My Partner To Jannah

My Partner To Jannah
Cinta Bersemi



Setelah pertemuan Azzam dan Kalula. Seorang Azzami Fahri yang dari masa kecilnya mencintai kalula saat ini selalu memikirkan Kalula dan Azzam merasa bahwa Kalula adalah Jodoh untuknya karena pada saat Azzam berusaha untuk melupakan Kalula tetapi Kalula hadir lagi di hadapannya.


Azzam terus mencari tahu tentang Kalula dia juga mencari tahu kalula kerja dan tinggal dimana.. Azzam tidak menyangka bahwa sekarang Kalula designer yang sedang naik daun. Azzam tahu bahwa kalula dari masa kecil senang sekali dengan fashion akhirnya dia mewujudkan mimpi-mimpi masa kecilnya.


Pagi hari Azzam pergi ke rumah bibinya Umi Salma untuk mencari tahu lebih banyak tentang Kalula. Dan terlihat umi salma sedang menyapu teras rumahnha


“Assalamualaikum” salam Azzam


“Waalaikumsalam” sahut umi salma belum sadar yang datang adalah Azzam Ponakan kesayangannya, setelah ia menengok Umi Salma langsung Kaget dan sontak memeluk Azzam


“Azzammm.. Masya Allah” umi salma sambil memeluk Azzam


“Bi, sesak nafas nih”


“Maaf.. maaf.. habis bibi kangen sekali sama kamu.. bagaimana kabarmu nak?”


“Alhamdulillah Azzam Baik-baik saja bi. Bibi bagaimana kabarnya?”


“Alhamdulillah bibi juga baik zam”


“Paman mana bi?”


“Biasa paman mu jam segini lagi ngajar dulu”


“Waah sayang sekali bi”


“Ayok masuk dulu yukk”


Mereka pun masuk sambil bergandengan karena ponakan dan bibi ini terlihat seperti anak dan ibunya.


“Bentar bibi ambil air dulu dan bibi juga tadi bikin cemilan gitu.. bentar yah. Kamu duduk dulu aja. Oke?”


“Baik bii” azzam pun duduk dan matanya sambil melihat-lihat rumah yang dia tidak pernah jumpai selama beberapa tahun ini. Dan di suatu tempat ada sebuah foto paman, bibi, dan seorang Wanita yang bernama Kalula.. dia sedang tersenyum bahagia cantik sekali.


//kal, kamu cantik sekali// bathin azzam sambil memandang foto itu sambil tersenyum


Kemudian Umi Salma datang membawa minuman dan cemilannya


“minuman dan cemilannya datang” seru umi salma seperti ke anak kecil saja


“Waaahh, sudah lama azzam tidak merasakan cemilan ini nih.. kangen juga”


“Iya ayok dimakan zam”


Azzam pun memakannya


“Gimana enak?” Tanya umi salma


“Enakkkk sekaliii bi.. cemilan bibi salma emang paling the best dehhh”


“Ahhh bisa aja kamu zam.. gimana di Kairo?”


“Kairo indah banget bi. Oiya azzam bawa oleh-oleh nih untuk paman dan bibi”


Azzam memberikan bungkusan kepada umi Salma


“Masya Allah... alhamdulillah, terimakasih Azzam sayang”


“Sama-sama bibi salmaku sayang”


“Maaf waktu di bandara bibi tidak jadi jemput kamu.. paman mu ada tamu dadakan gak mungkin bibi tinggal kan”


“Iya gpp bi, ada pak imam jemput ko”


“Oiyaa gimana? Di kairo sudah menemukan seseorang belum?” Goda umi salma


“Hahaha seseorang apa nih bi?”


“Seseorang untuk dijadikan menantu bibi lah”


“Belum bi.. Azzam disana sibuk urusin bisnis Azzam dan sekarang pun Azzam di Indonesia ada tugas juga”


“Yaaahh payah nih. Wanita di Kairo kan Cantik-cantik zam.. kerjaan mulu di urusin”


“Hehe.. tapi kayanya jodoh Azzam makin dekat nih bi”


“Waah siapa itu?”


“Tuh wanita yang di Foto itu” azzam sambil menunjuk Foto yang ada sosok Kalulanya.. Umi Salma pun Kaget..


