
Saat ini hyeah sedang bingung harus mencari uang kemana untuk biaya rumah sakit ibunya yang sedang di rawat,dia sudah meminta pinjaman ke pada keempat temannya tetapi mereka sedang tidak punya uang. Meminjam ke minso juga dia yakin pasti tidak ada,karena minso orang yang sangat boros. Bahkan satu minggu ini semua pekerjaannya terbengkalai. Benar-benar merasa kacau sekali. ponselnya berbunyi dan ia melihat siapa yang menelponnya-itu adalah nara adik hyeah-hyeah menarik nafas dan mengangkat telpon itu
“yeoboseo.. ada apa??”
“eonni... apakah uangnya sudah ada?,lusa eomma akan oprasi?”
“eoh.. secepatnya akan aku ternsfer,ini aku sedang usahakan”
“baiklah”
Dia benar-benar berfikir akan mendapatkan uang dari mana,dan ya ada satu cara yang dia harapkan orang itu akan meminjamkannya yaitu bossnya. Dia bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keruangan dimana bossnya berada. Berjalan dengan fikiran berantakan.
“park hyeah kau mau kemana?” tanya minso
“aku mau keruangan sajjangnim,ada yang harus aku bicarakan”
“tapi sepertinya sedang ada tamu hye,kau harus menunggu sepertinya”
“aku tidak bisa menunggu min,tidak apa”
Hyeah berjalan kembali dan tepat didepan pintu-ia menarik nafas dan mengetok pintu,setelah ada jawaban ‘masuk’ hyeahpun membuka pintunya. Ia melihat memang sedang ada tamu dan dari punggung tamu itu hyeah tidak asing seperti ia tahu siapa taumu
itu.
“ada apa park hyeah?” hyeah berjalan mendekat kerah meja itu dan ia tebakan hyeah benar tamu itu adalah KIM TAEHYUNG. Sedang apa dia kemari? Bukankah kontraknya sudah berakhir? Hyeah masih melaun.
“park hyeah,ada apa kau kemari?”
“ah...be-begini sajjangnim,eomma ku masuk rumah sakit dan lusa ia harus dioprasi. Bisakah aku meminjam uang
perusahaan?. Kumohon setelah ini kau boleh tidak menggajiku sampai berapa
lamapun”
pria yang hanya mendengarkan percakapan merekapun hanya tersenyum kecil.
“park hyeah sebelumnya aku minta maaf,bukannya aku tidak mau meminjamkan uang perusahaan. Tetapi aku harus menutup kerugian itu,dan kau lihat tuan kim taehyung disini untuk menagihnya”
Hyeah melirik kearah taehyung,lalu ia menundukan kepalanya sesak yang ia dapatkan,dan darimana ia akan mendapatkan uang itu?.
“baiklah tuan yoon sepertinya aku permisi dulu”
“ah iya..maaf tuan kim secepatnya uang kerugian akan aku transfer”
Taehyung berdiri dan merapihkan jassnya lalu keluar dari ruangan itu. Selisih 5menit hyeahpun keluar dan kembali ketempat ia bekerja,taklamapun ia mendapatkan 1pesan dan itu dari taehyung..
Kim taehyung
kudengar tadi kau
sedang membutuhkan uang,mau aku pinjamkan?
ya dengan syarat kau harus menjadi perempuanku.
Hyeah tersenyum kecut membaca pesan itu. Dia merasa seperti perempuan yang sangat-sangat murahan dan menjijikan. Satu pesan masuk lagi dengan orang yang sama.
Kim taehyung
keputusan ada ditanganmu,kau minta uang berapapun akan ku kasih. Kau hanya
cukup membayar dengan tidur bersamaku.
Kim taehyung
eommamu sedang membutuhkan uang bukan?,jadi datanglah akanku pinjamkan. Aku
tidak memaksa datanglah kutunggu di apatremenku malam ini.
Yatuhan.. tidak ada cara lain apa? Fikir hyeah. Hari sudah menunjukan malamnya,hyeah bergegas membereskan mejanya lalu keluar dari kantornya. Ia berjalan dengan fikiran kemana-mana dia bingung sangat bingung harus mendapatkan uang darimana. Satu pesan masuk dan dia melihataa pesan itu dari adiknya park eunbi
Eunbi
eonni besok eoma akan
harap kamu bisa dtransfer sebelum jam segitu eonni.
Hyeah memajamkan matanya dan menarik nafas sedalam-dalamnya.
Taehyung sedang duduk disofa dan menonton televisi,sesekali ia mengechek ponselnya,apakah ada pesan masuk dari seseorang yang ia tunggu?. Taehyung berdiri dan berniat untuk mandi.
