MY PAIN (KIM TAEHYUNG)

MY PAIN (KIM TAEHYUNG)
3



Hyeah segera duduk dan membuka laptopnya untuk kembali bekerja,ini sudah 1minggu setelah ia bertemu pria gila,ya kim taehyung. Hari harinya kembali normal seperti sebelum-sebelumnya


"Hye"


"Ah...selamat pagi sajangnim"


"Pagi,sudah siapkah berkas berkas yang saya suruh buat tempo hari?"


"Ah...iya sudah selesai"


"Baik.. sekarang tolong kamu persentasikan hasilnya"


"Sa...saya?"


"Iya,tenang akan ada tambahan untuk kamu jika kamu berhasil,kamu cukup persentasikan hasilnya. Alamat akan saya kirim"


"Ah...baik saya segera siap siap"


Dengan penuh semangat-ia menyiapkan semuanya, memanggil taxi dan memberikan alamatnya kepada supir. Ia tersenyum entah mengapa seperti itu mungkin dia lagi bahagia....


Ia membuka semua berkas yang akan ia persentasikan kepada salah satu perusahaan itu, ia membacanya dengan sangat detail karena ini pertama kalinya ia akan mempersentasikan kepada prusahaan yang akan bekerja sama. Sesampainya ditempat yang dituju,hyeah turun dari taxi. Matanya melebar setelah tau jika prusahaan itu adalah VANTE.


Yang benar aku akan masuk ke perusahaan seni terbesar dikorea?


owah DAEBAK!


aku berjalan memasuki perusahaan itu,bertanya aku harus masuk ke mana


"Permisi,saya ingin bertanya"


"Ah iya?"


"Saya dari PT.bookart-"


"Ah....saya tahu silahkan naik ke lantai 5"


"Ah baik terima kasih"


Hyeah berjalan menuju lift ia berpapasan dengan seorang pria putih sangat putih dan tampan yang pasti.


"Ah...apa kau masih ingat denganku?"


"Maaf aku tidak mengenalimu"


"Kita bertabrakan waktu itu ditaman"


"Ah..iya maaf maafkan saya"


"Ani...ani,eum..ini punyamu"


"Ahh akhirnya tidak hilang ternyata,makasih ya"


"Kamu pandai membuat puisi"


Hyeah hanya tersenyum malu. Dan tidak lama lift terbuka hyeahpun keluar begitu pula pria itu.


Mereka memasuki ruang rapat bersama. Disaat memasuki ruang rapat ternyata tinggal mereka yang belum datang.


Ah dan CEO pemilik perusahaan belum datang.


"Ah hyung..." teriak salah satu pria didalam


"Jungkook-ah" mereka berpelukan seperti seorang adik dan kakak yang sudah lama tidak bertemu.


Hening seketika semuanya fokus pada file filenya masing masing.


"Iya selamat pagi rapat kali ini langsung saya saya mulai. Perkenalkan nama saya jeon jungkook perwakilan dari perusahaan VANTE grup"


'woah dia tampan dan baik! cocok menjadi ceo perusahaan ini. Aku jadi penasaran siapa ceonya'


"Ah hyung"sapa jungkook sebari membungkuk diikuti semuanya.


Hyeah hanya melotot tak percaya dengan semuanya. Bahkan ia tidak ikut membungkuk, pria itu adalah kim taehyung ya pemilik perusahaan itu. Bahkan pria itu melirik hyeah sekelebat.


"Rapat akan dilanjutkan dengan hyung saya"


'ya tuhan! kenapa aku harus bertemu dia lagi sih?'


"Ya perkenalkan nama saya kim taehyung,oke langsung saja rapat kali ini akan membahas tentang karya seni musik, dari temanya kalian sudah tau bahwa itulah yang akan dibahas tetapi dari book art memberikan usul tentangĀ  puisi?


saya ragu mengenai 'puisi' apa itu juga disebut dengan seni? Mungkin iya tetapi apakah puisi akan laris dipasaran?,saya butuh masukan dari book art bisa tolong jelaskan?"


Hyeah sedikit tersendak disaat sendang minum,memutarkan bola matanta lalu tersenyum. Berdiri menyiapkan yang perlu disiapkan


Berjalan ke depan.


"Annyeonghaseo.. nama saya park hyeah dari PT.BOOK ART. Oke disini saya akan menjelaskan mengenai puisi,dan apakah akan laris dipasaran atau tidak"


Hyeah agak sedikit menekankan kata 'tidak' dan menatap taehyung.


Taehyung disana hanya menatapnya tajam dan intens bahkan sikapnya berbeda dengan pertama kali hyeah bertemu dengannya untuk sikap sombong dan angkuh sama saja bahkan hyeah berspekulasi bahwa taehyung sangatlah sombong dan angkuh.


Rapat berakhir sekitar 1jam yang lalu,hyeah duduk dikantin perusahan itu, terbengong dengan semua ini.


"Akhhhh.... sangat lelah. Yatuhan kan udah aku bilangin aku gak mau ketemu sama pria itu lagi!"


"Kau tahu kim taehyung sangat tampan"


"Iya bener dia juga baik"


"Akh.... dia pria idaman"


Hyeah yang mendengarnya rasanyapun ingin muntah


Baik..tampan.. pra idaman semua itu membuat hyeah mual.


Muka hyeah seperti singa yang marah karena dibangunkan dari tidurnya. Meneguk air yang ada ditangannya dan memakan ramen.


Pria itu menghampiri hyeah,membuat hyeah sedikit terkejut akan keberadaannya.


"Hey.. tadi kita belum sempat berkenalan, min yoongi" mengulurkan tangannya.


"Hyeah... park hyeah"


"Salam kenal" dan hanya dibalas dengan anggukan oleh hyeah


"Persentasimu bagus"


"Terima kasih"


"Aku ingin mengundangmu untuk minum,besok malam"


"Ah..maaf aku tidak minum"


"Setidaknya datang sebagai partner kerja oke?"


"Akan aku fikirkan lagi"


"Oke aku tunggu besok malam,alamat akan aku kirimkan"


Setelah itu yoongipun pergi,hyeah hanya menganggukan kepalanya.


Dan...


"Eh...dia memang tau nomorku?"