
Lampu rugan oprasi bella sudah berubah menjadi hijau tandanya oprasinya telah berjalan dengan lancar
" dok bagai mana keadaan istri saya " tanyak vino saat melihat dokter yang barusaja keluar dari ruang oprasi
" keadaan istri anda sudah membaik namun dia masih koma "
" apakah saya boleh masuk? "
" tunggu istri bapak kami pindahkan dulu ke ruang inap ya pak "
" oke "
melihat keadaan Bella yang terbaring lemah dan di badanya masih banyak terpasang alat medis
Vino masuk dan menghapiri Bella
" kenapa kamu yang harus menjadi korbanya bella "
" bella kamu tau ,di dalam perut ini ada anak kita buah cinta kita " ucap Vino sambail mengelus perut bella dan tampa sadar air matanya tumpah begitu saja
jam terus berganti dan hari terus berlewat tapi Bella tidak kunjung bangun dari tidur panjangnya
" sayang bangun dongk masa kamu enggak bangun bangun sih ini udah hari ke 5 tapi kenapa kamu enggak bangun "
" kamu enggak kasihan lihat suami mu ini "
tok.... tok...
samuel masuk ke ruangan adiknya
" vin kamu makan dulu selama ini kamu jarang makan , cepatlah makan jangan menambah penyakit "
" bagai mana aku selerah makan melihat keadaan istri aku yang tak kunjung bangun "
" Bella adik abang yang cantik, kamu harus bangun dan bujuk suami mu ini agar tidak membantah sama ucapan abangmu ini " ucap samuel
" Bella kamu harus bangun kamu enggak kasihan negok abang dan suami kamu dengan keadaan yang seperti ini " tambah samuel
dan sekerika tangan Bella bergerak dan matanya sudah mulai membuka, dengan cepat samuel memanggil dokter untuk di periksa
" dok bagai mana "
" selamat istri anda sudah melewati masa keritisnya sekrang "
" mas... " ucap Bella
" ada apa sayang " jawab Vino
" aku udah tidur udah berapa hari "
" kamu tidur udah selama 5 hari sayang kamu enggak kasihan sama anak kita "
" maksud mas apa "
" kamu sedang mengadung anak kita sayang "
mendengar ucapan itu Bella merasa bahagia dan ia memeluk suaminya yang ia cintai tersebut
" ohhh udah mesranya ,di sini masih ada orang jomlo "
" makanya cepat cari pasangan " ledek vino
sembilan bulan telah berlalu pada saat di rumah
" mass.... perut aku sakit " teriak Bella
mendengar teeiakan bella yang keras sontak membuat Vino yang sedang minum kopinya di ruang tengah kaget dan berlari mencari keberadaan bella
" astaga kenapa kamu bisa jatuh "
" cepat panggil ambulans" suruh vino
saat di rumah sakit , dan tak lupa vino menyuruh asistenya untuk menghubungi Samuel kakak Bella , mendapat kabar tersebut Samuel yang sedang rapat dengan tamu pentingnya membatalnkan rapat tersebut dan menyuruh asistennya untuk menyiapkan pesawat pribadinya
" siapa keluarga pasien "
" saya dok, dia istri saya "
" pak, istri bapak akan melahirkan "
" apa dok "
" ia ini udah pembukaan terakhir ,sebaiknya bapak ikut untuk mebemani istri bapak "
" baik dok "
samuel yang baru saja tibah di rumah sakit memenuhi asisten vino
" di mana vino "
"pak vino sedang menemani ibu bella lahira pak "
mendengar ucapan hati samuel merasa bahagia sekalian cemas dan akhirnya
owek.... owek.... ( suara tangis bayi)
" selamat pak anak bapak kembar "
" makasih dok "
Bella yang sudah selesai bersalin di bawak ke ruangan inap
" sayang anak kita kembar " ucap Vino
" nama apa yang kita akan berikan mas " tanyak bella
" mas sudah menyiapkan nya "
" kalau cewek kira nama kan Velecia yang atrinya yaitu keberuntungan dan wanita yang selalu bahagia. "
" dan yang cowok kita namai Varel artinya masa depan "
" indah sekali mas "
" ia indah sama seperti kamu indah, cantik, baik, dan penyayang "
@@'@@@@@@@@@@@
ya tidak terasa ceritanya udah tamat ya Author mau ucapain makasih yang sebesar besarnya karna mendukung author walaupun ceritanya tidak nyambung dan Author juga minta maaf kalau ada kesalahan yaitu nama, tanda baca, dan penulisanya yang salah salah
author juga mau ucapain terimah kasih sebesar besarnya 😊 dan jangan lupa like ya