Malam ini benar-benar hari sial hyeah. Kenapa harus hujan disaat hyea sedang kebingungan mencari uang itu? Hyeah terduduk dialte bus membiarkan dirinya terciprati air hujan yang terasa dingin itu fikirannya kemana-mana hingga rasanya hyeah ingin memecahkan kepalanya. Bahkan hyeah sudah membiarkan bus terakhir melewatinya begitu saja. Hyeah berdiri dan meninggalkan halte-ia membiarkan air hujan membasahi tubuhnya . sampai ia menemukan taxi lalu menaikinya
“kita mau kemana nona?”
“ antarkan aku ke apelbaum complex dikawasan samsung-dong,gangnam gu”
“baik”
Taxi itu mengantarkan hyea ke tempat yang dituju oleh hyeah, tempat itu adalah kawasan apartemen elit yang ada di seoul. Hyeah hanya menatap keluar jendela dengan lirih,dia tidak punya pilihan terkahir untuk mendapatkan uang sebanyak 4juta won itu.
Tidak butuh lama hyeah sudah sampai dilokasi yang ia beritahu kepada supir taxi itu,hyeah megeluarkan uang receh memberikannya lalu keluar dari taxi. Hyeah menarik nafas lagi dan lagi,lalu ia jalan memasuki apartemen itu dan memasuki lift menuju lantai 30.
Taehyunng keluar dari kamar mandi,ia sedang menggosok-gosokan rambut basahnya dengan handuk,mengambil ponselnya untuk mengecek apakah ada pesan dari orang yang ia tunggu itu. Ia melirik keluar jendela di luar sana hujan begitu deras. Taehyung mengambil celana pendek dan tshirt berwarna putih.
Tak lama kemudian pintunya berbunyi menandakan ada tamu yang berkunjung,taehyung berdiri dan berjalan kearah pintu lalu membuka pintu itu. Taehyung tidak terkejut melihat siapa oranng yang akhirnya datang
ketempatnya-tapi ia terkejut meliat kondisi hyeah yang basah karena hujan.
“kau datang juga,masuk” seru taehyung. Hyeahpun masuk lalu bingung apa yang harus ia lakukan setelahnya.
“tenang akan ku buat kau hangat setelahnyaa” seru taehyung lalu duduk disofa. Sedangkan hyeah hanya
menatap taehyung dengan lirih.
“cepat kau ganti pakaianmu dengan ini”
hyeah mengambil pakaian yang diberikan taehyung,lalu ia berjalan menuju kamar mandi untuk mengganti baju. Hyeah memepas bajunya satu persatu lalu mengganti baju yang taehyung berikan kepadanya,melihat tubuhnya yang terlihat membuat hyeah mengis sejadi-jadinya. Andai saja nyawanya bisa ditukar dengan kesembihan ibunya hyeah akan memilih itu. Membutuhkan waktu lama taehyung menunggu hyeah yang tidak keluar dari kamar mandi-hingga akhirnya perempuan itu keluar,taehyung tersenyum melihat hyeah yang tidak nyaman dengan apa yang ia berikan kepadanya pakaian. Taehyung mengisyaratkan hyeah untuk duduk disebelahnya dan hyeah menurutinya.
Awalnya taehyung mencium hyeah hingga hal yang hyeah tidak inginkan terjadi.
Sinar matahari sudah memantulkan dirinya kekaca yang membuat seseorang yang sedanng tertidurpun mau tidak mau harus bangun akan silaunya. Disaat hyeah ingin bagun dari poosisi tidurnya hyeah melihat tangan taehyung melingkar dipinggangnya,sehingga hyeah tidak bisa bergerak. Hingga akhirnya ponsel hyeahpun berbunyi membuat taehyung melepaskan pelukannya lalu membalikkan badannya. Hyea mengambil lalu menganggkan ponselnya
“eonni,terima kasih uang yang kamu transfer sudah aku
pakai untuk biaya oprasi eomma. Tapi itu terlalu banyak”
”ba-banyak?”
“iya eonni mengirim 5juta won.. terima kasih eonni,sisanya akan aku buat untuk
biaya naeun masuk sekolah”
“i-iya”
Sambungan telfonpun terputus . disaat hyeah membalikan badannya ia terkejut karena melihat taehyung yang sudah bangun dari tidurnya.
“te-terima kasih”
“sama-sama, tapi jangan berfikir setelah ini kamu sudah bebas”
“ma-maksudnya?”
“kamu harus kesini setiap akhir pekan sabtu-minggu,ingat uang yang ku berikan tidak sedikit”
“ta-tapi”
“cepat mandi kau harus bekerja bukan?, ambil pakaian yang ada dilemari itu paling atas”
“iya”
“aku akan pergi kekantor,ingat akhir pekan” taehyung bangkit dari duduknya dan memperlihatkan ia sudah berpakaian rapih,lalu berjalan keluar.
Hyeah menjatuhkan badannya dilantai ia nangis sejadi-jadinya. Ia kira hanya melakukannya sekali setelah itu ia tidak akan bertemu dengan pria itu lagi. Tetapi sekarang hyea berfikir ia sudah menjadi wanita murahan bukan? Yang tidur dengan pria yang bahkan bukan kekasihnya?.