnya. Tapi kali ini dia datang tepat waktu sekali.
“Semua kan Karena Tante hehe” rezza mengoda tante Farida. Ya walau pada awalnya karena Tante Farida tapi niat sekarang lain lagi.
“Ah kamu za, za ini kenalin bu indira dan ini enzy. Dan bu indira ini ponakan saya yang bandel sekali”
“Assalamualaikum nak” salam bu indira
“Waalaikumsalam bu, ayo silahkan duduk dulu”
//dari raut wajahnya seperti Familiar sekali, siapa yah ibu indira ini//bathin rezza
Acara pun berlangsung dan tiba saatnya penampilan dari karya Kalula
“Dan ini kita tampilkan ALURA” seru para Mc. ALURA adalah nama Merk fashion dari Kalula gabungan dari namanya Kalula Almeera. Melihat Para model itu memperagai baju karya dari Kalula jadi semakin mewah. Dan Kalula pun keluar di dampingi para model dan ada yang memberikannya banyak bunga.
Setelah acara selesai. Banyak yang mengucapkan selamat pada Kalula termasuk ibu Farida
“Kalula” sapa ibu indira sambil tersenyum bangga
“MAMIIIIIIII” kalula senang dan langsung memeluknya, ya ibu indira itu adalah Maminya Kalula dari Bandung. Kalula dan ibu indira berpelukan dan saling menangis haru.
“Selamat ya sayang, mami bangga sama kamu. Papi ga bisa datang karena harus ada perlu”
“Mami terimakasih, kenapa mami gak bilang kal mau ke Jakarta kal?”
“Surpise dong, masa bilang-bilang”
“Mami sama siapa kesini? Sama Abang?”
“Enggak Abang mu kan di luar kota kal, mami sama Enzy. Kebetulan nak Enzy katanya mau ke Jakarta jadi mami ikut”
“Mana anak itu?”
“Hiii kal” sapa Enzy sambil malu malu takut di marahin kalula karena bohong
“Enzyyyyyyy” sambil memeluk enzy, enzy bukan adik atau kaka kalula dan bukan anak ibu indira ya, enzy sahabat Kalula dari Smp. Jelas yang deket bgt sama kalula cuman enzy, dari smp, sma, dan kuliah mereka bersama-sama mulu
“Aduh kal kal sesak tau ini”
“Biarin abis kamu bohong sih sama gw” kalula sambil melepas pelukannya
“Yaelah ntr gw mati lo gak ada temen curhat, temen shopping, dan temen nongkrong loh”
“Ah ambekan gtu doang”
“Haha, by the way, SELAMAATTTTTTTTTT yaaa.. gw bangga sama lo kal. Lo udah buktiin klo lo gak lemah, iya khaaan?”
“Haha apaan sih lo, eh makan belum? Mam makan belum? Makan dulu yuk?”
“Eh, Mami mu sama ibu aja ya. Ibu ada perlu di bicarankan mami mu. Ibu juga kangen kali sama mami mu kapan lagi begini iya ga ra? Mau nostalgia masa masa muda” ucap bu Farida
“Iya bener tuh kata bu farida, kita udah lama bgt gak jumpa ya. Yaudh mami makan sama bu farida yaa?”
“Yaudah deh boleh, bu farida titip mamiku ya. Ayo enzy kita ngopayy di kedai kofi Mall dpn sana” sambil dorong enzy
“Baiklah, bye tante-tante” sambil melambaikan tangan ke ibu ibu yang sedang asik ngobrol itu.
Di perjalanan kalula memikirkan rezza
//kenapa rezza belum mengucapkan selamat kepadaku//bathin Kalula
Di tengah lorong keluar dia melihat sosok Rezza dan seorang gadis cantik, modish, dan elegan sekali. Dan kalula pun tak sengaja melihat mereka berdua dan mendengar pembicaraannya
“Hai Rezza” sapa Gadis itu sambil memeluk rezza dan cipika cipiki
“Hai, apa kabar kamu? Kapan kamu balik ke indo?” Ucap rezza
“Aku baru aja sampai dan langsung kesini. Aku denger kamu disini jadi aku langsung menemui mu”
Kalula pun gak tahan melihatnya
“Kal kamu kenapa sih kok diem, ayo katanya mau ngopi” tegur enzy karena kalula berdiam diri kata patung.