//Rupanya Azzam masih mengharapkan Kalula.. bagaimana ini ya Allah? Hamba harus bagaimana?// bathin umi Salma


Azzam pun memandang bibinya yang terlihat diam


“Ada apa bi?” Tanya Azzam


“Gpp zam”


“Kemarin Azzam bertemu dengannya bi, dia bertambah sangat cantik. Dia pun bercerita dia batal menikah dan di hianati calon suaminya.. disana hati Azzam kesal dan senang. Kesal karena Kalula di sakiti pria lain dan senang dia batal menikah. Apa dosa bi? Karena azzam senang kalula batal menikah, Andai azzam ada di masa sulit Kalula. Bi apa Kalula benar-benar di Jodohkan dengan Azzam? Azzam berusaha untuk melupakannya namum sulit bagi Azzam untuk melupakannya tapi nyatanya Allah mempertemukan kami kembali bi”


“Azzam sebaiknya kamu tidak terlalu berharap dengan Kalula, kamu sudah di Kairo lama sekali. Sebaiknya jangan mengebu-gebu, bibi tidak ingin kamu terluka lagi azzam”


“Kenapa bi? Kali ini Azzam ingin berjuang untuk dapatkan hati Kalula”


“Tapi Azzam, gimana kalau Kalula sudah mempunyai pasangan hidup?”


“Apa bibi tau sesuatu?”


“Azzam, sebenarnya....” saat umi salma ingin menjelaskan pada Azzam ada suara yang mengucapkan salam dari luar


“Assalamualaikum.. umi” ternyata ucapan salam dari ust farid yang baru datang.


“Waalaikumsalam” serontak mereka menjawab salamnya


Dan ustad Farid pun masuk ke dalam rumah..


“Masya Allah.. ada tamu jauh rupanya”ucap ust farid


“Paman Apa kabar?” Azzam mencium tanggan dan langsung memeluk ust farid


Azzam memang sangat dekat dengan mereka karena mereka belum di karunia anak dari bayi azzam selalu di bawa-bawa mereka.


“Alhamdulillah baik. Kamu bagaimana? Gimana Kairo? Betah?”


“Alhamdulillah baik paman.. ya betah gak betah paman. Namanya juga cari uang disana dan sambil kuliah lagi”


“Masya Allah bagus itu”


“Abi, umi tinggal ke dapur dulu ya menyiapkan makan untuk kalian” ucap umi


“Yang enak ya umi” goda ustad farid


“Bentar ya zam, jangan pulang dulu”


“Oke bi”


Umi Salma pun ke dapur dan dia pun terdiam sejenak


//bagaimana ini ya Allah? Ponakanku sangat mencintai gadis yang kami anggap anak sendiri, sedangkan gadis itu bentar lagi jadi milik orang lain. Apakah azzam perlu tau hal ini? // bathin Umi salma


Azzam dan pamannya pun asik mengobrol tentang Kairo.. berhubung ustad Farid juga lulusan dari Al Azhar di Kairo jadi dia nostalgia bersama Azzam.


Ga kerasa umi salma sudah selesai menyiapkan makanan untuk para lelaki kesayangannha itu.


“Abi, Azzam yuk kita makan dulu” ajak umi salma


“Hahaha.. gak akan sungkan-sungkan klo disini.. sikattt semua masakan bibi ku yang cantik ini” azzam mengoda bibinya sambil merangkulnya..


“Eitsss, itu istriku zam” ustad farid menatap azzam tajam


“Upppsss.. maaf paman. Jangan cemburu dong”


“Udah-udah yuk makan yuk”


Mereka pun asik menikmati makanannya.. dan azzam tidak membahas lagi tentang Kalula..


Mereka pun selesai makan dan azzam pun harus pulang karena waktu sudah menunjukan pukul 11 siang


“Azzam kayanya harus pergi dulu deh bi. Azzam ada urusan nih masalah kerjaan”


“Yaah masa sebentar sih.. bibi masih kangen sama kamu loh zam”


“Gampang nti azzam main lagi kesini bi”


“Benar yaah?”


“Iya bibi sayang.. azzam janji bakalan nemuin bibi lagi.. paman jagain bibi yaa”


“Siapp boss” ucap ustad farid


“Hahhaa.. yaudah azzam pamit ya. Assalamualaikum” azzam sambil mencium tangan bibi dan pamannya.


“Waalaikum salam.. hati-hati zam” jawab salam mereka berdua


Azzam pun meninggalkan halaman rumahnya dengan mobil klasiknya, ya azzam orangnya suka sekali dengan yang berbau klasik dan sederhana.


Azzam pun merasa binggung dan selalu bertanya-tanya


//apa benar ucapan bibi? Kalau kalula punya seseorang lagi?// bathin Azzam sambil mengendarai mobilnya


Dan dia mengelek kepala mencoba menenangkan hatinya. Tidak terasa Adzan dhuzur telah berkumandang, dan azzam selalu di ingatkan oleh ponselnya waktu Dhuzur. Azzam pun bergegas cari mesjid yang terdekat dan tak lama kemudiam azzam menemukan sebuah mesjid dan parkir di halamannya..


