MY PAIN (KIM TAEHYUNG)

MY PAIN (KIM TAEHYUNG)
9



Sudah berjalan sekitar tiga bulan lamanya hyeah menjadi perempuan bayaran taehyung.Bahkan hari ini taehyung menyuruh hyeah tinggal satu rumah dengannya, hyeah sempat menolaknya tapi taehyung sangat cerdik


ia memberikan bunga diuang yang hyeah pinjam.Dan itu membuat hyeah tidak bisa melakukan apa-apa.


Sejujurnya hyeah sudah terbiasa akan sifat dan prilaku taehyung disaat mereka melakukan, hanya saja disaat hyeah sedang tidak ingin melakukan hal itu taehyung akan menyiksa hyeah, ia dipukul menggunakan ikat pinggang taehyung.Taehyung memiliki sifat yang sangat arogan, kasar, dan juga angkuh.Seperti hari ini hyeah keluar dari kamar mandi dan disaat hyeah ingin mengambil


pakaiannya, taehyung memeluknya dari belakang lalu membalikan tubuh hyeah, tahyung membuka handuk yang hyeah kenakan


"Ini masih memar, apakah masih sakit?"tanya taehyung.


"Sudah tidak" jawab hyeah. 


 


Taehyungpun duduk disofa dan menonton TV.Sementara hyeah sedang duduk dimeja rias, berfikir apa dia harus pergi ketempat itu atau tidak setelah ia pulang kerja?hyeah bangkit dan mengambil flatshoesnya.


“Aku .. berangkat kerja dulu tae” seru hyeah yang hanya


ditanggepi anggukan oleh taehyung.


 


##


Disaat taehyung sedang memakan sarapan yang tadi sempat hyeah buat bell pun berbunyi,taehyung


bangkit dari duduknya lalu berjalan kearah pintu. Disaat pintu itu terbuka taehyung terkejut bukan main,ia terkejut karena orang yang datang ke tempatnya adalah perempuan yang selama ini ia rindukan.


“taehyung.. apa kabar?”


“baik”


“kau tidak menyuruhku untuk masuk?”


“ah..iya masuk”. Perempuan itu lalu masuk kedalam,bahkan ia juga melihat setiap sudut ruangan taehyung. Sedangkan taehyung hanya fokus melihat gerak-gerik perempuan yang ia rindukan itu.


Taehyung dan miyu akhirnya memutuskan untuk bertemu dengan jimin dan yang lainnya,dari pesan yang didapat oleh taehyung  mereka sedang ada di perusahaan seokjin dan ini juga akhirnya mereka bertujuh berkumpul kembali setelah bertahun-tahun tidak bertemu. Disepanjang  jalan taehyung  memegang  tangan miyu,seperti anak kecil yang takut kehilangan permennya,dan sesekali ia mencium punggung tangan miyu.


Taehyung itu sangat mencintai miyu mereka sempat berpacaran lumayan lama. Hingga sesuatu hal itu terjadi,taehyung melihat miyu berselingkuh dengan seohyun  dan mereka memutuskan meninggalkan korea dan pergi ke paris. Tetapi sekarang miyu kembali dan membuat taehyung sangat bahagia,seperti kehidupannya kembali lagi.


Sesampainnya mereka di JINHIT mereka turun dari mobil dan memasuki  gedung itu,miyu awalnya


sempat menolak tetapi dengan bujukan taehyung akhirnya ia menurutinya. Disaaat mereka memasuki ruangan itu ekspresi  hoseok sudah berubah menjadi masam.


“apa kabar hyung” seru taehyung lalu duduk.


“baik,kau sendiri bagaimana tae?” tanya seokjin


“menjadi sangat baik,hoseok hyung sepertinya kamu banyak masalah?”


“tadinya tidak ada masalah,tapi disaat kamu datang,kamu malah membawa sebuah


masalah”


“hyung” seru jimin.


“hei... miyu-ssi kamu apa kabar hem?” tanya seokjin


“baik,kamu sendiri?”


“baik juga”. Mereka akhirnya mengobrol bersama walaupun diselimuti sebuah


ketidak nyamanan.


Hyeah sudah empat kali bolak balik ketoilet hanya untuk mengeluarkan isi diperutnya. Entah akhir-akhir ini ia merasa tidak enak badan,bahkan mafsu makannyapun  berkurang. Sampai minso membantunya membelikan obat masuk angin.


“ini obatnya”


“makasih ya min”


“iya,sebaiknya kamu kedokter aja deh hye”


“ia setelah pekerjaanku selesai”


“hei.. rumah sakit tidak melayani pasien umum jika  sudah malam,lebih baik kau izin saja hari ini”.


Akhirnya hyeah mendengarkan omongan minso,ia meminta izin untuk kerumah sakit.


