MY PAIN (KIM TAEHYUNG)

MY PAIN (KIM TAEHYUNG)
7



Sudah satu minggu,dari keputusan namjoon untuk membuat mereka bekerja sama membuat lagu,tetapi belum satu baitpun atau konsep yang mereka buat. Setiap mereka bertemu ada saja yang membuat mereka ribut dan akhirnya hyeah memutuskan pulang.


Seperti hari ini ia disuruh taehyung datang kestudio musiknya yang memang ada didalam apartemen taehyung. Hyeah sudah tahu apartemen taehyung ada dimana dan dilantai berapa,karena ia pernah dibawa kesana oleh taehyung. Berat rasanya hyeah untuk masuk kedalam lubang hitam itu,dia menarik nafas dengan terus menerus dan akhirnya memutuskan untuk masuk.


Sesampainya ia didepan pintu apartemen taehyung ia menekan tombol yang berada dipintu,tetapi tidak ada respons. Hyeah merogoh tasnya lalu mengambil ponsel dan menelphone taehyung tetapi tidak ada jawaban. Raut mukanya sudah menunjukan rasa kesal mungkin sangat kesal-ia akhirnya menelphone min yoongi ya mungkin pria brengsek itu sedang bersamaya fikir hyeah.


“yeoboseo yoongi-ssi,aku sudah ada di apartemen taehyung tapi dia tidak ada sepertinya,apa dia bersamamu?”


“tidak...mungkin dia masih tidur kamu masuk saja paswordnya 130613”


“ta..tapi?”


“tidak apa-apa” akhirnya telpon terputus,hyeah masih ragu apa dia harus masuk atau bagaimana?


“AAAKH.....sudahlah aku masuk saja! Lagian seharusnya dia sudah tahukan.”


Hyeah memasukan kodenya satu persatu,hingga terdengan suara beebp lalu pintu terbuka. Ia masuk perlahan lalu menutup pintunya kembali,mengelilingi sudut ruangan tapi tidak ada siapapun hingga ia mendengar suara yang menjijikan baginya-ia berjalan mengikuti sumber suara itu dan yaaa benar dugaan hyeah bahkan ini sudah kedua kalinya hyeah melihat adegan yang menjijikan itu.


hyeah refleks menutup mulutnya dangan kedua tangannya,dan mundur perlahan,tetapi taehyung yang langsung menyadari keberadaan hyeah langsung berdiri dan bergegas merapihkan pakaiannya. Perempuan yang sedang berjongkok itu lalu menoleh kearah hyeah-ia bergegas berdiri lalu merapihkan pakaiannya juga-hyeah berjalan 2x lebih cepat agar bisa keluar dari apartemen taehyung,tetapi langkahnya berhenti disaat taehyung menahan tangannya lalu ia-menyeret hyeah dan mendorongnya kearah sofa.


“suruh siapa kau masuk ke apartemen orang sembarangan?,dan kau dari mana tahu pasword apartemenku?”


“ma..maaf aku tidak tahu,aku dapet dari min yoongi. Dia yang menyuruhku untuk masuk saja karena katanya kamu jam segini masih tidur.” Tatapan kesal dari mata taehyung tidak bisa ditutup dia sangat marah.


“YAK!!, ****** CEPAT KAU KELUAR DARI APARTEMENKU.” Taehyung meneriaki perempuan yang ia sewa itu,dan perempuan itu keluar dari kamar itu-lalu taehyung melempari beberapa uang ke perempuan itu.


“aku sudah tidak membutuhkanmu lagi,kau sudah tidak enak ku pakai. Sekarang aku sudah menemukan yang lebih memuaskan dari pada dirimu.” Jawab taehyung menatap hyeah tajam dengan senyuman semiriknya membuat hyeah bergemetar.


Perempuan itu mengambil uang yang taehyung lemparkan lalu keluar dari apartemen. Suasana makin menakutkan bagi hyeah disaat dia melihat taehyung melepas kancing kemejanya satu persatu.


