My Partner To Jannah

My Partner To Jannah
Mertua



“KAMU” Seru bu Naina


“IBU” kalula pun Kaget dengan bu Naina


Rezza dan Pak William pun heran dengan mereka ini..


“Yaampun, kamu apakabar nak?” Bu naina langsung memeluk Kalula..


“Baik bu, ibu apa kabar? Gimana kaki ibu sudah baik-baik aja kan?”


“Baik-baik saja ko nak. Namamu Kalula yah ternyata?”


“Iya bu saya Kalula. Ibu ini?”


“Ini Mommy ku kal.. tapi tunggu deh kalian kenal dimana?” Ucap Rezza


“Haha, gini-gini waktu mom mau berangkat ke London nyusul Daddy mu disana. Mommy hampir ke tabrak sama motor saat mau nyebrang beli kue, kalula lah yang nolongin mommy waktu itu. Kalau tidak ada Kalula mommy kayanya udah dibawa ke rumah sakit dan ga jadi pergi ke London, soalnya motor itu kenceng bgt”


“Mom seriusan?” Ucap Rezza Kaget


“Jadi gadis yang nolong istriku ini, gadis ini?” Sambung Pak William


“Iya dad, dia orangnya. Kamu tahu Kal, semenjak ketemu kamu yang tulus menolong mom, mom berharap bgt punya menantu seperti mu.. tapi sepertinya Allah sekarang mengabulkan doa-doa mom”


“Alhamdulillah, kita di pertemukan kembali ya bu.. oiya kebetulan bgt ini, Kalula bawain kue gatau kenapa pas beli kue ini ke inget ibu. Jadi kalula beli kue persis yang di beli ibu waktu itu” ucap Kalula


“Waw.. ini kesukaan mu dad, lihat betapa perhatiiannya menantu kita dad” bu naina matanya sambil mengarah pada suaminya yang selalu menjodoh2kan putranya. “Kalula sayang jangan pangil ibu yah, panggil mom aja. Okay?” Sambung Naina


“Baiklah mom”


“Ayok kita jumpain Grandpa.. dia sudah menunggu mu” ucap naina sambil mengajak ke mertuanya yang terbaring di kamarnya


“Grandpa” ucap Rezza menghampiri Grandpa yang terbaring di tempat tidurnya sambil memeluk grandpanya


“Bocah nakal. Kemana saja kau tidak pulang-pulang kesini !!” ucap grandpa sambil menjewer kuping Rezza


“Ampun Grandpa... Maaf Rezza sibuk di indo mengurusi perusahaan yang di bangun grandpa dari 0 kan.. sekarang sudah No 1 di Asia loh.. Rezza berusaha keras untuk jadi kebangaan Grandpa ini”


“Grandpa gatau saja sejak ada paman winoto semuanya kacau”


“Maksud kamu apa Rezza?” Tegur William


“Dad, dia curang. Lihat saja hasil laporannya.. nti Rezza kasih”


“Apa kata saya william.. jangan percaya winoto dia berbahaya”


“Kurang ajar Winoto.. bakalan saya gulingkan dia” kesal Pak william


“Tidak usah dad, saya sudah memiliki rencana untuknya” Rezza sambil senyum sinis


Naina dan Kalula heran sama 3 lelaki ini bener-bener seseorang yang sudah ngomongin perusahaan lupa dengan wanita yang berada disekitarnya..


“Ekheemmmm” batuk naina yang menyadarkan ke 3 generasi itu bahwa masih ada orang lain di sekitarnya..


“Ya ampun saya lupa.. sini kal” ucap Rezza


“Grandpa, ini Kalula Calon Istriku” sambung Rezza


“Kemari lah nak.. kamu serius mau dengan bocah ini?” Ucap Grandpa


“Insya Allah Grandpa” jawab Kalula


“Kau memang gadis yang baik.. benar kata Naina Rezza banyak berubah itu berkat kau”


“Tidak Grandpa, itu berkat Rezza karena dia ingin berubah. Tidak ada hubungannya dengan ku, aku hanya membantunya”


“Baiklah.. kalian makan lah dulu dan beristirahat lah.. nti kita ngobrol-ngobrol lagi yah”


“Baik grandpa. Terimakasih” ucap Kalula


Mereka pun pergi makan dan beristirahat.


Kalula pun beristirahat di kamar yang telah disediakan untuk tamu.. kamar yang besar dan mewah seperti kamar hotel bintang 5 yang untuk VIP. Kalula pun tertidur pulas di tempat tidurnya.