Azzam pun buru-buru mengambil air wudhu karena ingin mengikuti sholat berjamaah. Azzam pun sholat berjamaah di mesjid tersebut.


Setelah Sholat selesai azzam pun berjalan dia tidak melihat jalan karena ia berjalan sambil memasang jam tanggannya tidak sengaja dia menabrak seorang wanita


Bruuukkk


“Aduuuuh” seru wanita itu


“Aduh maaf ya mba saya gak sengaja” azzam berusaha meminta maaf mereka bertabrakan tetapi belm melihat wajah masing-masing..


“Mas klo jalan hati-hati dong” wanita itu pun mengangkat kepalanya dan mereka pun kaget ternyata mereka saling kenal.


“Medina” seru azzam


“Mas Azzam” seru medina


Dan mereka pun tertawa karena lucu sudah lama bertemu tapi malah adegan tabrakan gini.


Medina Safiana adalah adik kelas Azzam dari SMA. Dia mengagumi Azzam waktu sekolah jelas dia kagum dengan Azzami Fahri ini, azzam itu tampan, ketua osis, pintar, dan suaranya merdu ketika baca alquran.. rasa kagum itu berubah menjadi cinta ketika mereka dekat perlahan medina tau bahwa ada seseorang yang dia cintai sejak kecil. Medina berusaha mengubur dalam-dalam cintanya.. medinapun hanya bisa menjadi sahabatnya saja, dan medina pun tau alasan mengapa Azzam pergi ke Kairo untuk melupakan cintanya.. disitulah medina selalu menunggu Azzam.


“Apa kabar kamu med?” Tanya azzam


“Baik mas, Alhamdulillah. Mas gimana?”


“Alhamdulillah baik juga. Gimana sekarang kamu kerja dimana?”


“Aku kerja di yayasan panti asuhan mas”


“Masya Allah mulia sekali kamu med”


“Ya mau gimana lagi mas.. disana kekurangan orang, dan aku suka anak-anak. Oiya mas kapan tiba di indo? Kok gak hubungi aku?”


“Kemarin med. hp ku ganti jadi nomer-nomer pada ilang semua hehe”


“Oh gitu yaaa..”


“Oiya duduk yuk gak enak ini berdiri di tengah pintu gini”


“Oh iya yuk duduk disana aja”


Mereka pun berjalan sambil mengobrol


“Hmmmm.. med gimana kamu sudah menikah belum?”


“Hmmm belum mas, Alhamdulillah”


“Kok belum nikah Alhamdulillah sih”


“Gpp mas.. hehe lagi menikmati aja masa-masa saat ini. Mas sendiri gimana? Udah nikah?”


“Hahaha.. belum med”


“Kenapa belum? Padahal banyak yang antri deh kayanya buat dapetin mas Azzam secara mas Azzam itu tampan, pinter, mapan lagi”


“Ahhh bisa aja kamu. Belum ada yang pass nih”


“Makannya jangan pilih-pilih mas”


“Hahahaha.. enggak laahh.. terus kamu kenapa juga? Seorang medina yang cantik ini, pinter segala-galanya ini belum nikah juga?”


“Hmmmm karena...”


“Karena apa?”


“Mungkin kita jodoh hahaha” candaan medina membuat azzam terdiam


//aku berharap kita jodoh mas// bathin medina


“Mas ko diem, aku bercanda kok.. jangandi ambil hati” sambung medina


“Oh yaaa.. hahahaha med kamu ada-ada aja sih”


“Hahaha udah udah gak usah di pikirin mas”


“Astagfirullah.. med maaf aku lupa ada urusan ini. Aku pamit dulu yaaa.. salam buat anak-anak panti”


“Oh iya mas.. hati-hati yaaa”


“Assalamualaikum” azzam pergi meninggalkan medina duduk sendirian di samping mesjid


“Waalaikum salam” jawab medina


//andai kamu tahu mas, aku berharap kita bisa berjodoh. Aku sangat mencintai mu. Dari dulu hingga saat ini// bathin medina


Cinta yang telah ia kubur sekarang tumbuh lagi..


Note :


Mon maaf reader.. kemaren sudah sempat bikin episode ini tapi hilang terhapusss


Semoga suka ya ceritanya


Dan jangan lupa like and comment


Kasih masukan dan saran dong fren..


biar ceritanya bisa semenarik mungkin💕