 


 


 Memandang langit yang tidak begitu panas membuat udara seoul enak dihirup bagi hyeah,entah


perasaannya hari ini bercabang kemana-mana dia seperti merasa masalah akan datang sebentar lagi, butuh waktu 25menit untuk sampai dirumah sakit seoul. Yang hyeah lakukan didalam taxi hanyalah mentap langit sesekali jalan yang tidak begitu padat sambil menyenderkan kepalanya dikaca.


“ah i-iya kenapa?”


“kita sudah sampai nona”


“ah... maaf,ini uangnya terima kasih ya”


Hyeah berjalan memasuki rumah sakit tersebut,mendaftar dirinya lalu duduk menunggu gilirannya dipanggil.


“nyonya park hyeah,silahkan masuk ke ruangan 01”. Hhyeah yang mendengar itu


segera bangkit dan berjalan keruangan yang sudah diberi tahu


“ada keluhan apa nyonya?”


“eum...begini dok akhir-akhir ini saya merasa mual dan perut saya sakit”


“silahkan berbaring”


“oke,saya minta air urine nyonya ya,tolong taruh disini”


“oh..baik dok” hyeah mengambil gelas pelastik itu lalu berjalan ke toilet sempat berfikir lama ia takut hal yang tidak ia inginkan terjadi,tetapi untuk menghilangkan rasa penasaran ini ia melakukannya. Setelah selesai ia berjalan memasuki ruangan dokter,ia menyerahkan urinenya kepada dokter tersebut.


“oke selagi kita menunggu hasil tesnya,saya ingin bertanya maaf pertanyaan saya agak sedikit menyinggung”


“ makksudnya?”


“apa nyonya melakukan aktivitas itu setiap hari?”


“aktivitas?”


“iya aktivitas berhubungan suami  istri?”


“Oh” hyeah hanya mengangguk


"Eum ... begitu"


"Kenapa ya dok?"


“Tidak, hal itu wajar dilakukan pasangan suami istri yang baru menikah”


hyeah yang mendengarnya hanya tersenyum miris, apa tadi yang dokter itu bilang?Pasangan?Suami sitri?Argh ...


“Selamat nyonya, hasilnya positif kamu hamil dan kandungannya sudah memasuki 1minggu”


DEG .... 


APA TADI DIA BILANG?


SELAMAT?


HAMIL?


OH TUHAN MATI SUDAH!


Mungkin ini sudah 6jam lamanya hyaeah berbaring dan menangis di atas ranjang, dia masih tidak mempercayainya, yang dia fikirkan di dalam otaknya adalah.Bagaimana ini ?, gimana kalau orang tuanya tahu itu


Mengapa hamil? Bagaimana jika taehyung tidak ingin bertanggung jawab ?, Bagaimana ini?


Tiba tiba rasa mual itu datang hyeah lari lari kekamar mandi hanya untuk melepaskan isi di dalam perutnya, dan setelah dikeluarkannya hyeah menatap dipindahkan dicermin dan lagi lagi ia hanya


tersenyum miris melihat keadaannya.


Jam sudah menunjukkan pukul 08.00 malam, hyeah yang sedari tadi gagal akhirnya tertidur, bahkan ia tidak terbangun disaat taehyung membuka pintu kamarnya.Taehyung yang melihat kondisi kamarnya rusak


tidak bisa menahan emosinya, taehyung langsung menarik tangan hyeah hingga ia terjatuh dari tempat tidurnya, hyeah terkejut sangat terasa sakit dibadannya disaat ia terjatuh dari ranjang.


"Taehyung ... sa-sakit tae lepas" isaknya memegang tangan yang sedang digenggang dengan sangat erat oleh taehyung.Ia membawa hyeah turun bahkan disaaat turun dari tangga puntaehyung sangat


kasar itu membuat hyeah terjatuh ditangga.


"Taehyung lepas sakit, apa yang kau lakukan"


taehyung melepaskan dan mendorong hyeah sampai terjatuh bahkan kembali hyeah terbentur sisi meja.Hyeah hanya bisa meringis kesakitan dan menahan air mata melihat dia melihat dengan sangat jelas bagaimana kembali itu terbentur meja.


"Tae aku salah apa?"hyeah menatap mata tajam itu, jujur taehyung tidak suka ini tapi tetap saja dia marah saatini


"Kau bilang kau salah apa heum ?, aku lelah hye dikantor banyak pekerjaan yang belum selesai !, aku ingin disaat aku pulang aku mendapatkan energi dari lelahku, tapi apa?"Rumah seperti kapal pecah.Apa yang kamu lakukan seharian? ”


“Maaf aku hanya lelah tae”


"Lelah kau bilang kau lelah ?, hei kau!"taehyung tidak melanjutkan perkataannya


ia kembali keatas MENINGGALKAN hyeah diruang tamu.