My Cold Husband

My Cold Husband
Keenam



Bella sangat sedih mendengar ucapan dari suaminya itu , suaminya mengatain dia jalang di depan umun. Coba hati siapa enggak sakit mendengar ucapan seperti itu apa lagi ucapan itu kelua sendiri dari mulut suaminya.


Sesampainya di kamar Bella sudah malu untuk keluar kamar, martabatnya hancur. Setelah 15 menit ia mengurung diri di kamar ia memutuskan untuk pulang saja ke Jakarta. Bella menelepon temannya untuk meminta bantua.


Tut... Tut..... ( anggap aja suara hp yg lagi nyambung)


" hallo " jawab indah


" in kamu bisa bantu aku enggak ?"


" hmmm kalau aku bilang enggak bagai mana? " jawab indah


" isss... , aku lagi serius nih, jangan bercanda !"


" iya jangan marah, emang apa sih enggak buat sahabat aku ini , emangnya mau minta bantuan apa "


" aku mau minta tolong belikan aku tiket pesawat ya aku mau pulang "


" loh kok cepat banget pulangnya emang kamu knp ? " tanyak indah


" masalahnya panjang pokoknya cariin tiket untuk ku, kalau udah sampai baru aku ceritakan " jawab bella


" tapi janji ya bell"


" iya loh indah yg cantik, yg manis " jawab bella


" ohh oke, itu mah gampang "


Setelah menunggu 10 menit akhirnya tiketnya ada


" hallo bell , ini tiketnya udah ada "


" kok cepat banget ya? " tanyak bella


" kan aku udah bilang itu mudah" jawab indah


" udah siap puji dirinya? Jam berapa keberangkatannya? " tanyak bella


" udah, keberangkatannya jam 2 siang "jawab indah


" ohhh oke makasih "


" ucapan saja tidak cukup, kamu harus membelikan aku oleh - oleh dari sana "


" isss kamu ini dari dulu emang nggak pernah tulus membantu sahabatnya "


" ihhh aku tulus loh "


" iyah , iyah "


Setelah mendapatkan tiketnya bella mengemasih semua barangnya, di satu sisi Vino yg merasa bersalah telah menghina istrinya, emang dia benci sama istrinya tapi dia telah lancangnya mengatakan hal seprti itu di depan banyak orang ,betapa sakitnya hatinya.


"Isss mengapa mulut ini tidak bisa di jaga sih " gumang vino dalam hati


" aku harus minta maaf, tapi apa kah dia mau memaafkan aku, karna kesalahan aku itu cukup besar " gumang vino sambil mengacak acak rambutnya karna frustrasi


" ahhh aku harus minta maaf "


Di saat vino ingin menjumpai bella ternyata bella sudah ada di depan pintu kamar vino.


" ehhh bella " kaget vino


" enggak kok , kenpa kamu bawak koper segala? Emang kamu mau kemana? " tanyak vino


" ohh ini, aku mau kembalikan kunci kamar aku " jawab bella


" kenapa ?"


" kenapa ya, tanyak aja sama diri kamu sendiri " jawab dingin bella


( bella memang orang baik, dan sabar namun ia memiliki batas kesabaran. Dan ada sifat yg belum di ketahui oleh banyak orang kecuali indah, bella memiliki sifat kalau ia udah marah atau kesal sama orang maka ia akan bersikap dingin dan tidak peduli sama orang tersebut) .


Kembali kecerita aja ya 😅


" bell, aku ingin bicara sama mu " sambil menggengam tangan bella


" tapi maaf ya mas, pesawat aku mau pergi nanti aku telat " sambil melepaskan tangan vino


" tapi mas mau ngomong , mas minta maaf "


" apa mas bilang apa minta maaf, selama ini aku cukup sabar menghadapi mas dari menyiksa aku, selingkuh di depan aku, bermesraan dengan wanita lain, tapi kali ini mas udah kelewatan batas, semoga mas bisa bahagia dengan Selingkuhan mas, dan mas tenang aja aku akan melepaskan mas kok biarpun pernikahan kita baru 2 hari " jawab bella dengan menahan tangisnya agar tidak tumpah


" tapi bella, mas menyesal " bujuk vino


" tapi penyesalan mas udah terlambat luka yg mas berikan itu sudah tidak bisa di sembuhkan dan mas kalau mas udah siap bulan madu dengan pacar mas, mas kabarin aku kalau mau pulang agar aku bisa mengantar surat percerain kita " jawab bella


Mendengar itu semua dari mulut istrinya ia seprti patung mendadak dan mulutnya seketika seprti di lem dengn lem yg sangat rekat.


" mas bella pamit dulu ya " pamit bella pergi sambil menarik kopernya


Vino termenung dan tampa ia sadari bella udah pergi dari hadapannya.


makanya vin di kasih istri baik malah di kata katain mampus loh kan sekarang baru tau menyesal kau kan hhahahahm🤣😈


Saat bella sudah pergi maka datanglah rahel yg baru saja dari taman hotel untuk menemui pacarnya samue ( rahel mengajak samue untuk ikut berasama mereka tetapi agar tidak ketahuan oleh vino, rahel menyuruh samue untuk berangkat sebelum mereka pergi)


" sayang ,ngpain bengong di sini? "tanyak rahel


" enggak apa- apa sayang , tadi ada petugas hotel yg mau ngatar makanan " jawab rahel


" ohh"


" rahel kita pulang ke jakarata hari ini "


" ha, pulang rahel masih mau disini kan sayang kita baru nyampai kemarin " jelas rahel


" ya udah kalu kamu enggak mau pulang, aku pulang di luan aja ya sayang "


" iya yank " dengan nada yg sedikit kesal


" jangan kesal ya sayang, maaf ya "


Namun di hati sisi rahel sangat senang karan ia tidak perlu bertemu dengan samue dengan cara diam - diam.


Hai semua, author mau ngucapin selamat tahun baru ya


Semoga di tahun 2020 kita masih di berikan kesehatan , panjang umur dan murah rejeki . Author juga mau minta maaf kalau ada salah ya 😊😇


Jangan lupa like ya dan vote ya dan maaf kalau ceritannya enggak nyambung author masih pemula dalam menulis 😅