“kau tahu?.. aku tidak pernah memainkan perempuan,bahkan perempuan yang aku sewa aku tidak pernah menyentuhnya,merekalah yang bermain. Tetapi kali ini sepertinya aku yang harus memainkan permainan ini.” Taehyung mendekat kearah hyeah dan sekarang jarak mereka sangatlah dekat bahkan hyaeh bisa merasakan nafas taehyung yang hangat itu diwajahnya.


“kumohon jangan lakukan itu lagi denganku..”


“lagi?.. memang aku pernah menyentuhmu?.. ahhh aku ingat,kau menuduhku melakukan itu dengan mu disaat kau sedang mabuk?” taehyung tersenyum kecil.


 


\#\#


 


Tuhan tolong berikan dia kepadaku aku akan menerima kosekuensinya.. tolong biarkan dia menjadi milikku,ya aku tahu pria seperti apa dia-pria yang bahkan mampu memacari 10 wanita sekaligus aku tidak masalah tuhan. Yang pasti akhir dari pencariannya itu adalah diriku,aku tidak masalah tuhan. Yang pasti akhir dari pencariannya itu adalah diriku,aku tidak masalah tuhan.


hyeah terbangun dari tidurnya,dan melihat sekeliling dan benar kejadian itu bukanlah mimpi. Hyeah menahan isakan tangisnya dan bergegas mengambil pakaiannya dengan hati-hati agar taehyung tidak terbangun,ia bergegas memakai dan keluar dari apartemen taehyung.


Sebenarnya disaat hyeah terbangun taehyung sudah terbangun tetapi ia pura-pura tertidur ia ingin tahu apa yang dilakukan oleh wanitannya itu,dan disaat hyeah bergegas mengenakan pakaiannya taehyung tersenyum miring dan berkata.


‘aku sudah mengetahui semuanya tanpa terlewatkan.'


hyeah keluar dan berlari menuju halte bus,menangis? Ya hyeah menangis. Bahkan sekarang semuanya sudah hancur hargadirinya?. Didalam buspun hyeah tetap menangis hingga ia menjadi bahan tontonan semua penumpang yang ada didalam bus itu.


Sudah lima hari hyeah tidak masuk kekantornya,dan hyeah memutuskan untuk tidak melanjutkan kontrak itu dengan perusahaan vante,yang membuat kerugian yang sangat besar dialami perusahaan tempat ia bekerja,bahkan pemimpin perusahaan itu tuan yoon menyuruhnya bekerja hari ini dan ingin menanyakan apa alasan hyeah membatalkan kontark itu.


Merapihkan pakaiannya seperti hari hari ia berangkat kekantor. Sesampainya ia dikantor,ia bergegas menuju ruangan pemimpin yoon.


“selamat pagi sajangnim”


“pagi,silahkan duduk hye” hyeah duduk tepat dihadapannya.


“kau tahu,kau membatalkan kontrak dengan sepihak menyebabkan kerugian yang sangat besar terhadap perusahaan kita?”


“joesonghabnida”


“dan sekarang kita harus membayar darimana hye.. 50% yang harus kita bayar ke perusahaan vante,dengan ini saya memutuskan kamu tidak mendapatkan gaji selama 4bulan lamanya dan separuh dari untung novel sebuah batu tanpa cintapun kamu tidak mendapatkan honor,silahkan kerja kembali”


“baik sajangnim..terima kasih.”


Hyeah keluardari ruangan itu dia hanya bisa menarik nafas putus asa,dia harus mencari uang kemana untuk kebutuhan hidupnya selama 4bulan kedepan?. Dia berjalan dan duduk ditempat ia bekerja-menaruh kepalanya ditelapak tangan dan memainkan mouse komputernya. Minso yang melihat hyeah akhirnya memberanikan diri mendekat dan bertanya apa yang sudah terjadi belakangan ini,tapi hyeah tetap tidak ingin menjawab pertanyaan yang minso lontarkan kepadanya.