Sampai lah mereka di Mall karena deket bgt sama lokasi Fashion Weeknya
“Mau pesen apa nzy?”
“ice Chocolate aja”
“ mba, ice chocolate 1, caramel macchiato 1, dan slice cake yang disana 2” kalula pada pelayan kedai kopi
Dan mereka pun duduk sambil menikmati minuman dan makanan mereka berdua dan ngobrol asik ala mereka. Dan tanpa mereka sadari ada wanita yang mendekat ke arah mereka.
“Aduh temu lagi duo rempong ini” tegur wanita itu
Enzy dan Kalula pun Kaget melihatnya dan terlihat di wajah mereka ada ke kesalan.
“Jangan terkesima gitu dong liatnya mbak mbak” sambung wanita itu
“Ngapain juga terkesima sama cewe pelakor kaya lo” ucap enzy kesal
“Udah nzy jangan di layani” ucap kalula mencoba menenangkan diri agar tidak terbawa emosi, jelas wanita ini penyebab atas kesediahan Kalula di masa lalu.
“Udah deh kal, jangan so munafik jadi orang. Oiya gw mau undang kalian kalian nih, gw bentar lagi nikah dong sama radit”
Ucap Wanita itu.
Wanita ini namanya Rania cantik tapi suka banget berpenampilan sexy.
Deg
Kalula langsung berdiri dan memberi salam
“Oh selamat yah, semoga bahagia”
Tiba tiba ada seorang pria datang menghampiri mereka
“Kal” ucap kaget pria itu
“Hai, selamat ya atas pernikahan kalian berdua. Nzy yuk” kalula ingin pergi meninggalkan mereka tapi tangan Kalula di cegah sama pria yang bernama Radit ini.
“Kal, tunggu kal. Aku bisa jelasin ke kamu kal” kata radit
“Ga usah di jelasin apa apa lagi ko. Lepasin”
“Iya ih lepasin radit tangan cewe munafik ini, jelas jelas dia ninggalin kamu kan”
“Radit lepaskan tangan kalula” seru enzy
“Gak kal kamu harus dengerin aku dulu kal” radit sambil terus memegang erat tangan Kalula
“Sakit Radit” ucap Kalula sambil kesakitan
Dan pas sekali di depan pintu ada seseorang yang melihat adegan itu, dan dia langsung menghampiri pria itu dengan kesal.
Dan melepaskan tangan kalula dari radit
“Jangan Kasar sama Wanita!!” Seru Rezza sambil menatap tajam pada Radit. ternyata seseorang itu Rezza yang tanpa sengaja melihat Kalula.
Kalula langsung pergi dengan di ikuti Enzy meninggalkan Rezza, Radit dan Rania.
Kalula pergi ke taman dan menangis di pelukan enzy
“Kenapa sih nzy hidup gw harus kaya gini mulu?” Kalula sambil nangis di pelukan enzy
“Sudah kal sudah” enzy sambil mengelus pundak Kalula. Kalula nangis sambil tersedu-sedu dan Rezza yang dari tadi mencari keberadaan Kalula akhirnya ketemu juga dan menyapa Kalula.
“Kal” sapa Rezza
“Ngapain pak Rezza kesini?” Sambil menghapus air matanya.
Enzy yang gatau apa apa langsung berdiri
“Kal gw beliin air putih dulu ya” ucap enzy sambil pergi yang sudah tau dia harus ngapain.
“Kal kenapa? Cerita dong” ucap Rezza
“Gpp pak” sambil mencoba nahan air matanya yang sejak tadi dia kesal juga melihat Rezza dengan gadis lain tadi.
Apakah Kalula Cemburu pada Rezza?????